PILIHAN +INDEKS
Bawaslu Riau Gandeng Ribuan Mahasiswa dan Pelajar
Awasi Pileg 2014
Ilustrasi
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com)- Untuk memantapkan pengawasan Pileg 2014, April mendatang, Bawaslu Riau bakal menggandeng 24 ribu pemilih pemula yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar untuk menjadi relawan pengawas Pemilu di masing-masing daerah di Riau. Gerakan ini akan dilaunching Kamis (12/12/2013) besok, di Gedung Juang Jalan Sudirman Pekanbaru.
Demikian hal tersebut disampaikan anggota Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, Divisi Organisasi dan SDM Rusidi Rusdan, Rabu (11/12/2013).
''Setiap kabupaten/kota, kita akan menggandeng 2 ribu mahasiswa dan pelajar sebagai pengawas pemilu, melalui masing-masing Panwaslu di daerah, sebagaimana program dan target Bawaslu se-Indonesia, yang mencanangkan 1 juta relawan pengawas Pemilu 2014,'' ujarnya.
Dalam launching program tersebut, menurut Rusidi pihaknya akan menandatangani MoU dengan 4 rektor universitas di Riau, di antaranya rector Universitas Islam Negri Suska, Universitas Riau, Uiversitas Islam Riau, dan Universitas Muhammadiyah Riau.
Selain itu, pihaknya juga akan mengadakan MoU dengan para mahasiswa yang sudah diajak bekerja sama. Bawaslu Riau juga akan mendatangkan pimpinan Bawaslu RI ke acara tersebut.
''Hari Kamis (12/12/2013) besok kita akan undang seluruh duta dan relawan, yang sudah kita jalin kerjasama, yaitu dengan mahasiswa UIN, UR, UIR, dan UMRI. Mereka akan menjadi icon kita untuk merekrut relawan pengawas pemilu sebelumnya. Kita juga bekerja sama dengan salah satu ormas, yaitu Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU),'' ungkapnya.
Selain di kampus, Bawaslu Riau juga mentargetkan akan merekrut pemilih pemula yang berasal dari pelajar SMA yang ada di sekolah-sekolah di Riau. Para pelajar tersebut akan dijadikan duta relawan untuk merekrut relawan pengawas Pemilu lainnya, yang juga berasal dari pemilih pemula.
''Selanjutnya target kita adalah bersosialisasi ke pemilih pemula yang ada di sekolah-sekolah. Disana rencananya kita akan merekrut duta relawan pengawas Pemilu. Prosesnya, nanti mereka mendaftar,'' lanjutnya lagi.
Rusidi juga mengatakan, pihaknya berharap, kalangan akademisi di kampus turut aktif berpartisipasi, agar persentase partisipasi masyarakat dalam memilih dapat lebih meningkat di banding yang sebelumnya.
Sementara itu, anggota komisioner lainnya, Fitri Heriyanti mengatakan, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya berharap, tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih dapat lebih meningkat. Apalagi dengan melibatkan pemilih pemula, yang jumlahnya cukup banyak.
''Dengan kegiatan ini kita berusaha untuk menjaring partisipasi masyarakat. Kita juga berupaya menggali berbagai aspirasi masyarakat, terutama pemilih pemula,'' paparnya. (lam/hrc)
Editor : Ramli
Demikian hal tersebut disampaikan anggota Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, Divisi Organisasi dan SDM Rusidi Rusdan, Rabu (11/12/2013).
''Setiap kabupaten/kota, kita akan menggandeng 2 ribu mahasiswa dan pelajar sebagai pengawas pemilu, melalui masing-masing Panwaslu di daerah, sebagaimana program dan target Bawaslu se-Indonesia, yang mencanangkan 1 juta relawan pengawas Pemilu 2014,'' ujarnya.
Dalam launching program tersebut, menurut Rusidi pihaknya akan menandatangani MoU dengan 4 rektor universitas di Riau, di antaranya rector Universitas Islam Negri Suska, Universitas Riau, Uiversitas Islam Riau, dan Universitas Muhammadiyah Riau.
Selain itu, pihaknya juga akan mengadakan MoU dengan para mahasiswa yang sudah diajak bekerja sama. Bawaslu Riau juga akan mendatangkan pimpinan Bawaslu RI ke acara tersebut.
''Hari Kamis (12/12/2013) besok kita akan undang seluruh duta dan relawan, yang sudah kita jalin kerjasama, yaitu dengan mahasiswa UIN, UR, UIR, dan UMRI. Mereka akan menjadi icon kita untuk merekrut relawan pengawas pemilu sebelumnya. Kita juga bekerja sama dengan salah satu ormas, yaitu Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU),'' ungkapnya.
Selain di kampus, Bawaslu Riau juga mentargetkan akan merekrut pemilih pemula yang berasal dari pelajar SMA yang ada di sekolah-sekolah di Riau. Para pelajar tersebut akan dijadikan duta relawan untuk merekrut relawan pengawas Pemilu lainnya, yang juga berasal dari pemilih pemula.
''Selanjutnya target kita adalah bersosialisasi ke pemilih pemula yang ada di sekolah-sekolah. Disana rencananya kita akan merekrut duta relawan pengawas Pemilu. Prosesnya, nanti mereka mendaftar,'' lanjutnya lagi.
Rusidi juga mengatakan, pihaknya berharap, kalangan akademisi di kampus turut aktif berpartisipasi, agar persentase partisipasi masyarakat dalam memilih dapat lebih meningkat di banding yang sebelumnya.
Sementara itu, anggota komisioner lainnya, Fitri Heriyanti mengatakan, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya berharap, tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih dapat lebih meningkat. Apalagi dengan melibatkan pemilih pemula, yang jumlahnya cukup banyak.
''Dengan kegiatan ini kita berusaha untuk menjaring partisipasi masyarakat. Kita juga berupaya menggali berbagai aspirasi masyarakat, terutama pemilih pemula,'' paparnya. (lam/hrc)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

