Mustajabnya Doa Orang yang Terzalimi
Jika orang yang dizalimi itu berdoa dan mengeluarkan sumpahnya untuk orang yang menzaliminya, kemudian doa orang yang terzalimi itu dikabulkan Allah, orang yang menzalimi tengah dalam kecelakaan. Allah SWT berfirman
“Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim” (QS. Hud: 18).
Rasulullah SAW juga berpesan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib agar jangan sampai sekali-kali menzalimi orang lain. Sebab, orang yang terzalimi itu sangat mustajab doanya.
Artinya: Dan hati-hati engkau didoakan orang yang dizalimi. Karena sesungguhnya Allah akan mengabulkan doanya orang yang terzalimi. (Meski pun orang itu kafir jangan dizalimi ) karena perkara kafir itu kembali menjadi tanggungannya. (Lihat kitab Wasiyatul Mustofa yang disusun Syekh Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy Syarani Al Anshari Asy Syafi'i Asy Syadzili Al Mishri atau dikenal sebagai Imam Asy Syarani).
Dalam sebuah hadits pun dikatakan tentang larangan bagi Muslim menzalimi saudaranya sesama muslim.
“Seorang Muslim itu adalah saudara bagi Muslim yang lain, tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh menelantarkannya” (HR. Muslim nomor 2564).(rep)
Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
RADARPEKANBARU.COM - Shalat Jumat merupakan ibadah w.








