• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2014 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4361 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4364 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4314 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4429 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Ketika Rasulullah dan Kaum Muslimin Jadi Korban Boikot

Redaksi Radarpku

Kamis, 01 Agustus 2024 10:51:41 WIB
Cetak
Ketika Rasulullah dan Kaum Muslimin Jadi Korban Boikot
RADARPEKANBARU.COM - Salah satu kezaliman yang dilancarkan kaum musyrik Quraisy adalah pemboikotan. Aksi ini menyasar Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslimin di Makkah. Pengepungan dalam hal sosial dan ekonomi itu berlangsung sekira tiga tahun.

Nabi SAW beserta umat Islam dipaksa meninggalkan rumah masing-masing. Mereka diarahkan untuk tinggal di lembah perbukitan Makkah yang sempit.

Persediaan makanan untuk Rasulullah SAW dan kaum Muslimin hanya dikirim oleh beberapa non-Muslim di Makkah yang merasa kasihan pada mereka. Di antaranya ialah Hakeem bin Khuzam, keponakan Khadijah, dan Al-Mot'am bin 'Adi. Setiap beberapa pekan sekali, mereka secara sembunyi-sembunyi mengirimkan logistik kepada Rasulullah SAW dan Muslimin.

Sayangnya, semua itu sangat tidak memadai lantaran banyaknya jumlah orang yang mesti dibantu. Banyak Muslim saat itu terpaksa memakan dedaunan liar karena kelaparan.

Seperti dinukil dari buku al-Buthi yang berjudul Fiqh as-Sirah, masa pemboikotan berlangsung sejak bulan Muharram tahun ketujuh sejak kenabian hingga Muharram tahun ke-10 kenabian. Selama itu, kehidupan Nabi SAW dan Muslimin sangat menderita.

Padahal, yang dilakukan Rasulullah SAW hanyalah menyebarkan risalah kebenaran. Orang-orang yang mengikutinya semata-mata tergerak oleh iman. Yang diinginkannya bukanlah menjadi penguasa Makkah, melainkan tegaknya agama Allah SWT.

Gambaran penderitaan semakin jelas bagi kaum ibu dan bayi-bayi mereka. Dari balik tenda yang seadanya, suara tangis mengerang tanda perut-perut yang lapar.

Sebenarnya, umat Islam saat itu tidak dalam posisi miskin seluruhnya. Mereka "hanya" dicegah dari jual-beli. Setiap ada orang yang datang untuk menjual makanan kepada Nabi SAW, Abu Lahab langsung menyuruh sang penjual agar beralih kepadanya, yang lantas melipatgandakan harga barang.

“Wahai kalian para pedagang! Naikkan harga kalian untuk Muhammad dan para pengikutnya supaya mereka tidak dapat membeli apa pun!” begitu pekik Abu Lahab.

Memasuki bulan Muharram tahun ke-10 kenabian, pemboikotan justru mengundang lebih banyak kecaman dari orang-orang Arab. Banyak warga merasa tindakan Abu Lahab dan kawan-kawan sudah di luar batas kemanusiaan.

Sebelumnya, tokoh-tokoh Quraisy yang bersepakat melakukan embargo membuat perjanjian. Naskah perjanjian itu digantung pada dinding Ka’bah.

Yang tidak diketahui para pemuka Quraisy, sesungguhnya lembaran tersebut sudah koyak. Allah SWT telah mengirim sepasukan rayap untuk memakan lembar perjanjian itu.

Nabi SAW lalu menerima wahyu bahwa lembaran yang berisi perjanjian itu telah dimakan rayap. Beliau lantas mengabarkan hal itu kepada Abu Thalib. Paman Rasulullah SAW tersebut segera menghampiri para pemuka Quraisy untuk menyampaikan apa yang baru saja didengar dari keponakannya.

Ia memberi tahu mereka jika membuka Ka'bah dan menemukan perjanjian utuh, maka ia akan menyerahkan Nabi Muhammad SAW kepada mereka. Tetapi jika memang benar bahwa naskah perjanjian telah koyak, mereka harus mengakhiri boikot.

Maka dibukalah sisi tembok Ka'bah yang telah dipasangi naskah tersebut. Ini untuk memverifikasi apakah benar cerita dari Nabi SAW itu.

Ditemukan bahwa seluruh naskah perjanjian itu ternyata telah dimakan oleh rayap. Dari seluruh tulisan, hanya tersisa bagian yang menampilkan lafaz Allah.

Maka boikot pun dinyatakan berakhir. Menurut al-Buthi, di antara tokoh Quraisy yang tampil untuk mencabut embargo itu ada lima orang. Mereka ialah Hisyam bin Amr bin Harits, Zuhair bin Umayyah, Muth’im bin ‘Adi, Abul Bakhtari bin Hisyam, dan Zam’ah bin Aswad.

Setelah cobaan yang panjang dan menantang ini, beberapa kembali dengan kesehatan yang sangat buruk. Termasuk istri Nabi, Khadijah dan pamannya, Abu Thalib, yang saat itu berusia sekitar 80 tahun. Mereka berdua meninggal tak lama setelah pemboikotan berakhir.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:18:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:27:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.

Dakwatuna

Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati

Rabu, 30 September 2026 - 06:15:05 WIB

Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.

Dakwatuna

Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah

Senin, 28 September 2026 - 10:53:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Berumah tangga bagi seorang Mus.

Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jabatan Kapolda Riau Berganti!
03 Oktober 2026
Inflasi Riau September 2026 Capai 2,79 Persen, Kampar Tertinggi 3,21 Persen
03 Oktober 2026
Urai Antrean BBM, Mobil Bertonase Besar Jangan ke dalam Kota
03 Oktober 2026
Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
03 Oktober 2026
Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo
03 Oktober 2026
Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan
03 Oktober 2026
Riyan Ade Putra, S.IP Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa Lubuk Terap,: "Kades Harus Kreatif Mencari Anggaran Diluar Dana Desa Agar Pembangunan Tak Terhenti"
02 Oktober 2026
Deretan Pejabat Negara Dilantik Prabowo, Bahlil Rangkap Jadi Menko
02 Oktober 2026
Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
02 Oktober 2026
38 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Periksa Travel BMW
02 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jabatan Kapolda Riau Berganti!
  • 2 Inflasi Riau September 2026 Capai 2,79 Persen, Kampar Tertinggi 3,21 Persen
  • 3 Urai Antrean BBM, Mobil Bertonase Besar Jangan ke dalam Kota
  • 4 Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah
  • 5 Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo
  • 6 Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan
  • 7 Riyan Ade Putra, S.IP Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa Lubuk Terap,: "Kades Harus Kreatif Mencari Anggaran Diluar Dana Desa Agar Pembangunan Tak Terhenti"

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com