PILIHAN +INDEKS
Foto warga Papua diikat, ditelanjangi dan ditusuk dengan kayu, beredar di media sosial.
Foto warga Papua diikat, ditelanjangi dan ditusuk dengan kayu, beredar di media sosial.
RADARPEKANBARU.COM - Foto warga Papua diikat, ditelanjangi dan ditusuk dengan kayu, beredar di media sosial. Pria dalam foto itu terlihat babak belur. Wajahnya berdarah, tangannya diikat, dan ditendang dari belakang.
Diduga, pria yang menurut status Marko Meepagoo Pekei ini , ditelanjangi polisi itu memang merupakan pelaku kriminal. Namun, cara polisi memperlakukan pelaku kejahatan itu dianggap berlebihan dan tidak manusiawi.
Foto warga Papua diikat dan ditelanjangi polisi diunggah di media sosial Facebook bernama Marko Meepagoo Pekei. Ada dua buah foto diunggah di akun tersebut.Di keterangan foto pertama, pemilik akun Facebook Marko Meepagoo Pekei menulis:
Dibawah ini memang tidak sopan karna memang tindakan aparat keamanan sudah diluar kontrol rasio alias biadab. Seharusnya aparat sadar bahwa orang yang memperlakukannya secara tidak manusiawi-pun memiliki martabat yang sama.
Semua orang tentu tahu hukuman paling berat ialah para narapidana yang terjerat dengan kasus narkoba yang dieksekusi mati, tetapi perlakuan terhadap mereka pun biasanya jelas menghindari tindakan yang menyakiti alias menyiksa, apalagi masyarakat sipil yang hanya ditangkap tapi penyiksaannya sungguh menyerihkan.
Dimana rasionalitas Aparat Keamanan di Papua? Sebaiknya Presiden Jokowi merevolusi mental para Aparat Keamanan yang bertugas di Papua.
Sedangkan pada foto kedua, pemilik akun Facebook Marko Meepagoo Pekei menulis:
Realita hingga kini menunjukkan bahwa kekerasan oleh Aparat Keamanan di Papua masih sering terjadi. Keseringan kasus kekerasan itu membuktikan akan adanya rantai kekerasan yang hingga kini belum diputuskan.
Kasus-kasus kekerasan tersebut mengingatkan pengalaman kolektif masyarakat atas penderitaan dan trauma masa lalu dan bila terus terjadi, maka akan menjadi suatu catatan panjang penderitaan.
Oleh karena itu, pengalaman yang telah ter-save dalam benak kolektif masyarakat Papua tersebut tentu akan menjadi sesuatu yang amat sangat sulit diselesaikan oleh negara.(Pojoksatu.id)
BERITA LAINNYA +INDEKS
11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
RADARPEKANBARU.COM - Personel Satuan Reserse Krimina.
Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
RADARPEKANBARU.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ula.
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan Flyover Sim.
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
RADARPEKANBARU.COM - Momen kebersamaan Kapolda Riau .
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan.
Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








