• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2596 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4942 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4972 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4911 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5063 Kali

  • Home
  • Riau

Polda Riau Usut Kasus Perdagangan Bayi Orangutan Tipe Pongo Abelii

Redaksi Radarpku

Senin, 09 November 2015 18:34:28 WIB
Cetak
Polda Riau Usut Kasus Perdagangan Bayi Orangutan Tipe Pongo Abelii
Bayi orang utan jenis pongo abelii

RADARPEKANBARU.COM- Organisasi perlindungan satwa World Wildlife Fund menyatakan dukungan kepada Kepolisian Daerah Riau untuk mengusut tuntas kasus perdagangan Orangutan Sumatera yang baru saja diungkap dan berhasil mengamankan tiga bayi primata itu.

"Pertama, kami mengapresiasi penegakan hukum dari Polda Riau karena ini adalah yang pertama kali sindikat perdagangan bayi Orangutan terungkap di Riau. Kedua, kami mendukung Polda Riau untuk mengusut tuntas pelaku lainnya dari penjual hingga pembelinya untuk bisa diseret ke pengadilan," kata Koordinator Perlindungan Satwa Dilindungi WWF-Indonesia, Osmantri, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (9/11).

Osmantri menjelaskan, ketiga bayi Orangutan Sumatera itu merupakan spesies "pongo abelii" yang berasal dari habitat hutan di Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di Provinsi Aceh dan sebagian kecil Sumatera Utara. Primata itu adalah satwa yang dilindungi karena jumlahnya terus berkurang dan terancam punah (critically endangered).

"Berdasarkan riset terakhir, populasi mereka tinggal 3.500 ekor. Dengan adanya kondisi perdagangan satwa liar ini ditambah luas hutan yang terus menyusut, Orangutan Sumatera sangat rentan," katanya.

Menurut dia, perburuan Orangutan untuk satwa koleksi masih terus mengancam kelestarian Orangutan Sumatera. Bahkan, ia mengatakan beberapa kasus menunjukkan satwa ini diperdagangkan di luar negeri.

Perdagangan Orangutan beroperasi dengan membentuk sindikat yang rapi dan sadis karena tak segan menghabisi nyawa induk Orangutan untuk mengambil bayi-bayinya. "Ironisnya, pemburu kerap membunuh induknya," kata Osmantri.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menjelaskan upaya perdagangan tiga bayi Orangutan tersebut dilakukan oleh tiga warga asal Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Ketiga pelaku yang berhasil diamankan pada Sabtu (7/11) lalu tersebut yakni Ali Ahmad (53), Awaluddin (38), dan Khairi Roza (20).

"Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan salah satu tersangka merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil asal Aceh," jelas Guntur.   

Dia menjelaskan keberhasilan petugas mengungkap perdagangan satwa dilindungi itu berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan akan adanya transaksi Orangutan di daerah Palas, Pekanbaru.

Selanjutnya petugas Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Pelaku mengendarai mobil "minibus" berplat polisi BK 1156 KB sedang berhenti untuk menunggu calon pembeli. Saat salah satu pelaku keluar dari mobil, petugas langsung mengamankannya.

"Salah satu pelaku berhasil diamankan, namun dua yang masih di dalam mobil berusaha kabur. Kedua pelaku mengalami kecelakaan dan kembali dapat diamankan," jelasnya.

Saat diperiksa mobil ketiga pelaku, petugas berhasil menemukan tiga bayi Orangutan yang berada di dalam kandang dari keranjang buah plastik berwarna putih.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku membeli bayi Orangutan yang terdiri satu jantan dan dua betina itu seharga Rp5 juta per ekor dari Desa Lokoh, Kecamatan Tamiang.

"Sementara di Pekanbaru akan dijual seharga Rp25 juta per ekor. Sekarang kita masih mengejar baik penjual pertama yang di Aceh maupun pemesan yang di Pekanbaru," tegasnya.

Polda Riau menjerat tersangka dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.(*)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat

Rabu, 04 November 2026 - 13:45:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Meningkatnya kualitas infrastru.

Riau

Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai

Rabu, 04 November 2026 - 10:55:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan flyover di .

Riau

Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi

Rabu, 04 November 2026 - 10:21:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tekanan kenaikan harga barang d.

Riau

Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

Selasa, 03 November 2026 - 05:20:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kota Pekanbaru resmi menjadi tu.

Riau

Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah

Selasa, 03 November 2026 - 05:16:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.

Riau

Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu

Selasa, 03 November 2026 - 05:01:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemprov Riau mulai mematangkan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
05 November 2026
Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
05 November 2026
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
  • 2 Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
  • 3 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 4 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 5 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 6 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 7 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com