• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2311 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2250 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2282 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2250 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2259 Kali

  • Home
  • Riau

Mengenang Tradisi Main Meriam Bambu di Pangkalanbaru,Kec.Siak Hulu,Kampar-Riau

Redaksi Radarpku

Ahad, 12 Juli 2015 22:09:58 WIB
Cetak
Mengenang Tradisi Main Meriam Bambu di Pangkalanbaru,Kec.Siak Hulu,Kampar-Riau
Anak-anak Desa Pangkalanbaru, Kec.Siak Hulu, Kampar-Riau Bermain Meriam Bambu (Dok.09 Juli 2013)

SIAKHULU - Di Riau banyak permainan rakyat yang sebenarnya akan muncul dengan sendirinya apabila memasuki Bulan Ramadan. Salah satunya adalah permainan meriam bambu.

Sebelum adanya kembang api dan mercon seperti seperti sekarang,permainan meriam bambu ini, dulunya sangat dinanti-nanti. Bagaimana tidak, momen untuk permainan meriam bambu ini hanya ada pada Bulan Ramadan (bulan puasa) saja. Itu artinya, untuk memainkan meriam bambu, harus menunggu satu tahun.

Di perkampungan di Desa Pangkalanbaru,Kecamatan Siakhulu,Kampar-Riau, dulunya meriam bambu banyak ditemukan. Terlebih apabila memasuki 27 puasa (tujuh likur). Dimana saat itu seluruh masyarakat akan membakar tempurung kelapa yang di susun berdiri dan di bakar, menghiupkan obor serta lampu colok yang diletakkan di sepanjang jalan. Mulai malam 27 puasa hingga momen takbiran akan semakin terasa meriah karena selain terlihat api penerang jalan dimana-mana, juga terlihat anak-anak dengan berbagai permainannya. Salah satunya anak yang sedang bermain meriam bambu.

Mereka bermain di rumah masing-masing, seolah-olah sedang berlawanan sama meriam bambu milik anak tetangga. Mereka akan senang ketika meriam bambu miliknya memiliki bunyi yang sangat kuat.

Untuk membuat meriam bambu tidaklah susah. Cukup mencari bambu dengan ukuran besar. Bambu besar ini dipotong sepanjang 2 - 5 meter (tergantung selera pemilik meriam bambu itu), uas-uas bambu dibolongi dari depan namun harus disisakan satu uas agar minyam yang dipakai tidak mengalir keluar (selain itu kalau semua uas nya dibolongi meriam tidak akan bisa digunakan). Pembolongan uas ini menggunakan kayu bulat.

Bagian pangkal uas bambu, dibuat lubang sebesar jempol tangan. Bentuknya bisa bulat maupun persegi. Lubang ini digunakan untuk meniupkan api yang nantinya akan membuat bunyi meriam bambu.

Setelah meriam bambu siap digunakan, tinggal memasukkan minyak tanah. Guna membuat api dalam meriam bambu bertahan lama, biasanya anak-anak akan memasukkan kertas, dan kain bekas. Ada hal unik yang biasanya dipercayai anak-anak dalam bermain meriam bambu. Yaitu, untuk membuat bunyi yang kuat, terkadang mereka memasukkan garam, dan cabe kering (entah dimana korelasi antara bunyi yang kuat dengan garam dan cabe).

Tidak butuh waktu yang lama, cukup sekitar 3-5 menit ketika sudah dipanaskan, meriam bambu akan mulai berbunyi. Semakin panas bambu, biasanya semakin kuat bunyinya. Tak jarang pula, meriam bambu ini pecah setelah beberapa kali dibunyikan.

Selain terbuat dari bambu, biasanya ada juga yang membuat meriam ini dari kaleng bekas, seperti kaleng baygon semprot, kaleng pewangi ruangan semprot dan kaleng lain sejenisnya. Meriam kaleng yang dibuat mirip dengan meriam bambu ini akan cepat berbunyi karena kalengnya mudah dan cepat panas.

Namun, dari sisi keamanan, permainan ini sangat berbahaya. Dimana, tak jarang dari lubang yang digunakan untuk meniup api, malah keluar api. Api ini serta merta akan membakar alis, bulu mata, maupun rambut. Mata seketika menjadi perih, dengan bulu mata, alis, dan rambut keriting akibat tersulut api. Kepala bisa menjadi pusing. Terlebih bagi yang memainkan meriam kaleng, ketika kaleng-kaleng itu terlepas dari sambungannya orang yang ada di depan akan menjadi sasaran. Kaleng bisa saja menghantam orang di depan dan menyebabkan luka.

Selain itu pula, bagi yang menggunakan minyak bensin dalam permainan meriam bambu ini, sering mengalami kebakaran.

Tapi, seiring waktu berkembang, anak-anak sudah jarang memainkan meriam bambu ini. Sudah jarang pula terdengar lentum-lentam meriam saat malam 27 puasa. Anak-anak zaman sekarang sudah mulai meninggalkan permainan tradisional ini. Entah mereka tidak pernah tahu meriam bambu atau memang tidak ingin memaminkan permainan itu.(alam)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:54:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Proses aktivasi akun Sistem Pen.

Riau

Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:51:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.

Riau

Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:47:23 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Wakil Walikota Pekanbaru, Marka.

Riau

Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:23:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Narkoba Pold.

Riau

Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:13:29 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jhonny Andrean, terdakwa tindak.

Riau

Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:04:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Masyarakat Riau kini harus mero.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
11 Juni 2026
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
11 Juni 2026
Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
11 Juni 2026
Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
11 Juni 2026
AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
11 Juni 2026
Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
10 Juni 2026
Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi
10 Juni 2026
Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia
10 Juni 2026
Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali
10 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
  • 2 Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
  • 3 Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
  • 4 Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
  • 5 Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
  • 6 AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
  • 7 Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com