PILIHAN +INDEKS
Kasus Mosi tak Percaya Kesbangpol
Pemko Bentuk Tim Investigasi
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COm - Pemko Pekanbaru membentuk tim investigasi untuk menindaklanjuti mosi tidak percaya belasan pegawai Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru kepada Kepala Kesbangpol, Agus Pramono. Pemko berjanji investigasi akan berlangsung netral dan berimbang.
Hal itu diungkapkan Ketua Tim Investigasi yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Pekanbaru, M Noer, kepada MRNetwork di Pekanbaru, kemarin. Menurutnya, tim ini terdiri dari unsur Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat dan Bidang Pemerintahan. "Kita sudah panggil seluruh pegawai di Kesbangpol, yang tidak ikut tandatangani, apalagi yang ikut tandatangani," kata M Noer.
Meski begitu, M Noer belum bisa mengumumkan kepada publik kesimpulan apa yang akan diambil tim invetigasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun, prinsipnya tim ingin kondisi di Badan Kesbangbol bisa kembali kondusif dan pegawai bisa menjalan tugasnya seperti biasa. "Apapun nanti hasilnya, kita akan laporkan kepada walikota. Soal sanksi, nanti BKD yang lebih tahu," terangnya.
Berimbang
Setelah memanggil dan meminta keterangan dari pegawai di Kesbangpol, pihaknya akan segera membuat rekomendasi hasilnya kepada Walikota Pekanbaru. "Senin atau Selasa besok hasilnya sudah bisa kita sampaikan. Kita tidak ingin berlama-lama, kalau data dan informasinya sudah lengkap kita langsung buat rekomendasinya," jelasnya.
Dia berjanji tim akan menyampaikan hasil penelusuran secara berimbang sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Menurutnya, tim tidak akan pandang bulu dalam menyelesaikan kisruh tersebut. Jika memang yang salah adalah pegawainya akan direkomendasikan kepada walikota untuk diberikan sanksi. "Begitu juga sebaliknya, kalau ternyata terbukti yang salah itu pimpinannya, kita juga akan rekomendasikan kepada pak wali untuk dipetimbangkan langkah ke depanya seperti apa," tegas M Noer.(radarpku/hrc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








