• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3035 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3008 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2984 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2990 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2986 Kali

  • Home
  • Riau

WWF Diduga Tutupi Kematian Gajah "Flying Squad" di Riau

Redaksi Radarpku

Senin, 15 Juni 2015 19:59:47 WIB
Cetak
WWF Diduga Tutupi Kematian Gajah

RADARPEKANBARU.COM- Organisasi konservasi satwa WWF (World Wide Fund for Nature) membantah sengaja menutupi kematian seekor gajah Sumatera jinak yang ditemukan tak bernyawa tiga minggu lalu di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau.

Namun, otoritas setempat menyatakan belum menerima laporan resmi kematian gajah itu dari WWF.

"Kami tidak ada niat untuk menutupi, tapi karena hasil pemeriksaan laboratoriumnya ternyata sangat lama," kata Humas WWF Program Riau, Syamsidar kepada Antara di Pekanbaru, Senin.

Gajah jinak yang mati itu bernama Nela, salah satu gajah jinak dari "Elephant Flying Squad Tesso Nilo", yang merupakan regu kerja sama WWF Indonesia, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Balai Taman Nasional Tesso Nilo. Syamsidar mengatakan gajah betina jinak itu masih berusia delapan tahun saat ditemukan tewas pada 17 Mei lalu di area penggembalaan tak jauh dari kamp "Flying Squad" di Taman Nasional (TN) Tesso Nilo.

Ia mengatakan Nela merupakan anak pertama dari gajah tim "Flying Squad" yang lahir pada 23 Februari 2006 dari induknya, Lisa. Para pawang (mahout) "Flying Squad" menduga Nela merupakan hasil perkawinan Lisa dan salah satu gajah liar di Tesso Nilo. Dalam kesehariannya Nela dikenal adalah anak gajah yang sangat lincah dan mudah diatur sehingga seringkali Nela menjadi perhatian tamu yang berkunjung ke camp Flying Squad.

Syamsidar juga membantah kematian gajah disebabkan ikatan rantai yang terlalu kencang terhadap gajah jinak itu. Menurut dia, rantai hanya diikatkan di salah satu kaki gajah dengan panjang 30 meter. "Ikatan rantai juga tidak ketat sehingga gajah masih bisa berinteraksi dan mencari makan," ujarnya.

WWF menyatakan telah melaporkan kematian Nela kepada pihak yang berwenang, kemudian tim gabungan dari BBKSDA Riau, Balai TN Tesso Nilo, dokter hewan yang ditunjuk segera turun ke lokasi untuk melakukan otopsi dan mengumpulkan informasi guna melacak penyebab kematian Nela. Dari proses yang dilakukan tersebut, belum dapat diketahui pasti penyebab kematian Nela.

Ia mengatakan tim gabungan juga mengambil sampel organ dalam Nela untuk analisa laboratorium lebih lanjut di Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat. Dari hasil uji toxikologi, lanjutnya, belum juga dapat diketahui penyebab kematian Nela dan masih akan dilakukan pemeriksaan dengan metoda kultur jaringan.

Hasil dari uji sampel pertama belum menunjukan penyebab kematian gajah Nela yang misterius. "Dari hasil uji pertama tidak ditemukan penyebab kematiannnya, jadi perlu dilakukan uji kultur jaringan lebih lanjut," katanya.

       
Belum Terima Laporan

Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau Kemal Amas ketika dikonfirmasi mengatakan belum menerima laporan resmi tentang kematian gajah Nela di TN Tesso Nilo. Ia mengaku hanya mendengar laporan secara lisan, dan itu sulit untuk dijadikan pertanggungjawaban.

"Saya sudah menagih ke WWF, mana laporannya, mana laporannya. Karena kalau saya ditanya mengenai hal ini, tidak ada dasar yang jelas," kata Kemal Amas ketika dihubungi Antara.

Ia meminta agar WWF lebih terbuka kepada publik terkait setiap kasus kematian gajah Sumatera, baik itu gajah jinak maupun satwa liar. Bahkan, Kemal justru balik mempertanyakan mengapa WWF terkesan tertutup tentang kematian gajah "Flying Squad" ini.

"Saya heran dengan WWF, ketika mereka biasanya langsung berteriak-teriak ketika gajah Sumatera mati, tapi kenapa yang satu ini tidak. Mau kemana lagi ini akan ditutup-tutupi," tegas Kemal Amas.(ant)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:24:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru .

Riau

BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Badan Kehormatan (BK) DPRD Prov.

Riau

Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:59:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Terdakwa Dani M Nursalam menyam.

Riau

Sinergi Pemkab dan Kemenag Kampar, Bupati Ahmad Yuzar Tanam Bibit Durian dalam Gerakan Penghijauan Ekoteologi

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:00:00 WIB

Radarpekanbaru – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.S.

Riau

Gelar Edukasi MPLS Ramah 2026, Diskominfo Kampar Bekali Siswa SMAN 1 Bangkinang Kota Bijak Bermedia Sosial dan Waspada Bahaya Gawai

Rabu, 08 Juli 2026 - 12:30:00 WIB

Radarpekanbaru – Dalam upaya membentuk generasi mu.

Riau

Bupati Kampar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, DPRD Kampar Apresiasi Opini WTP Ke-10 Berturut-turut

Senin, 06 Juli 2026 - 15:00:00 WIB

Radarpekanbaru – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.S.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
21 Juli 2026
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
21 Juli 2026
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
21 Juli 2026
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
21 Juli 2026
Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum
21 Juli 2026
Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
21 Juli 2026
Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota
20 Juli 2026
Operasi Pasar Murah Pekan Ini Hadir di Kampar, Pekanbaru dan Dumai
20 Juli 2026
Pemprov Riau Akhirnya Buka Lagi Program Penghapusan Denda PKB, Hanya Berlaku di Bulan Agustus
20 Juli 2026
Agung Nugroho Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin IMI Riau Periode Keempat
20 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
  • 2 BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
  • 3 Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
  • 4 Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
  • 5 Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum
  • 6 Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
  • 7 Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com