PILIHAN +INDEKS
Dilanda Cuaca Ekstrem, Kondisi Pertanian Kota Pekanbaru Masih Relatif Normal
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru mendata kondisi pertanian di Kota Pekanbaru masih relatif normal di tengah cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini diklaim oleh Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Muhammad Firdaus, Jumat (5/5).
"Alhamdulillah sampai hari ini kondisi pertanian, perikanan, dan peternakan di Kota Pekanbaru masih normal," ujarnya.
Menurutnya, luas lahan pertanian di Kota Pekanbaru mencapai 14.000 hektar. Namun, baru 50 persen diantaranya yang sudah digarap oleh masyarakat.
"Meski begitu, produksi kita masih normal. Belum ada pengaruh signifikan dari cuaca ekstrem yang dikabarkan beberapa waktu ini," jelasnya.
Adapun lahan pertanian di Kota Pekanbaru ditanami berbagai komoditas seperti sayuran dan bumbu-bumbu. Sebagian lahan pertanian tersebut juga digunakan Pemko Pekanbaru dengan melibatkan masyarakat untuk program penanaman cabai dan bawang merah.
Penanaman cabai dan bawang merah tersebut merupakan program untuk pencegahan kenaikan angka inflasi di Kota Pekanbaru. Cabai dan bawang merah merupakan komoditas paling berpengaruh dalam meningkatkan angka inflasi di Pekanbaru sejak tahun lalu.(rtc)
"Alhamdulillah sampai hari ini kondisi pertanian, perikanan, dan peternakan di Kota Pekanbaru masih normal," ujarnya.
Menurutnya, luas lahan pertanian di Kota Pekanbaru mencapai 14.000 hektar. Namun, baru 50 persen diantaranya yang sudah digarap oleh masyarakat.
"Meski begitu, produksi kita masih normal. Belum ada pengaruh signifikan dari cuaca ekstrem yang dikabarkan beberapa waktu ini," jelasnya.
Adapun lahan pertanian di Kota Pekanbaru ditanami berbagai komoditas seperti sayuran dan bumbu-bumbu. Sebagian lahan pertanian tersebut juga digunakan Pemko Pekanbaru dengan melibatkan masyarakat untuk program penanaman cabai dan bawang merah.
Penanaman cabai dan bawang merah tersebut merupakan program untuk pencegahan kenaikan angka inflasi di Kota Pekanbaru. Cabai dan bawang merah merupakan komoditas paling berpengaruh dalam meningkatkan angka inflasi di Pekanbaru sejak tahun lalu.(rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Kirim 112 Peserta, Kafilah Meranti Targetkan Prestasi di MTQ ke-44 Riau
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan .
Pemprov Riau Percepat Legalisasi Tambang Rakyat, WPR Kuansing Jadi Prioritas Pengembangan
RADARPEKANBARU.COM - Upaya mewujudkan tata kelola pe.
Ruang Setara Jadi Wadah Kerja dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Pekanbaru
RADARPEKANBARU.COM - .
Bupati Siak Tekankan Kekompakan dan Apresiasi bagi Kafilah, Persiapan menuju MTQ Riau Dimatangkan
Radarpekanbaru – Pemerintah Kabupaten Siak terus m.
Siak Konsisten Raih WTP ke-15 Kali Berturut, Bupati Afni Tekankan Penguatan Tata Kelola Keuangan
Radarpekanbaru.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
PPPK Paruh Waktu di Siak Pertama Kali Terima Gaji ke-13
Radarpekanbaru.com - Pemerintah Kabupaten Siak memas.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








