• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2670 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 5011 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 5043 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4977 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5135 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Bersedekah dengan Makanan

Redaksi Radarpku

Selasa, 27 Agustus 2024 09:18:36 WIB
Cetak
Bersedekah dengan Makanan
RADARPEKANBARU.COM - Sahabat Nabi yang bernama Abu Azar Al Ghifari merupakan sahabat Rasulullah Saw yang sangat miskin. Bahkan, ia adalah sahabat termiskin di antara sahabat-sahabat Rasulullah lainnya.

Nama lengkapnya adalah Abu Dzar Jundab bin Junadah bin Sufyan al Ghifari. Ia berasal dari suku Ghifar, sebuah suku yang tinggal di lembah Waddan yang menghubungkan Makkah dengan daerah lainnya. Mereka hidup jauh dari peradaban kota.

Meskipun sangat miskin, Rasulullan saw, tetap merintahkan Abu Dzar untuk bersedekah. Dikutip dari buku Rizem Aizid, “Para Musuh Allah”, Abu Dzar lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, dengan apa saya bisa bersedekah?”

Lalu Rasulullah Saw menjawab, "Kalau engkau membuat sop, perbanyaklah kuahnya dan hendaknya engkau bagikan kepada tetanggamu."

Kemudian, Abu Dzar menjawab, "Tetapi sop saya istimewa, ya Rasulullah,”

"Apa maksudmu?" Rasulullah Saw bertanya.

"Sop saya hanya terdiri atas air putih yang dibubuhi garam dan sedikit irisan bawang."

Lalu apa jawaban Rasulullah Saw? "Tidak mengapa," terang beliau.

Kemudian, Abu Dzar pun melaksanakan perintah Rasulullah Saw. Sehingga, tetangga yang menerima sedekah sop dari Abu Dzar merasa terharu. Tetangga itu pun kemudian membalasnya dengan menu yang lebih baik.

Abu Dzar al Ghufari menjadi Pelindung Kaum Dhuafa

Sebagai suku yang hidup di pedalaman (pegunungan), suku Ghifar secara turun temurun dikenal sebagai gerombolan perampok yang sangat ditakuti. Di damping itu, mereka juga dikenal tahan terhadap penderitaan, kekurangan, dan kelaparan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka merampok para pedangan yang lewat di daerah mereka. Dan di antara orang-orang Bani Ghifar, orang paling kejam dan paling buruk tabiatnya ialah Abu Dzar Al Ghifari.

Dikutip dari buku The Great Sahabat karya Rizem Aizid, Abu Dzar al-Ghifari Ra. tidak selamanya menggeluti profesi turunan sebagai perampok tersebut. Allah Swt. segera memberinya hidayah sehingga ia insaf dan bertaubat. Sesungguhnya, Abu Dzar dalam hatinya terdapat sifat yang baik, namun karena ia dibesarkan di keluarga yang moralnya rusak, ia pun terpengaruh.

Abu Dzar akhirnya memeluk Islam dan dengan lantang mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan orang-orang kafir Makkah. Akibat dari perbuatannya itu, Abu Dzar al-Ghifari mendapat serangan bertubi-tubi dari orang-orang kafir Makkah.

Mereka melempari Abu Dzar dengan batu. Akibatnya, tubuh Abu Dzar al-Ghifari Ra. terluka parah hingga menyebabkan ia hampir mati. Beruntungnya, paman Rasulullah Saw yaitu Abbas yang sudah memeluk Islam segera menolongnya.

Penyerangan bertubi-tubi terhadap Abu Dzar berhenti setelah Abbas menyadarkan seluruh penduduk Makkah bahwa Abu Dzar berasal dari suku Ghifar. Karena apabila Abu Dzar meninggal, maka tidak ada jalan lagi bagi penduduk Makkah untuk pergi ke Syam. Pun demikian, barang-barang kebutuhan mereka yang datang dari Syam tidak akan sampai ke Makkah. Maka, berhentilah siksaan dan serangan yang dilakukan orang-orang Makkah terhadap Abu Dzar.

Selanjutnya, Abu Dzar menjadi sahabat Nabi SAW yang sangat masyhur. Ia dikenal karena kezuhudan dan keilmuan yang dimilikinya. Ia juga berhasil mengislamkan hampir seluruh sukunya.

Sementara itu, kezuhudan Abu Dzar al-Ghifari Ra dapat dilihat dari penolakannya terhadap gaya hidup kapitalistis. Abu Dzar al-Ghifari Ra. merupakan pribadi yang sangat dermawan. la tetap berpegang pada prinsip egaliter Islam.

Dalam hal kekayaan, Abu Dzar al-Ghifari Ra. sangat keras pendiriannya. la termasuk orang yang berpendapat bahwa menyimpan harta yang lebih dari keperluan hukumnya haram.

Pendirian Abu Dzar al-Ghifari Ra. itu berbeda dengan para sahabat yang lain. Mereka membolehkan menyimpan harta dengan syarat harta itu telah dizakati.

Kesederhanaan Abu Dzar al-Ghifari Ra, juga telah disabdakan oleh Rasulullah Saw. sebelum beliau meninggal. Beliau pernah berkata kepada Abu Dzar al-Ghifari Ra. sebelum wafat, "Abu Dzar akan tetap sama sepanjang hidupnya."

Dengan prinsip yang dipegangnya itu, Abu Dzar telah menjadi pelurus bagi para penguasa dan pelindung bagi kaum dhuafa.

Saat Abu Dzar al-Ghifari Ra. pindah ke Syria, ia juga menjadi pembela kaum dh'afa. Di tempat barunya itu, ia melihat dengan mata kepala sendiri Mu'awiyah hidup bermewah-mewahan. Abu Dzar al-Ghifari Ra. pun kemudian membangkitkan kaum tertindas untuk melawan kaum borjuis. Ajaran egaliternya membangkitkan masa melawan penguasa dan kaum borjuis di Syria.

Pada akhirnya, prinsip dan ajaran egaliter Abu Dzar al-Ghifari Ra. itu mengilhami lahirnya sejumlah tokoh penting di era berikutnya, di antaranya; Hasan Bashri, Ahmad bin Hanbal, Ibnu Taimiyah, dan masih banyak lagi. Atas pencapaian Abu Dzar al-Ghifari Ra. itulah, Amirul Mukminin keempat Ali bin Abi Thalib Ra. pernah berkata,

"Saat ini, tidak ada satu orang pun di dunia, kecuali Abu Dzar, yang tidak takut kepada semburan tuduhan yang diucapkan oleh penjahat agama, bahkan saya sendiri pun bukan yang terkecuali."(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengenal Istilah Makar dalam Islam

Sabtu, 07 November 2026 - 09:05:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 - 08:56:53 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?

Jumat, 06 November 2026 - 09:29:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan

Rabu, 04 November 2026 - 06:18:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya Allah SWT menurunk.

Dakwatuna

Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta

Selasa, 03 November 2026 - 04:58:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sholat merupakan kewajiban utam.

Dakwatuna

Jumadil Awal, Bulan Bersejarah Pernikahan Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah

Senin, 02 November 2026 - 05:58:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
07 November 2026
Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
07 November 2026
PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
07 November 2026
Mengenal Istilah Makar dalam Islam
07 November 2026
Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
07 November 2026
Palestina dan Percaturan Imperium Global
07 November 2026
Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
06 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
06 November 2026
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
06 November 2026
Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
06 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Selidiki Akun TikTok Catut Nama Plt Gubernur Riau
  • 2 Soal Putusan PTUN Tentang HGB 133 Ruko di STC, Pemko Pekanbaru Segera Konsultasi ke Kemendagri
  • 3 PPPK Paruh Waktu Pemko Pekanbaru Segera Diusulkan Jadi Penuh Waktu
  • 4 Mengenal Istilah Makar dalam Islam
  • 5 Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional
  • 6 Palestina dan Percaturan Imperium Global
  • 7 Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com