PILIHAN +INDEKS
Antisipasi Anggaran Siluman
Dewan Minta Bappeda Awasi Perencanaan Program dan Kegiatan SKPD
Ilustrasi
BANGKINANG, RADARPEKANBARU.COM - Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar saat rapat paripurna penyampaian laporan hasil pembahasan RAPBD TA 1015 ditingkat komisi dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Jum'at (28/11/2014) lalu, memberikan catatan penting bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Dalam laporan yang dibacakan lewat juru bicara komisi IV Firman Wahyudi kala itu, komisi IV DPRD Kampar memberikan catatan supaya dalam perencanaan pembangunan, khususnya perencanaan program dan kegiatan pada semua SKPD dilingkungan Pemkab Kampar betul-betul dikoordinir diawasi.
"Hal ini mengingat masih banyak dijumpai ketidaksesuaian antara RKA beberapa SKPD dengan Renstra SKPD yang bersangkutan, sehingga berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Firman.
Lanjutnya, begitu juga dengan hasil Musrenbangdes, Musrenbagcam sampai kepada Musrenbang kabupaten. Seharusnya dijadikan sebagai acuan dasar penyusunan rencana kegiatan dan anggaran pada APBD Kampar.
"Kedepan, kami berharap tidak ada lagi anggaran siluman yang muncul secara tiba-tiba tanpa melalui Musrenbang, kecuali aspirasi hasil reses rekan-rekan anggota DPRD kabupaten Kampar sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran," tegasnya.(Rif)
Dalam laporan yang dibacakan lewat juru bicara komisi IV Firman Wahyudi kala itu, komisi IV DPRD Kampar memberikan catatan supaya dalam perencanaan pembangunan, khususnya perencanaan program dan kegiatan pada semua SKPD dilingkungan Pemkab Kampar betul-betul dikoordinir diawasi.
"Hal ini mengingat masih banyak dijumpai ketidaksesuaian antara RKA beberapa SKPD dengan Renstra SKPD yang bersangkutan, sehingga berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Firman.
Lanjutnya, begitu juga dengan hasil Musrenbangdes, Musrenbagcam sampai kepada Musrenbang kabupaten. Seharusnya dijadikan sebagai acuan dasar penyusunan rencana kegiatan dan anggaran pada APBD Kampar.
"Kedepan, kami berharap tidak ada lagi anggaran siluman yang muncul secara tiba-tiba tanpa melalui Musrenbang, kecuali aspirasi hasil reses rekan-rekan anggota DPRD kabupaten Kampar sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran," tegasnya.(Rif)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Afiat Ananda Terpilih Aklamasi Pimpin ICF Pekanbaru, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet
PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia.
Riduan Siagian Ditunjuk Jadi Nahkoda RAMPAS Setia 08 Berdaulat Riau
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS Setia 08 Berdaulat resmi menerbi.
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








.jpg)