• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3815 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3809 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3780 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3867 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3792 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Seberapa Sering Kita Merasakan Waktu Berjalan Begitu Cepat? Ini Penjelasan Ulama

Redaksi Radarpku

Selasa, 14 Juli 2026 09:38:06 WIB
Cetak
Seberapa Sering Kita Merasakan Waktu Berjalan Begitu Cepat? Ini Penjelasan Ulama

RADARPEKANBARU.COM - Betapa cepatnya hari-hari berlalu.Pernahkah kita benar-benar menyadarinya? Sesungguhnya cepatnya pergantian hari dan malam adalah sesuatu yang sangat menggetarkan hati.

Seseorang baru saja meletakkan kepalanya di atas bantal untuk tidur, tiba-tiba cahaya fajar sudah menyingsing. Baru saja terbangun di pagi hari, tanpa terasa waktu tidur kembali telah tiba.

Begitu pula dengan perjalanan pekan. Baru saja memasuki awal pekan, tahu-tahu kita sudah berada di penghujungnya. Demikian pula bulan demi bulan dan tahun demi tahun yang berlalu dengan kecepatan yang seolah menakutkan.

Bulan dan tahun berlalu begitu cepat tanpa disadari. Baru saja kita menjalani Ramadhan, berpuasa sebulan penuh, lalu tidak terasa kita sudah kembali menanti Ramadan berikutnya.

Hari raya datang dan pergi. Tahun demi tahun terus berganti. Anak kecil tumbuh menjadi dewasa. Pemuda beranjak tua. Manusia terus berjalan menuju akhir kehidupannya. Dan pada akhirnya, yang tersisa hanyalah amal perbuatannya.

Allah SWT berfirman: 

''yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya." (QS an-Nazi'at: 35). 

Malam-malam berlalu secepat kedipan mata. Umur manusia habis seakan hanya sebuah mimpi yang singkat.

Allah SWT berfirman:

“Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.” (QS An-Nazi'at: 46)

Di antara tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat adalah cepatnya perjalanan waktu. Dapat disaksikan bersama hal itu dengan jelas pada masa sekarang. Bahkan kelak waktu akan terasa semakin singkat sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:

"Tidak akan terjadi kiamat hingga waktu terasa semakin singkat; satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti satu pekan, satu pekan seperti satu hari, satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti nyala api yang cepat padam." (HR Tirmidzi)

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

"Waktu akan terasa semakin singkat, ilmu akan dicabut, fitnah akan bermunculan, sifat kikir akan menyebar, dan pembunuhan akan semakin banyak."

Para sahabat bertanya, "Apakah yang dimaksud dengan pembunuhan itu?" Beliau menjawab, "Pembunuhan yang banyak." (HR Bukhari dan Muslim)

Al-Hafizh Ibnu Hajar pernah berkata:

"Fenomena ini telah kami rasakan pada zaman kami. Kami merasakan cepatnya perjalanan hari-hari yang tidak pernah kami rasakan pada generasi sebelum kami."

Padahal ucapan itu disampaikan sekitar enam ratus tahun yang lalu. Lalu bagaimana dengan kita yang hidup pada zaman sekarang? Tidak diragukan lagi, fenomena singkatnya waktu semakin nyata dan semakin dirasakan oleh manusia.

Sesungguhnya kehidupan dunia ini bagaikan sebuah perjalanan panjang.

Ibnu Qayyim berkata:

"Sejak diciptakan, manusia tidak lain adalah para musafir. Mereka tidak akan meletakkan beban perjalanan mereka kecuali di surga atau di neraka.

Orang yang berakal mengetahui bahwa perjalanan selalu diiringi kesulitan dan berbagai risiko. Karena itu tidak mungkin seseorang mengharapkan kesenangan, kenikmatan, dan kenyamanan sempurna selama perjalanan. Semua itu baru akan diperoleh setelah perjalanan berakhir."

Cepatnya perjalanan waktu merupakan pelajaran yang sangat besar dan peringatan yang sangat jelas bagi orang-orang yang lalai.

Betapa banyak tahun yang telah berlalu secepat kedipan mata, seolah hanya mimpi yang singkat.

Renungkanlah, wahai hamba-hamba Allah. Baru kemarin seseorang masih seorang anak kecil. Kemudian ia tumbuh menjadi pemuda. Lalu menjadi suami atau istri. Setelah itu menjadi ayah atau ibu. Kemudian menjadi kakek atau nenek yang dikelilingi anak cucu.

Semua itu terjadi begitu cepat.

Terlebih pada zaman sekarang, ketika manusia begitu sibuk dengan urusan dunia, merasa aman dengan harta dan keluarganya, sehingga hari-hari terus berlalu sementara mereka tenggelam dalam kelalaian.

Ada sebuah ungkapan hikmah yang mengatakan:

"Dunia ini hanya terdiri dari tiga hari. Adapun kemarin, ia telah berlalu bersama segala yang ada di dalamnya. Adapun esok hari, belum tentu engkau akan menjumpainya. Sedangkan hari ini adalah milikmu, maka beramallah di dalamnya."

Malam dan siang adalah kendaraan yang terus membawa kita menuju akhirat. Karena itu, gunakanlah keduanya dengan sebaik-baiknya untuk menempuh perjalanan menuju ridha Allah. Jangan menunda-nunda amal saleh, sebab kematian dapat datang secara tiba-tiba.

Jangan pula ada yang terpedaya oleh panjangnya kesempatan yang Allah berikan. Sesungguhnya hari-hari yang kita lalui adalah gudang penyimpanan amal perbuatan. Setiap hari yang berlalu akan mencatat apa yang telah kita lakukan.

Manusia hidup di antara dua ketidakpastian. Pertama, masa yang telah berlalu, yang ia tidak tahu bagaimana Allah akan memperlakukannya berdasarkan amal yang telah ia kerjakan. Kedua, masa yang masih tersisa, yang ia juga tidak tahu apa yang akan Allah tetapkan baginya.

Di antara karunia Allah yang terbesar kepada seorang hamba adalah ketika Dia memberinya taufik untuk memanfaatkan setiap jam dari usianya dalam kebaikan. Termasuk ketika Allah membukakan hatinya untuk mengambil pelajaran dari pergantian bulan dan tahun, serta dari kepergian orang-orang yang dicintainya, keluarga, sahabat, dan saudara-saudaranya.

Dikisahkan bahwa Al-Hasan Al-Bashri pernah menghadiri pemakaman seseorang. Beliau kemudian berkata kepada seorang sahabat yang berada di sampingnya.

"Menurutmu, jika orang yang telah meninggal ini diberi kesempatan kembali ke dunia, apa yang akan ia lakukan?"

Sahabatnya menjawab, "Ia akan memperbanyak amal ketaatan kepada Allah."

Al-Hasan Al-Bashri lalu berkata, "Kesempatan itu telah hilang darinya. Maka jangan sampai kesempatan itu hilang darimu."

Orang-orang sebelum kita telah pergi meninggalkan dunia ini. Kesempatan mereka telah berakhir. Namun kesempatan masih terbentang di hadapan kita. Lalu apa yang akan kita lakukan?(rep)

  •  


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki

Jumat, 04 September 2026 - 08:59:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ilmu bukan sekadar pengetahuan yang memenuhi pikiran, tetap.

Dakwatuna

Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?

Kamis, 03 September 2026 - 10:02:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Duduk dengan posisi memeluk lut.

Dakwatuna

Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil

Rabu, 02 September 2026 - 09:30:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Angan-angan yang terus dipeliha.

Dakwatuna

Berkontribusi untuk Dakwah

Selasa, 01 September 2026 - 09:57:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Al-Hayatu jihadun, hidup.

Dakwatuna

Agar Hidup Terasa Tenteram

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:06:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Ahmad bin Muhammad bin At.

Dakwatuna

Lalaikan Shalat, Rugikan Diri Sendiri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:43:08 WIB

"Tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com