Sudah Berusaha Keras tapi Hasil tak Sesuai Target, Ingat Rezeki tak Semata Nominal
Dalam buku Saripati Ihya Ulumiddin Imam Ghazali karya Syekh Jamaluddin Al-Qasimi dijelaskan, seseorang yang dilimpahkan kemampuan seharusnya merasa bersyukur untuk dapat beraktivitas dan mencari rezeki. Sebab Allah menciptakan bumi untuk manusia tempati lengkap dengan rezeki yang ditebarkan seluas-luasnya.
Allah berfirman dalam Alquran Surat Al-A’raf ayat 10:
Al-A’raf Ayat 10
"Wa laqad makkannaakum fil ardi wa ja'alnaa lakum fiihaa ma'aayish; qaliilam maa tashkuruun."
Yang artinya, "Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur."
Imam Ghazali menjelaskan bahwa Allah menjadikan bumi sebagai nikmat untuk manusia dan menuntut syukur terhadapnya atas apa yang diberi. Artinya, manusia memang harus terlebih dahulu berikhtiar mencari rezeki dan penghidupan yang halal dengan tujuan rasa syukur yang perlu dihaturkan.
Nilai dari rezeki yang didapatkan atas ikhtiar yang dilakukan bukan lagi tentang nominal, namun tentang bagaimana aktivitas itu dapat menjadikannya pribadi yang lebih berisi.(rep)
Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba
RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.
Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati
Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .








