• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3094 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3067 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3054 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3056 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3054 Kali

  • Home
  • Ekonomi

ICW : Lepas Harga BBM Pada Harga Pasar, Langgar Konsitusi

Redaksi Radarpku

Rabu, 07 Januari 2015 17:45:39 WIB
Cetak
ICW : Lepas Harga BBM Pada Harga Pasar, Langgar Konsitusi

JAKARTA, RADARPEKANBARU.COM - Kebijakan pemerintahan Jokowi kembali mendapat sorotan. Kali ini, terkait kebijakan menghapus subsidi bahan bakar minyak khususnya premium dan menyerahkan harganya kepada mekanisme pasar. Kebijakan ini dinilai melanggar konstitusi khususnya Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Seperti diketahui, pemerintah per 1 Januari 2015 secara resmi menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk premium. Untungnya, kebijakan ini ditetapkan di tengah tren penurunan harga minyak dunia yang saat ini di bawah 60 dolar AS per barel.  Sehingga, harga premium turun menjadi Rp7.600 per liter dari harga sebelumnya Rp8.500 per liter.

Namun sebaliknya, kebijakan ini bisa menjadi menjadi kado pahit sekaligus bumerang untuk rakyat Indonesia, bila suatu saat harga minyak dunia melonjak. Dengan begitu, otomatis harga premium akan lebih mahal karena pemerintah tidak lagi memberikan subsidi. Sejumlah pengamat energi di Tanah Air memprediksi, harga minyak dunia kembali akan melonjak pada pertengahan tahun nanti.

Menurut Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran, Indonesia Corruption Watch (ICW) Firdaus Ilyas, pelepasan harga BBM terutama premium dan gas elpiji ukuran 12 kilogram kepada harga pasar, berpotensi melanggar konstitusi.

Selain itu, lanjutnya, pelepasan harga kepada mekanisme harga pasar juga berpotensi meniadakan proses pengawasan dan pertanggungjawaban terhadap sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak.

"BBM sebagai sektor yang menguasai hajat orang banyak. Penetapan itu bukan hanya menetapkan harga kemudian dilepas, tapi juga harga yang tidak sama dengan pasar," kata Firdaus, Selasa (6/1).

Ia mengatakan, kondisi ini akan bertentangan dengan semangat perbaikan dan reformasi pengelolaan migas yang disampaikan oleh pemerintah Jokowi-JK.

"Buruknya sistem dari hulu dan hilir, banyaknya praktik makelar. Bukannya mempersempit tapi malah memperluas rent seeking. Bukannya menghilangkan mafia-mafia migas tapi malah memunculkan mafia-mafia baru, dengan tambahan biaya distribusi misalnya," jelasnya.

Selain itu yang lebih parah adalah sistem disparitas yang digunakan pemerintah untuk menentukan harga akan memunculkan oknum. Oknum tersebut memanfaatkan disparitas untuk mencari celah korupsi.

Tidak hanya itu, ICW sebelumnya juga mengaku menemukan adanya potensi mark up pada harga BBM dan gas elpiji 12 kilogram tersebut. Berdasarkan perhitungan ICW, perkiraan harga keekonomian BBM untuk premium pada Januari 2015 adalah Rp7.013,67 per liter. Sehingga, penetapan harga premium versi pemerintah yang sebesar Rp7.600 per liter, berpotensi lebih mahal sebesar Rp586,33 per liter.


Kalau Naik, Ditinjau Ulang

Ketika dikonfirmasi terkait hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, pemerintah sudah mempertimbangkan hal tersebut. Menurutnya, pemerintah telah memiliki asumsi terkait perkembangan harga minyak dunia pada tahun ini.

"Kebijakan kemarin (penghapusan subsidi) sudah ada dasarnya. Tapi, kalau asumsinya berubah, tentu kebijakan akan kami tinjau ulang," ujarnya.

Sementara terkait dugaan adanya mark up untuk premium dan gas elpiji ukuran 12 kilogram, seperti temuan ICW, Sudirman mengatakan pihaknya harus melihat dulu detail laporan ICW tersebut. Bisa saja asumsi yang digunakan ICW berbeda dengan hitungan Pertamina.

Meski begitu, Sudirman tidak serta merta bakal mengabaikan laporan ICW tersebut. Sudirman mengaku akan mempelajarinya. "Akan saya komunikasikan juga ke Pertamina," Sudirman menambahkan. (rp/rm)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Ekonomi

Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 15:00:00 WIB

Radarpekanbaru – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos..

Ekonomi

Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.

Ekonomi

Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:58:35 WIB

JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.

Ekonomi

Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci

Jumat, 01 Mei 2026 - 17:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.

Ekonomi

BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman

Sabtu, 02 Mei 2026 - 20:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.

Ekonomi

Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik

Jumat, 17 April 2026 - 10:00:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
25 Juli 2026
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
25 Juli 2026
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
25 Juli 2026
China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
25 Juli 2026
Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
24 Juli 2026
Tanpa Menunggu APBD, Ketua Fraksi NASDEM DPRD Kampar Eko Sutrisno, Gerakkan Gotong Royong Perbaiki Jalan Lipatkain-Gema Kampar Kiri.
24 Juli 2026
11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
24 Juli 2026
Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
24 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
  • 2 Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
  • 3 Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
  • 4 Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
  • 5 Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
  • 6 China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
  • 7 Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com