PILIHAN +INDEKS
7 Capres Alternatif Pilihan Konvensi Rakyat
Jakarta, (radarpekanbaru.com) - Konvensi Rakyat yang digagas adik kandung Gus Dur, Salahudin Wahid (Gus Solah), untuk capres pemilu tahun 2014 telah menemukan tujuh kandidat hasil seleksi awal. Di antara nama-nama ini terdapat tokoh terkenal seperti Yusril Ihza Mahendra dan Rizal Ramli.
Gus Solah yang mengetuai komite konvensi ini menyatakan ketujuh orang dipilih atas berbagai pertimbangan, termasuk pengalaman dan kemampuan masing-masing untuk maju sebagai capres.
"Juga mempertimbangkan waktu, kalau terlalu banyak saat debat nanti terlalu memakan waktu," ujar Gus Solah, Senin (16/12/2013) malam.
Ketujuh nama tersebut antara lain Prof Sofjan Siregar yang tinggal di Belanda, Doktor Anni Iwasaki yang tinggal di Jepang, yang juga aktivis aktif dalam kegiatan memajukan perempuan. Dua nama tersebut sama-sama WNI yang selama ini tidak tinggal di Indonesia.
"Kami ingin tahu bagaimana WNI di luar melihat Indonesia. Tentu bisa membandingkan Indonesia dengan Belanda dan Jepang," terang Gus Solah.
Kemudian ada Yusril Ihza Mahendra, Ricky Sutanto yang merupakan seorang pengusaha, Bupati Kutai Timur Isran Noor, mantan aktivis Tony Ardi, dan Rizal Ramli.
Gus Solah menyatakan ketujuh kandidat tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Mereka selanjutnya akan mengikuti debat publik Calon Presiden Konvensi Rakyat. Debat Publik akan diselenggarakan sebanyak enam kali yaitu di Medan, Balik Papan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Jakarta.
Menurut Gus Solah, peserta konvensi rakyat yang ada di peringkat teratas akan diumumkan dan dinegosiasikan dengan partai politik untuk mendapatkan dukungan suara sesuai persyaratan minimal perolehan suara.(dtc)
Editor : Ahmad Adryan
Gus Solah yang mengetuai komite konvensi ini menyatakan ketujuh orang dipilih atas berbagai pertimbangan, termasuk pengalaman dan kemampuan masing-masing untuk maju sebagai capres.
"Juga mempertimbangkan waktu, kalau terlalu banyak saat debat nanti terlalu memakan waktu," ujar Gus Solah, Senin (16/12/2013) malam.
Ketujuh nama tersebut antara lain Prof Sofjan Siregar yang tinggal di Belanda, Doktor Anni Iwasaki yang tinggal di Jepang, yang juga aktivis aktif dalam kegiatan memajukan perempuan. Dua nama tersebut sama-sama WNI yang selama ini tidak tinggal di Indonesia.
"Kami ingin tahu bagaimana WNI di luar melihat Indonesia. Tentu bisa membandingkan Indonesia dengan Belanda dan Jepang," terang Gus Solah.
Kemudian ada Yusril Ihza Mahendra, Ricky Sutanto yang merupakan seorang pengusaha, Bupati Kutai Timur Isran Noor, mantan aktivis Tony Ardi, dan Rizal Ramli.
Gus Solah menyatakan ketujuh kandidat tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Mereka selanjutnya akan mengikuti debat publik Calon Presiden Konvensi Rakyat. Debat Publik akan diselenggarakan sebanyak enam kali yaitu di Medan, Balik Papan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Jakarta.
Menurut Gus Solah, peserta konvensi rakyat yang ada di peringkat teratas akan diumumkan dan dinegosiasikan dengan partai politik untuk mendapatkan dukungan suara sesuai persyaratan minimal perolehan suara.(dtc)
Editor : Ahmad Adryan
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

