• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2670 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 5011 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 5043 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4977 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5134 Kali

  • Home
  • Internasional

Indonesia Ajak Negara Asia Pasifik Mitigasi Perubahan Iklim

Redaksi Radarpku

Kamis, 10 Oktober 2024 11:05:29 WIB
Cetak
Indonesia Ajak Negara Asia Pasifik Mitigasi Perubahan Iklim
RADARPEKANBARU.COM - Indonesia bersama negara-negara Asia Pasifik membahas langkah-langkah kolaboratif di tingkat regional guna menghadapi tantangan dalam perubahan iklim di kawasan melalui solusi inovatif dengan pendekatan berbasis laut pada Regional Dialogue on Ocean-Based Climate Action (OBCA).

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo menyampaikan aksi iklim berbasis laut menawarkan peluang besar untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan sosial, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

"Indonesia percaya dengan mengoptimalkan peran laut dalam mitigasi perubahan iklim di kawasan ini dapat menciptakan solusi yang berdampak positif bagi generasi mendatang dan memperkuat upaya dalam mempercepat pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 13 (Aksi Iklim) dan SDG 14 (Kehidupan di Bawah Air),” ujar Victor dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 9 Oktober 2024.

Sebagai bagian dari OBCA, Indonesia juga bekerja sama dengan negara-negara kepulauan lainnya, termasuk Fiji dan Maladewa, dalam menyusun resolusi bersama untuk mempercepat aksi iklim berbasis laut di tingkat internasional. Pada tahun 2023, Indonesia ikut menginisiasi Resolusi 79/2 UN ESCAP, yang bertujuan untuk memperkuat komitmen negara-negara anggota dalam melindungi dan melestarikan sumber daya laut sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.

Victor juga menyampaikan, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk memainkan peran penting dalam agenda global ini, sejalan dengan posisi negara yang memiliki wilayah laut yang luas dan kekayaan sumber daya pesisir yang luar biasa.

Di sela-sela agenda OBCA, Victor yang juga memimpin Delegasi Republik Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP). Pertemuan ini membahas sejumlah isu penting terkait kebijakan kelautan dan iklim Indonesia serta potensi kerja sama internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Victor menjelaskan lima prioritas program kelautan, termasuk target pengembangan kawasan konservasi laut yang mencapai 30 persen pada tahun 2045. Saat ini, Indonesia telah berhasil mencatatkan sekitar 10 persen dari total target tersebut, didukung oleh strategi nasional yang komprehensif.

“Indonesia akan menambahkan sektor baru dalam Nationally Determined Contribution (NDC) ke-2, yaitu sektor kelautan. Pada sektor ini, dua aksi iklim telah diidentifikasi yakni mitigasi perubahan iklim melalui pengembangan Blue Carbon berbasis lamun sebagai inisiatif pertama di kawasan Asia Pasifik, dan adaptasi melalui pengelolaan kawasan konservasi untuk mendukung ketahanan pesisir (coastal resilience) dan ketahanan pangan biru (blue food security),” terangnya.

Informasi terkait perkembangan terbaru terkait Blue Economy Roadmap 2023-2045 yang telah dikeluarkan oleh Indonesia. Salah satu komponen penting dalam peta jalan tersebut adalah penerapan ocean accounting yang digunakan untuk memonitor dan menghitung dampak kebijakan ekonomi biru terhadap lingkungan.

Executive Secretary UNESCAP, Armida Salsiah Alisjahbana mengapresiasi komitmen Indonesia terhadap inisiatif OBCA dan menekankan pentingnya peran ESCAP sebagai wadah yang tepat untuk membahas isu-isu kelautan di Asia Pasifik. Dengan karakteristik geografis kawasan ini, UNESCAP menekankan bahwa isu kelautan bersifat lintas batas (transboundary) sehingga membutuhkan kerja sama yang erat di tingkat regional.

“UNESCAP memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pusat pelatihan Mangroves Center di Bali serta menjajaki potensi diskusi lebih lanjut terkait pembiayaan dan investasi dengan mitra pembangunan. Diharapkan, Indonesia dapat berperan sebagai pemimpin dalam kerja sama antar negara, terutama pada Pilar 1 dan Pilar 4 yang dibahas dalam Regional Dialogue ini, termasuk kerja sama South-South Cooperation dan kolaborasi dengan negara mitra lainnya,” jelas Armida.

UNESCAP juga menyebutkan peluang untuk membawa hasil dari dialog regional ini ke COP-29 dan mempromosikannya melalui Pavilion Indonesia atau Pavilion PBB, sebagai bentuk kontribusi Indonesia dalam aksi iklim global.

Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus bersinergi dengan berbagai pihak khususnya dalam pengelolaan ruang laut yang mendukung program ekonomi biru.(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 - 08:54:17 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun Mengabdi

Jumat, 06 November 2026 - 09:23:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia sepak bola internasional .

Internasional

Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS

Kamis, 05 November 2026 - 06:06:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris

Rabu, 04 November 2026 - 06:10:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Indonesia Desak Rusia Berhenti Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran

Selasa, 03 November 2026 - 04:47:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Menlu RI di G20: Ketahanan Nasional Jadi Kunci Stabilitas Global

Senin, 02 November 2026 - 05:23:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Indonesia mendorong penguatan p.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
07 November 2026
Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
07 November 2026
PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
07 November 2026
Mengenal Istilah Makar dalam Islam
07 November 2026
Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
07 November 2026
Palestina dan Percaturan Imperium Global
07 November 2026
Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
06 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
06 November 2026
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
06 November 2026
Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
06 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
  • 2 Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
  • 3 PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
  • 4 Mengenal Istilah Makar dalam Islam
  • 5 Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
  • 6 Palestina dan Percaturan Imperium Global
  • 7 Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com