PILIHAN +INDEKS
Video Mesum Tersebar, Kepala BKD Siak Mundur
Ilustrasi
SIAK - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Siak Prawira Rafadi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri ini berhubungan dengan beredarnya video mesum yang diduga mirip dia. Surat pengunduran diri itu sudah diserahkan pada hari Kamis (14/11/2013) kemarin.
Saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2013) Prawira mengatakan ia sudah mengundurkan diri dari jabatan kepala BKD Siak agar bisa fokus terhadap kebenaran video mesum tersebut.
"Sejak Kamis saya sudah mengundurkan diri menjabat sebagai kepala BKD Siak, agar pekerjaan tidak terganggu dan saya fokus menyelesaikan kebenaran video mesum yang mirip dengan saya itu," ujar Prawira.
Ketika ditanya apakah benar pemeran video berdurasi sekian menit itu pemerannya adalah yang bersangkutan, dengan gagap Prawira tidak bisa menjawab dengan jelas. Tapi dia mengaku sudah pernah melihat video itu.
''Pernah melihat video yang mirip dengan saya, dan intinya saat ini saya fokus mencari kebenaran nya," kata Prawira mengulang lagi.
Sementara beredar informasi, video panas yang dimaksud dan santer diperbincangkan di Siak saat ini diperankan oleh kepala BKD Siak dengan seorang wanita yang dijanjikan menjadi PNS. Namun mungkinkah gara-gara janji itu tidak ditepati oleh yang bersangkutan, video itu tersebar? Dan siapa yang menyebarkan video itu masih misteri.
Di tempat terpisah, Kasat Rerskrim Polres Siak AKP Budi Haryanto menjelaskan bahwa pihak nya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kebenaran beredarnya video mesum yang melibatkan salah satu PNS di lingkungan Pemerintahan kabupaten siak.
"Kita saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kebenaran video mesum itu," kata Kasat Reskrim singkat.
Sementara Bupati Siak Syamsuar mengaku telah menonjobkan pejabat eselon II itu. "Kami sudah panggil yang bersangkutan dan kita sudah mengambil keputusan bahwa yang bersangkutan sudah di nonjob kan," ungkap Syamsuar di Istana Siak, Jumat (15/11/2013).
"Langkah yang tepat sekarang, ya kita pecat, non job, tak ada jabatan," tegasnya.
sumber : www.halloriau.com
Saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2013) Prawira mengatakan ia sudah mengundurkan diri dari jabatan kepala BKD Siak agar bisa fokus terhadap kebenaran video mesum tersebut.
"Sejak Kamis saya sudah mengundurkan diri menjabat sebagai kepala BKD Siak, agar pekerjaan tidak terganggu dan saya fokus menyelesaikan kebenaran video mesum yang mirip dengan saya itu," ujar Prawira.
Ketika ditanya apakah benar pemeran video berdurasi sekian menit itu pemerannya adalah yang bersangkutan, dengan gagap Prawira tidak bisa menjawab dengan jelas. Tapi dia mengaku sudah pernah melihat video itu.
''Pernah melihat video yang mirip dengan saya, dan intinya saat ini saya fokus mencari kebenaran nya," kata Prawira mengulang lagi.
Sementara beredar informasi, video panas yang dimaksud dan santer diperbincangkan di Siak saat ini diperankan oleh kepala BKD Siak dengan seorang wanita yang dijanjikan menjadi PNS. Namun mungkinkah gara-gara janji itu tidak ditepati oleh yang bersangkutan, video itu tersebar? Dan siapa yang menyebarkan video itu masih misteri.
Di tempat terpisah, Kasat Rerskrim Polres Siak AKP Budi Haryanto menjelaskan bahwa pihak nya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kebenaran beredarnya video mesum yang melibatkan salah satu PNS di lingkungan Pemerintahan kabupaten siak.
"Kita saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kebenaran video mesum itu," kata Kasat Reskrim singkat.
Sementara Bupati Siak Syamsuar mengaku telah menonjobkan pejabat eselon II itu. "Kami sudah panggil yang bersangkutan dan kita sudah mengambil keputusan bahwa yang bersangkutan sudah di nonjob kan," ungkap Syamsuar di Istana Siak, Jumat (15/11/2013).
"Langkah yang tepat sekarang, ya kita pecat, non job, tak ada jabatan," tegasnya.
sumber : www.halloriau.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








