• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1925 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4258 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4263 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4214 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4328 Kali

  • Home
  • Riau

Polda Riau Usut Kasus Perdagangan Bayi Orangutan Tipe Pongo Abelii

Redaksi Radarpku

Senin, 09 November 2015 18:34:28 WIB
Cetak
Polda Riau Usut Kasus Perdagangan Bayi Orangutan Tipe Pongo Abelii
Bayi orang utan jenis pongo abelii

RADARPEKANBARU.COM- Organisasi perlindungan satwa World Wildlife Fund menyatakan dukungan kepada Kepolisian Daerah Riau untuk mengusut tuntas kasus perdagangan Orangutan Sumatera yang baru saja diungkap dan berhasil mengamankan tiga bayi primata itu.

"Pertama, kami mengapresiasi penegakan hukum dari Polda Riau karena ini adalah yang pertama kali sindikat perdagangan bayi Orangutan terungkap di Riau. Kedua, kami mendukung Polda Riau untuk mengusut tuntas pelaku lainnya dari penjual hingga pembelinya untuk bisa diseret ke pengadilan," kata Koordinator Perlindungan Satwa Dilindungi WWF-Indonesia, Osmantri, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (9/11).

Osmantri menjelaskan, ketiga bayi Orangutan Sumatera itu merupakan spesies "pongo abelii" yang berasal dari habitat hutan di Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di Provinsi Aceh dan sebagian kecil Sumatera Utara. Primata itu adalah satwa yang dilindungi karena jumlahnya terus berkurang dan terancam punah (critically endangered).

"Berdasarkan riset terakhir, populasi mereka tinggal 3.500 ekor. Dengan adanya kondisi perdagangan satwa liar ini ditambah luas hutan yang terus menyusut, Orangutan Sumatera sangat rentan," katanya.

Menurut dia, perburuan Orangutan untuk satwa koleksi masih terus mengancam kelestarian Orangutan Sumatera. Bahkan, ia mengatakan beberapa kasus menunjukkan satwa ini diperdagangkan di luar negeri.

Perdagangan Orangutan beroperasi dengan membentuk sindikat yang rapi dan sadis karena tak segan menghabisi nyawa induk Orangutan untuk mengambil bayi-bayinya. "Ironisnya, pemburu kerap membunuh induknya," kata Osmantri.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menjelaskan upaya perdagangan tiga bayi Orangutan tersebut dilakukan oleh tiga warga asal Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Ketiga pelaku yang berhasil diamankan pada Sabtu (7/11) lalu tersebut yakni Ali Ahmad (53), Awaluddin (38), dan Khairi Roza (20).

"Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan salah satu tersangka merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil asal Aceh," jelas Guntur.   

Dia menjelaskan keberhasilan petugas mengungkap perdagangan satwa dilindungi itu berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan akan adanya transaksi Orangutan di daerah Palas, Pekanbaru.

Selanjutnya petugas Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Pelaku mengendarai mobil "minibus" berplat polisi BK 1156 KB sedang berhenti untuk menunggu calon pembeli. Saat salah satu pelaku keluar dari mobil, petugas langsung mengamankannya.

"Salah satu pelaku berhasil diamankan, namun dua yang masih di dalam mobil berusaha kabur. Kedua pelaku mengalami kecelakaan dan kembali dapat diamankan," jelasnya.

Saat diperiksa mobil ketiga pelaku, petugas berhasil menemukan tiga bayi Orangutan yang berada di dalam kandang dari keranjang buah plastik berwarna putih.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku membeli bayi Orangutan yang terdiri satu jantan dan dua betina itu seharga Rp5 juta per ekor dari Desa Lokoh, Kecamatan Tamiang.

"Sementara di Pekanbaru akan dijual seharga Rp25 juta per ekor. Sekarang kita masih mengejar baik penjual pertama yang di Aceh maupun pemesan yang di Pekanbaru," tegasnya.

Polda Riau menjerat tersangka dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.(*)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon

Sabtu, 26 September 2026 - 10:11:24 WIB

Memaknai Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau tak seka.

Riau

Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 10:07:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Satreskrim Polresta Pekanbaru mengungkap dugaan penipuan da.

Riau

4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki

Sabtu, 26 September 2026 - 10:02:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Keluhan warga terkait kerusakan.

Riau

PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta

Jumat, 25 September 2026 - 09:40:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kri.

Riau

34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay

Jumat, 25 September 2026 - 09:37:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemko Pekanbaru, sepanjang 2026.

Riau

Pemko Pekanbaru Buka Posko Pengaduan Perubahan Desil

Jumat, 25 September 2026 - 08:56:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemko Pekanbaru membuka posko p.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com