• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2830 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2782 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2788 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2773 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2772 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Berpuasa dengan Cinta: Bukti Ketulusan Hati Seorang Hamba Mencintai Allah

Redaksi Radarpku

Senin, 09 Maret 2026 05:59:26 WIB
Cetak
Berpuasa dengan Cinta: Bukti Ketulusan Hati Seorang Hamba Mencintai Allah

RADARPEKANBARU.COM - Ramadhan merupakan bulan istimewa yang perlu dimaknai dan disikapi secara positif dengan rasa syukur dan Bahagia. Karena kita mendapatkan kesempatan emas untuk beribadah Ramadhan dengan segala keistimewaannya yang luar biasa dalam rangka meningkat kualitas iman, ilmu, dan amal shalih kita.

Namun, ada sebagian orang yang menyikapi Ramadhan secara negatif. Puasa itu memberatkan, melelahkan, membuat lemas, kurang bertenaga, mudah mengantuk, dan menurunkan produktivitas. Sebagian orang yang tidak sanggup berpuasa, karena sakit parah atau bekerja berat dan banyak menguras tena, sejatinya mendapatkan keringanan (rukhshah) boleh tidak berpuasa.

Secara historis, Ramadhan itu bulan perjuangan dan kemenangan. Perang Badar, Pembebasan kota Mekkah (Fathu Makkah), Perang Tabuk, dan Kemerdekaan Republik Indonesia terjadi di bulan Ramadhan. Selain sarat dengan etos kerja dan perjuangan, Ramadhan merupakan pendidikan mental spiritual untuk pembebasan diri dari hawa nafsu dan godaan setan.

Karena itu, seruan berpuasa bagi orang-orang beriman perlu diresponi dengan penuh cinta. Karena memang Ramadhan itu bulan cinta: cinta Allah kepada hamba-Nya, dan cinta hamba kepada Sang Maha Pengasih dan Penyayang, Allah SWT. Karena sangat mencintai hamba-Nya, Allah SWT menjadikan Ramadhan sebagai bulan penuh cinta kasih, khususnya cinta pengampunan dosa-dosa hamba-Nya. 

‘Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW. “Ya Rasulullah, jika aku mendapati malam kemuliaan (lailatul qadar), doa apa yang harus aku panjatkan kepada Allah SWT?” Rasulullah menjawab: “Berdoalah: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf. Engkau mencintai pemberian maaf. Karena itu, maafkanlah dan ampunilah dosa-dosaku.” (HR At-Turmudzi)

Cinta Allah kepada hamba-Nya harus direspon positif dengan menunjukkan cinta tulus yang disertai ketaatan. “Katakanlah, jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 

Berpuasa dengan cinta merupakan ekspresi kesucian dan ketulusan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah dan selalu merasa diawasi oleh-Nya (muraqabatullah). Berpuasa dengan cinta menghendaki puasa lahir batin, puasa totalitas: puasa perut dan syahwat di bawah perut, puasa anggota badan, puasa pancaindera, puasa hati dan pikiran. Puasa totalitas, menurut terminologi Imam al-Ghazali, merupakan puasa superistimewa (shaum khawash al-khawash), puasa di atas rata-rata orang kebanyakan.

Berpuasa dengan cinta harus dijalani dengan memahami dan mengamalkan paket kurikulum Ramadhan secara holistik (menyeluruh), sehingga dapat mengantarkan kepada tujuan puasa, yaitu menjadi pribadi yang bertakwa (QS al-Baqarah [2]: 183). Berpuasa dengan cinta sejati merupakan ekspresi rasa syukur, aktualisasi sabar, dan habituasi karakter disiplin dalam meneladani sifat-sifat Allah SWT.

Sifat Allah yang selalu dijadikan pembuka setiap surat Alquran, kecuali Surah at-Taubah, adalah ar-Rahman ar-Rahim, Maha Pengasih Maha Penyayang. Meraih cinta dan kasih sayang Allah itu menghendaki cinta sejati dan sepenuh hati dalam beribadah. Meneladani sifat kasih sayang-Nya dalam berpuasa berarti harus bermurah hati, berempati, berjiwa dermawan, beretos filantropis, menyantuni, dan menyayangi sesama melalui pembudayaan aksi berbagi: zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWA).

Kehidupan sosial dalam berbangsa dan bernegara menghendaki para perindu surga (orang-orang yang berpuasa) untuk mencintai sesama dengan bersikap empati dan peduli, gemar bersedekah, berderma, dan membantu sesama. Karena, “Seseorang tidak dinilai beriman, sebelum mengasihi saudaranya, sebagaimana mengasihi dirinya sendiri.” (HR Muslim) Mengasihi fakir miskin dan mereka yang kesulitan ekonomi merupakan manifestasi solidaritas kemanusiaan berbasis cinta Ilahi.

Aktualisasi berpuasa dengan cinta itu sangat indah dan meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan. Pertama, berpuasa dengan cinta mengedukasi kejujuran mental spiritual dalam mengimani dan mengamalkan perintah Allah dan Rasul-Nya. Hamba bertakwa sudah semestinya peduli dan mengasihi kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan bantuan), dan orang-orang yang meminta dengan memberikan sebagian harta yang dicintainya. (QS al-Baqarah [2]: 177). Pribadi bertakwa itu mencintai kebajikan (QS al-Baqarah [2]: 189)

Kedua, berpuasa dengan cinta itu memerdekakan hamba dari godaan hawa nafsu dan syahwat duniawi, sehingga melahirkan pribadi yang bermental dermawan, berjiwa filantropis, bukan pengemis dan korup. Tangan filantropisnya selalu berada di atas daripada di bawah karena tulus memberi dan berbagi sebagian rezeki yang dicintainya kepada fakir miskin dan kaum mustadh’afin (golongan lemah, tidak berdaya).

Searah dengan jalan takwa yang mengantarkan kepada surga, hamba yang berpuasa dengan cinta tidak akan sampai kepada kebajikan sempurna sebelum membelanjakan sebagian harta yang dicintainya (QS Ali Imran [3]: 92). Jadi, berpuasa dengan cinta merupakan pembebasan diri dari karakter kikir, rakus, dan cinta dunia menuju pribadi bertakwa yang dermawan,  bermurah hati, dan sudah selesai dengan urusan pribadinya. Bukankah banyak pejabat negeri ini yang “tidak pernah selesai dengan dirinya”, sehingga meskipun sudah kaya raya tetapi masih juga melakukan korupsi. 

Ketiga, berpuasa dengan cinta itu bermental hebat dan kuat, siap hidup sederhana, hemat, dan sehat. Dilatih hidup sederhana, bergaya hidup sehat dan hemat karena puasa didesain untuk “mengerem” nafsu konsumerisme dengan membatasi pola makan dan minum. Bahkan Nabi SAW meneladankan puasa sehat itu dengan “manajemen perut” yang proporsional, berdisiplin positif dengan mengasupi sepertiga kapasitas perutnya untuk makanan, sepertiganya lagi untuk minuman, dan sepertiga lainnya dikosongkan untuk pernafasan. 

Berpuasa dengan cinta juga menghendaki pengendalian nafsu belanja, pola konsumsi, dan pola makan, sehingga anggaran pengeluaran finansial selama Ramadhan bisa lebih dihemat. Pola hidup sederhana, hemat, sehat, dan bermental hebat itu membuahkan spirit altruistik, empati, peduli, dan menyayangi sesama. Berpuasa dengan cinta mengedukasi pentingnya bermental kaya, mulia, dan berakhlak qana’ah (merasa cukup, ridha, dan pandai bersyukur). 

Keempat, berpuasa dengan cinta merupakan jalan kemenangan dan kebahagiaan. “Siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka itulah yang mendapat kemenangan.” (QS an-Nur [24]: 52). 

Dengan keikhlasan, kebersyukuran, kesabaran, ketahanan mental spiritual, dan kedermawanan sosial, hamba yang berpuasa dengan cinta pasti merasakan kegembiraan dan kebahagiaan. “Orang yang berpuasa itu merasakan dua kebahagiaan: bahagia saat berbuka dan bahagia ketika berjumpa dengan Tuhannya.” (HR Muslim dan Ahmad). 

Kelima, berpuasa dengan cinta sejatinya merupakan manifestasi dari kecintaan Tuhan kepada hamba-Nya, sehingga puasa itu diklaim sebagai milik-Nya. “Puasa itu khusus untuk-Ku; dan Akulah yang akan memberi ganjaran kepada orang yang berpuasa (sesuai dengan kasih sayang-Ku kepadanya)” (HR Muslim). Puasa menjadi ibadah paling spesial  di mata Allah SWT, sehingga bau mulut hamba yang berpuasa itu di mata Allah lebih wangi daripada minyak parfum kesturi.

Berpuasa dengan cinta tidak hanya mementingkan kesalehan personal semata, tetapi juga mengutamakan ketakwaan otentik dan kesalehan sosial, dengan mengedepankan tadarus kemanusiaan, tadarus cinta, berjiwa altruistik, dan mengasihi yang lemah dan tidak berdaya, karena berbagai tekanan sosial ekonomi yang semakin menghimpit. 

Berpuasa dengan cinta mendekatkan hamba bertakwa tidak hanya cinta Tuhan, tetapi juga cinta kemanusiaan otentik tanpa pamrih dan pencitraan. Berpuasa dengan cinta pada gilirannya dapat mengantarkan kepada kebahagiaan surga duniawi sekaligus kenikmatan surga ukhrawi.

Jadi, berpuasa dengan cinta itu hebat dan nikmat, karena digerakkan oleh iman dan hati yang ikhlas, dipandu ilmu yang memadai, dan diteguhkan oleh mentalitas pandai bersyukur dan bersabar dalam menghadapi segala ujian kehidupan. Kenikmatan berpuasa dapat membuahkan rasa rindu untuk selalu bertemu dan dekat dengan Allah SWT, sekaligus merindukan surga-Nya. 

Karena kita tidak pernah tahu –dan memang tidak akan diberi tahu— apakah perjumpaan dengan Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan terakhir kita atau tidak, maka berpuasa dengan cinta penting menjadi pilihan cerdas kita sebagai hamba bertakwa yang berhati mulia yang mengharapkan kasih sayang dan ampunan-Nya.  (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Cerdas Menghadapi Kematian

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:21:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam Alquran surah Ali Imran a.

Dakwatuna

5 Hiasan Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:07:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia ini hanyalah sementara. N.

Dakwatuna

Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:24:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harta merupakan nikmat sekaligu.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Bersegera dalam Kebaikan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:17:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
03 Juli 2026
Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
03 Juli 2026
Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
03 Juli 2026
Cerdas Menghadapi Kematian
03 Juli 2026
Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari
03 Juli 2026
AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
03 Juli 2026
Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK
02 Juli 2026
Kunjungan Wisatawan Asing ke Riau Melonjak 24,68 Persen, Malaysia Mendominasi Sektor Perhotelan Bergairah
02 Juli 2026
Harga Emas Antam Naik, Buyback Menguat Lebih Tinggi
02 Juli 2026
Suhardiman Amby Tersangka, Muklisin Jabat Plt Bupati Kuansing
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
  • 2 Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
  • 3 Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
  • 4 Cerdas Menghadapi Kematian
  • 5 Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari
  • 6 AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
  • 7 Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com