• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1974 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4311 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4320 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4266 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4387 Kali

  • Home
  • Nasional

Presiden Joko Widodo : Perusahaan yang Membakar Lahan Izinnya Dicabut

Redaksi Radarpku

Senin, 07 September 2015 00:38:52 WIB
Cetak
Presiden Joko Widodo : Perusahaan yang Membakar Lahan Izinnya Dicabut

Palembang, (Radarpekanbaru.com)- Presiden Joko Widodo mengeluarkan perintah agar perusahaan yang membakar lahan izinnya dicabut. Perintah itu disampaikan Joko Widodo saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan, Ahad (6/9/2015).

"Lahan disekitarnya saja itu menjadi tanggung jawab perusahaan. Apalagi ini masuk dalam HGU-nya (PT Tempirai). Dan yang  terbakar tidak sedikit," kata Jokowi sedikit kesal.

Karenanya, Jokowi  mengintruksikan agar izin PT Tempirai agar dicabut.   "Sudah saya sampaikan ke Kemenhut, kalau iya (lalai), cabut...cabut," ujar Presiden. Hak Guna Usaha PT Tempirai di Desa Pulau Geronggang seluas 7.200 ha. Hanya saja, baru 3.000 ha yang diusahakan.

Jokowi terjun langsung ke lokasi lahan gambut yang terbakar di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan. OKI salah satu kabupaten penyumbang titik api (hot spot) tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan setelah Musi Banyuasin (Muba). Di sana, ada sekitar 50-an perusahaan perkebunan mulai dari sawit, karet, pulp, hingga HTI (Hutan Tanam Industri)

Luas areal yang terbakar cukup banyak, 1.000 hektare. Sekitar 200 hektare lahan gambut yang terbakar itu adalah milik PT Tempirai. Sebuah, perkebunan kelapa sawit di kawasan Dusun Sepucuk, Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI.

Jokowi melihat langsung kondisi kebakaran di sana. Tiba sekitar pukul 14.40 WIB, Presiden menerobos teriknya matahari. Dengan hanya menggunakan helm proyek penutup kepala yang diambil saat meninjau proyek infrastruktur Tol Palembang -Inderalaya di Ogan Ilir, Jokowi berjalan menyusuri areal gambut yang terbakar.

Baru berhenti 200 meter dari tempat kedatangan. Ketika itu, Jokowi terlihat berbincang  dengan Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Sedangkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang mengenakan masker dan Bupati OKI Iskandar SE tidak terlibat dalam pembicaraan itu.

Saat menyusuri areal gambut yang terbakar, Jokowi dan rombongan menelusuri jalan yang biasa dipakai oleh tim pemadam api di gambut. Terlihat asap terus mengepul dari gambut yang kedalamannya mencapai 5 meter itu. Jokowi sempat berpapasan dengan tim manggala agni dan satgas penanggulangan bencana asap OKI yang sedang bekerja memadamkan api.

Setelah peninjauan itu, Jokowi baru mendengarkan paparan langsung dari Bupati OKI terkait areal yang terbakar. Presiden mendapat penjelasan kalau PT Tempirai sudah berkali-kali diperingatkan pemerintah setempat agar bertanggung jawab menjaga lahannya jangan sampai terbakar.

Di lokasi 200 ha gambut yang terbakar sekarang ini, dipastikan tiap musim kemarau selalu jadi masalah. Artinya menjadi penyumbang asap di Sumsel. "Sanksi tegas harus diberikan. Untuk kelalainnya ini, izin PT Tempirai bisa dicabut. Sudah keterlaluan. Hal ini harus menjadi perhatian bagi perusahaan lain. Jangan sampai terjadi lagi kebakaran," kata Jokowi.

Jokowi juga akan memidana perusahaan yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan. "Sudah saya perintahkan ke Kapolri untuk ditindak setegas-tegasnya, sekeras-kerasnya untuk perusahaan yang tidak mematuhi," katanya.

Lanjut Jokowi, perusahaan yang memiliki kepentingan di hutan harus bertanggung jawab menjaga hutannya. "Sebetulnya juga harus bertanggung jawab terhadap kanan kirinya, terhadap hak yang sudah kita berikan kepada mereka," ungkapnya.  

Jokowi mengaku dirinya sengaja memilih kabupaten OKI karena di Sumsel, daerah itu termasuk yang banyak muncul titik api. "Dari 6 provinsi yang terjadi kebakaran lahan, Sumsel termasuk yang tertinggi. Kabupaten OKI penyumbang terbesar. Luas areal yang terbakar, 1.000 hektare itu, dampaknya sangat luas," katanya.(hak/wia/riaupos)
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 06:10:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Momentum 30 September 2026 diharapkan menjadi kesempatan ba.

Nasional

Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 18:57:12 WIB

RADARPWKANBARU.COM - Jajaran Ombudsman RI dip.

Nasional

Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla

Senin, 28 September 2026 - 08:46:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu

Sabtu, 26 September 2026 - 09:55:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyo.

Nasional

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum menc.

Nasional

KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan

Kamis, 24 September 2026 - 08:54:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
30 September 2026
Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
30 September 2026
Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
30 September 2026
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
30 September 2026
Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
30 September 2026
Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
30 September 2026
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SF Hariyanto Dorong PMI Riau Kembangkan Bank Darah
  • 2 Pelanggaran Meningkat, Satlantas Polresta Pekanbaru Edukasi dan Tertibkan Pengguna Motor
  • 3 Kota Pekanbaru Kini Punya Perda Penyandang Disabilitas
  • 4 Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
  • 5 Indonesia Jawab Tuduhan Solomon dan Vanuatu soal HAM Papua
  • 6 Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama
  • 7 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com