• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2620 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4967 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4999 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4937 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5086 Kali

  • Home
  • Nasional

PP Gambut Berpotensi Picu 360 ribu Orang Pengangguran, Kampanye Hitam NGO Asing Sudutkan Petani

Redaksi Radarpku

Ahad, 05 April 2015 10:24:27 WIB
Cetak
PP Gambut Berpotensi Picu 360 ribu Orang Pengangguran, Kampanye Hitam NGO Asing Sudutkan Petani
RADARPEKANBARU.COM- Jika peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2014 dilaksanakan, maka peraturan itu akan berdampak meningkatnya jumlah pengangguran dari sektor perkebunan sawit. Jumlahnya mencapai 360 ribu orang. Hal itu disampaikan Sekretaris Jendral Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Adi Daryanto saat diskusi pelaku usaha perkebunan dan kehutanan, di Pekanbaru Kamis (26/3/15). Bukan hanya itu, jika saja PP no 71 tahun 2014 itu juga berpotensi menghilangkan devisa dari sektor sawit sebesar Rp 136 triliun dan ekspor CPO senilai 6 milyar USD. "Pelaksanaan PP nomor 71 tahun 2014 tersebut juga berpotensi kehilangan investasi Rp 103 triliun, lapangan pekerjaan sebanyak 300 ribu orang dan negara akan kehilangan devisa Rp 5,6 milyar," terangnya. Hal senada dikatakan Ketua Bidang HTI Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Nana Suparna. Menurutnya, pelaksanaan PP no 71 tahun 2014 ini lebih banyak merugikan negara daripada untungnya. "Pertama untuk iklim investasi sangat tidak menguntungkan. Jika peraturan pemerintah nomor 71 itu diberlakukan, maka tumbuhan HTI dan sawit tidak bisa hidup dan mati. Perusahaan akan tutup dan meninggalkan pengangguran yang berlimpah," terangnya. Bukan hanya itu, tambahnya, jika ada investasi yang akan masuk, tetapi belum memiliki komoditas yang sesuai dengan PP no 71 2014, maka investor akan wait and see hingga ada komoditas yang dapat bertahan dengan kedalaman air tanah 40 centimeter. "Tidak masuknya investasi berdampak pada lahan yang tidak terurus. Sementara pemerintah tidak sanggup menjaganya, akhirnya praktek illegal akan beroperasi di kawasan gambut tersebut. Ujung-ujungnya kawasan itu rusak. Negara lagi yang dirugikan," terangnya. Kampanye Hitam dan PP 71 Sudutkan Petani Sawit Penerapan PP 71 dan kampanye hitam membuat harga TBS petani sawit turun. Pihak yang menjadi korban lagi-lagi petani. Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit dan PIR (Aspekpir) Riau Setiono Selasa (31/3/15) mengatakan bahwa penerapan PP 71 tentang gambut dan kampanye hitam yang dilakukan Greenpeace membuat petani sawit terjepit. Bagaimana tidak, kampanye hitam membuat permintaan CPO asal Indonesia dan Riau khususnya menurun. Sementara produksi TBS tetap. Dampaknya, harga TBS turun dan membuat kesejahteraan petani juga ikut menurun. Di sisi lain, kebun sawit petani juga ada di kawasan gambut. Jika PP 71 diterapkan, ribuan petani sawit di Riau bakal kehilangan kebunnya. Dampaknya, petani kehilangan pendapatan. "Kita minta kepada pihak-pihak terkait agar tidak menekan petani dengan kepentingan-kepentingan dari luar. Apalagi hanya kepentingan persaingan usaha. Banyak petani yang dikorbankan," terangnya. Kampanye hitam terhadap CPO asal Indonesia dengan isu lingkungan mengorbankan kesejahteraan petani sawit di Indonesia dan Riau khususnya. Apalagi jika PP 71 / 2014 juga mengusung kepentingan persaingan dagang, juga akan mengorbankan ratusan ribu petani sawit. Baik petani sawit swadaya maupun petani sawit plasma. "Kampanye hitam menurunkan pendapatan petani sawit. Sedangkan PP 71 akan menghilangkan pendapatan petani sawit. Kita terjepit diantaranya," kata Setiono.(radarpku)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Terbongkarnya Penyadapan Jadi Momen Prabowo Bersihkan Menteri Geng Solo

Jumat, 06 November 2026 - 09:26:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dugaan penyadapan ilegal terhad.

Nasional

KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor

Kamis, 05 November 2026 - 06:15:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri

Rabu, 04 November 2026 - 06:13:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Senin, 02 November 2026 - 05:31:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:13:28 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Riau Dikeluarkan dari Daftar 6 Provinsi Prioritas Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:26:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Upaya maksimal Pemerintah Provi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
06 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
06 November 2026
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
06 November 2026
Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
06 November 2026
Terbongkarnya Penyadapan Jadi Momen Prabowo Bersihkan Menteri Geng Solo
06 November 2026
Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun Mengabdi
06 November 2026
Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC
05 November 2026
Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
05 November 2026
Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
05 November 2026
340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
05 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
  • 2 Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
  • 3 Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
  • 4 Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
  • 5 Terbongkarnya Penyadapan Jadi Momen Prabowo Bersihkan Menteri Geng Solo
  • 6 Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun Mengabdi
  • 7 Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com