• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3043 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3013 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2993 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2994 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2994 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Mengapa Rasulullah Berjalan di Pasar?

Redaksi Radarpku

Kamis, 07 Mei 2026 09:29:46 WIB
Cetak
Mengapa Rasulullah Berjalan di Pasar?

RADARPEKANBARU.COM - Para rasul Allah, termasuk Nabi Muhammad SAW, melakukan jual-beli di pasar. Dalam hal ini, mereka seperti layaknya manusia biasa.

Pasar terdiri atas semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan dan keinginan tertentu yang sama, yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan itu. Dahulu, pasar merupakan tempat pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang-barang mereka.

Ekonom menggunakan istilah pasar untuk mengacu pada sekumpulan pembeli dan penjual yang melakukan transaksi atas produk atau kelas produk tertentu. Alhasil, muncul istilah pasar kambing, pasar sapi, pasar perumahan, pasar tenaga kerja, dan lain-lain.

Yang dimaksud dengan produk itu dapat berupa barang, jasa, atau informasi. Pelaku bisnis menggunakan istilah pasar untuk mengelompokkan pelanggan sehingga pasar dapat terdiri atas pasar konsumen, pasar komunitas dan pasar industri. Adapun pemasar memandang penjual sebagai industri dan pembeli sebagai pasar.

Alquran menyebut bahwa para rasul Allah berjalan di pasar-pasar. "Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, 'Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia'" (QS al-Furqan: 7).

Menurut Ibnu Katsir, ayat tersebut menceritakan sikap kepala batu orang-orang kafir yang mengingkari kenabian Rasulullah SAW dengan argumentasi dan alasan yang sederhana serta menertawakan. Akal dan pikiran mereka tidak bisa menerima bahwa seorang utusan Allah adalah manusia biasa seperti mereka, yakni yang memakan makanan dan berjalan masuk-keluar pasar untuk mencari nafkah.

Al-Maraghi menafsirkan ayat tersebut bahwa Allah menceritakan kaum musyrikin menyebut sifat-sifat yang menurut mereka menyebabkan Rasulullah SAW tidak dapat menjadi utusan Allah. Seakan-akan mereka berkata, "Apa yang melebihkannya (Muhammad SAW) atas kita dan membuatnya mengaku-aku kenabian, sedangkan dia makan seperti kita makan dan dia minum sebagaimana kita? Dia berjalan di pasar-pasar untuk mencari rezeki, sebagaimana kita melakukannya. Jadi, dia seperti kita juga."

Menurut mereka, seorang rasul tidak makan, tidak minum, dan tidak mencari rezeki. Seakan-akan mereka berkata, ”Mengapa tidak diberi kelebihan (kenabian) atas kita?”

Dalam menafsirkan ayat di atas, Abu Ja’far menyatakan, seakan-akan orang-orang musyrik berkata, dengan nada meledek, "Mengapa tidak dijatuhkan kepadanya (Muhammad SAW) harta dari emas dan perak, sehingga tidak perlu bersusah payah mencari kehidupan?"

Pada intinya, orang-orang kafir nan musyrik itu berkata demikian tidak lain disebabkan oleh kelemahan dan kepicikan otak. Sebab, perbedaan para rasul dengan manusia lainnya tidak terletak pada perkara-perkawa indrawi, melainkan sifat-sifat ruhaniah dan kejiwaan. Allah membuat jiwa para utusan-Nya bersih.

Tak berdosa

Semula, para sahabat Nabi Muhammad SAW merasa berdosa apabila mereka melakukan pekerjaan duniawi pada waktu musim haji. Alhasil, banyak orang Muslim itu menutup warung-warung dan toko-toko mereka.

Kemudian, Allah memberi tahu mereka, melalui Nabi-Nya, bahwa berdagang untuk mencari kemurahan Allah diperbolehkan jika diikuti dengan keikhlasan dalam melaksanakan ibadah haji.

Sejak zaman Jahiliyah, Baitullah di Makkah memang marak didatangi orang-orang dari pelbagai penjuru Jazirah Arab, terlebih pada musim haji. Dzul Majaz dan Ukazh adalah beberapa titik yang kerap menjadi pusat bisnis pada tiap bulan haji.

Ketika Islam datang, seakan-akan kaum Muslimin tidak menyukai hal itu hingga turun wahyu dari-Nya, yakni Alquran surah al-Baqarah ayat ke-198. Artinya, "Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu. Maka apabila kamu bertolak dari Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy’arilharam. Dan berdzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepadamu, sekalipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang yang tidak tahu."

Tenanglah hati kaum Muslimin saat ayat itu turun pada musim haji. Jelaslah bahwa berusaha mencari rezeki yang halal selama mengerjakan haji adalah dibolehkan. Itu selama usaha tersebut dilakukan secara sambilan, bukan menjadi tujuan. Hal yang pokok adalah mengerjakan ibadah haji dengan penuh takwa kepada Allah dan dengan hati yang tulus-ikhlas.(rep)

 


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jauh sebelum ilmu pengetahuan m.

Dakwatuna

Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.

Dakwatuna

Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama

Senin, 20 Juli 2026 - 10:36:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.

Dakwatuna

Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:20:33 WIB

RADARPEKANBARU..COM - Rasulullah SAW dalam berbagai .

Dakwatuna

Kunci Surga Menurut Hadits Nabi: Syahadat dan Sholat

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14:48 WIB

Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan kunci.

Dakwatuna

Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:51:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya salah satu kebutuh.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini
22 Juli 2026
Parade Makanan Melayu Mahasiswa FBN Tangkerang Tengah Berlangsung Meriah
22 Juli 2026
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
21 Juli 2026
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
21 Juli 2026
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
21 Juli 2026
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
21 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
  • 2 Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
  • 3 Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
  • 4 Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
  • 5 Sugiono Tegaskan Komitmen RI Tuntaskan CoC Laut China Selatan Tahun Ini
  • 6 Parade Makanan Melayu Mahasiswa FBN Tangkerang Tengah Berlangsung Meriah
  • 7 SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com