5 Manfaat Amal Saleh yang akan Diperoleh Seorang Hamba Secara Tunai di Kehidupan Dunia
RADARPEKANBARU.COM - Perbuatan baik memiliki buah di dunia dan akhirat, yang ditemukan oleh seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam kehidupan eskatologisnya
Amal saleh adalah segala sesuatu yang diridhai oleh Allah Ta'ala, baik berupa perkataan maupun perbuatan.
Amal saleh mencakup amal hati dan amal anggota badan, sehingga amal-amal hati yang paling agung, seperti tauhid, takut kepada Allah Ta'ala, doa, tawakkal, berharap kepada-Nya, dan keterikatan kepada-Nya, adalah bagian dari amal saleh
Bahkan menjadi dasar dari amal saleh. Juga mencakup semua perbuatan anggota badan, seperti kaki berdiri dalam shalat, kening bersujud dalam sujud, tangan bergerak dalam berinfak, dan seterusnya.
Begitu juga semua yang berhubungan dengan anggota badan seperti lidah, mata, dan telinga, semuanya termasuk dalam berbagai macam ibadah, akan tetapi masuknya amal kebaikan tersebut tidak hanya di dunia saja, akan tetapi sampai ke akhirat.
Pertama, kebahagiaan dan kehidupan yang baik
Kebahagiaan adalah tujuan yang dicari oleh semua manusia, apa pun keyakinan dan bahasanya, dan itu hanya dapat ditemukan dalam ketaatan kepada Allah SWT dan ketaatan kepada Rasul-Nya dan bersegera melakukan setiap tindakan yang dicintai dan diridhai Allah SWT. Dia berfirman:
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS an-Nahl: 97).
Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya Tafsir al-Quran al-Adhim, mengatakan ini adalah janji Allah -Ta'?l?- kepada siapa saja yang mengerjakan amal saleh, yakni amal yang mengikuti Kitabullah dan Sunnah Nabi, baik laki-laki maupun perempuan dari kalangan anak cucu Adam yang hatinya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan meyakini bahwa amal yang diperintahkan itu halal dari Allah-, maka Allah akan memberikan kepadanya kehidupan yang baik di dunia, dan akan memberi balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan di akhirat kelak.
Kedua, melindungi keluarga, keturunan, dan harta benda
Jika Anda ingin mengamankan masa depan anak-anak Anda, itu bukan dengan memiliki banyak uang, tanah atau real estate, tetapi dengan menaati Tuhan bumi dan langit, melindungi mereka dan diri Anda sendiri dengan ketakwaan. Allah SWT berfirman:
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
Ayat ini diperjelas dengan surat al-Kahfi ayat 82. Muhammad ibn al-Mankadir mengatakan Allah melindungi hamba-Nya yang beriman pada anaknya, anak dari anaknya, keturunannya, dan orang-orang yang ada di sekelilingnya.
Ketiga, faktor penyebab menghilangkan kekhawatiran, mengungkap kesedihan dan kesusahan, dan pemenuhan kebutuhan. Jika sedang dilanda kekhawatiran dan kesulitan maka bersegeralah melakukan amal baik.(rep)
Ketika Umat Nabi Muhammad Menjadi Saksi bagi Umat Nabi Nuh di Hari Kiamat
RADARPEKANBARU.COM - Umat.
Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat
RADARPEKANBARU.COM - Sejumlah peperangan besar terja.








