Indonesia Siap-Siap Tambah Jumlah Pesawat
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan jumlah armada pesawat Indonesia sangat terbatas.
Menurut Erick Indonesia membutuhkan total 700 unit pesawat untuk memperluas operasional industri penerbangan. Namun, pasca Covid-19 jumlah pesawat di Indonesia telah menyusut menjadi hanya 390 unit.
Erick mengatakan, solusi solusi untuk menambah jumlah armada pesawat adalah menjalin kerja sama dengan para produsen pesawat global seperti Airbus, Boeing, produsen pesawat dari Rusia ataupun COMAC China.
"Jadi solusi-solusi ini mau tidak mau harus bekerja sama, apakah dengan Airbus, Boeing, ataupun COMAC dari China, ataupun pesawat dari Rusia yang merupakan produsen pesawat dan kita harus bekerja sama," kata Erick di Jakarta, dikutip Jumat 6 Desember 2024.
Erick tidak ingin sampai 10 tahun ke depan Indonesia masih terbelenggu dengan jumlah pesawat yang sama.
"Ini sangat membahayakan dikarenakan kita sendiri merupakan negara kepulauan," kata Erick.
Erick menuturkan, nantinya pemerintah Indonesia akan berdiskusi langsung dengan bank ekspor impor AS (Exim Bank) maupun pihak lessor pesawat terkait pengadaan pesawat Boeing.
Untuk menindaklanjuti penjajakan ini, Erick akan mengajak Menteri Perhubungan (Menhub) dan Menteri Investasi/Kepala BKPM untuk memuluskan rencana kerja sama dengan Boeing.(rml)
Terbongkarnya Penyadapan Jadi Momen Prabowo Bersihkan Menteri Geng Solo
RADARPEKANBARU.COM - Dugaan penyadapan ilegal terhad.
KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.
Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas
RADARPEKANBARU.COM - .
Riau Dikeluarkan dari Daftar 6 Provinsi Prioritas Nasional
RADARPEKANBARU.COM - Upaya maksimal Pemerintah Provi.








