• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2853 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2807 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2806 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2798 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2796 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Mengasihani Orang yang Menghina Kita

Redaksi Radarpku

Jumat, 29 Juli 2022 09:24:35 WIB
Cetak
Mengasihani Orang yang Menghina Kita

RADARPEKANBARU - Ada saja orang yang, entah sengaja atau tidak, telah menyakiti hati orang lain. Orang dekat kita, misalkan, menebar fitnah berita bohong sehingga banyak orang berprasangka buruk terhadap kita. Teman sekantor, misalkan, mengambil barang berharga di atas meja kantor, atau menurunkan jabatan, padahal kita sudah melakukan pekerjaan dengan baik dan benar.

Banyak lagi permisalan laku yang menyakiti hati. Lalu, bagaimana kita membalas perbuatan jahat itu? Apakah harus menyerang balik dengan kejahatan yang sama? Kejahatan dibalas dengan kejahatan atau dalam bahasa Arab disebut as-syarru bi as-syarri. Untuk hal ini, biarlah Allah yang membalas. Lalu, apakah harus diam menghadapi orang yang sudah menyakiti hati kita?

Dalam hal ini, ada baiknya kita meneladan akhlak kekasih Allah, Rasulullah Muhammad SAW. Kita ingat ketika dia mendakwahkan Islam kepada masyarakat Kota Thaif. Daerah itu terletak di sebelah tenggara Makkah. Jaraknya mencapai 86 kilometer.

Saat Rasulullah dengan bijaksana menyampaikan ajaran Islam, masyarakat di sana malah menolak dakwah itu dengan kasar. Ada yang mencaci maki, bahkan melemparkan batu sehingga Rasulullah terluka. Dalam peristirahatannya, Rasulullah didatangi sejumlah malaikat. Mereka menyampaikan siap membumihanguskan Kota Thaif beserta masyarakat di dalamnya.

Namun, apa kata Rasulullah? Dia menolak tawaran sang malaikat. Rasulullah justru mendoakan kebaikan untuk warga Thaif, “Allahummahdihim fa innahum la ya’lamun.” Artinya, “Ya Allah, berilah hidayah kepada mereka karena sesungguhnya mereka tak paham dengan ajaran Islam yang aku bawa ini.”

Dampak Rasulullah mendoakan kebaikan kepada mereka pun menghasilkan hal yang luar biasa. Masyarakat Thaif yang semula memusuhi Islam berubah menjadi Muslim. Bahkan, mayoritas penduduk di sana adalah Muslim. Sahabat Rasulullah, Ibnu Abbas, dimakamkan di sana.

Seandainya Rasulullah ketika itu menyetujui tawaran malaikat untuk menghancurkan Thaif, apa yang terjadi? Bisa jadi Thaif menjadi kota terkutuk yang tak berpenghuni, seperti kota Nabi Shaleh atau Madain Shaleh. Akibatnya, Islam pun tak berkembang di sana.

Ada satu kisah lagi. Kali ini adalah pengalaman ulama Tarim Hadhramaut, Habib Muhammad bin Alwi bin Syahab (1913-1980). Saat komunisme menanamkan pengaruhnya di daerah tersebut, banyak ulama diperintahkan melaporkan dirinya atau absen dua kali sehari, pagi dan sore hari, kepada aparat.

Habib Muhammad yang merupakan ayah dari ‘aynu Tarim Habib Abdullah bin Syahab (wafat 2018) adalah salah seorang ulama yang melakukan itu. Setiap kali dia datang ke kantor polisi untuk mengisi daftar hadir, selalu ada aparat yang membawakan daftar tersebut kepada sang habib. Aparat itu begitu memuliakan Habib Muhammad karena takzimnya kepada ulama dan waliyullah tersebut.

Namun, sikap takzim tersebut suatu ketika dilihat atasannya yang tak menyukai Habib Muhammad. Si atasan melarang aparat di sana membawakan daftar hadir kepada Habib Muhammad.

Dia mengatakan, biarlah si ulama itu mengambil dan mengisi daftar hadirnya sendiri, tak usah ada yang mengambilkannya. Bahkan, berdasarkan cerita pendiri Ma’had Daarul Mushthafa di Hadhramaut, Habib Umar bin Hafizh, si petinggi aparat itu kerap menghina dan merendahkan Habib Muhammad.

Suatu ketika, si petinggi aparat ini sakit. Menderita sekali, sampai akhirnya wafat. Saudara mayat yang semasa hidupnya menyakiti hati Habib Muhammad terpikir untuk mengundang Habib Muhammad. Tapi, apa ia mau? Ah, yang penting datang dulu. Begitu pikiran keluarga jenazah tadi.

Meski matahari sudah terbenam, orang itu tetap datang ke rumah sang alim. Kebetulan Habib Muhammad ada di rumah dan menyambutnya. “Ahlan (selamat datang). Apa gerangan yang membuat Anda datang ke sini? Silakan masuk,” Habib Muhammad mempersilakan.

Kemudian, si tamu menceritakan perihal saudaranya yang wafat dan memohon kesediaan Habib Muhammad untuk menshalatinya. Tanpa berpikir panjang, sang alim langsung mengiyakan. Dia akan datang dulu ke rumah orang tersebut, kemudian berangkat bersama menuju tempat jenazah disemayamkan untuk dishalatkan.

Sebelum si tamu pulang, Habib Muhammad memberikan sejumlah uang kepadanya untuk keperluan mengurus jenazah. Bayangkan, meski sudah dihina, bahkan dizalimi, Habib Muhammad tetap bersimpati kepada jenazah, menshalatinya, dan memberikan bantuan uang.

Dua kisah tersebut, dari Rasulullah dan keturunannya, adalah ibrah bagaimana kita harus memperlakukan orang yang menghina dan merendahkan kita. Orang yang melakukan perbuatan tercela itu mungkin hatinya tertutup sehingga tak ada cahaya Allah yang meneranginya dan tak dapat berbuat kebaikan.

Bukanlah membalas penghinaan orang semacam itu dengan perbuatan tercela pula. Namun, balaslah dengan kebaikan. Balaslah dengan doa yang baik dan akhlak mulia meskipun ada banyak hinaan dan caci maki yang terlontar. Maka, Allah akan bersimpati dan semua makhluk akan ikut bersimpati kepada kita, seperti yang dialami Rasulullah dan Habib Muhammad.


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:52:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam ajaran Islam, sebelum dat.

Dakwatuna

Cerdas Menghadapi Kematian

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:21:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam Alquran surah Ali Imran a.

Dakwatuna

5 Hiasan Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:07:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia ini hanyalah sementara. N.

Dakwatuna

Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:24:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harta merupakan nikmat sekaligu.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Plt Bupati Kuansing Tunjuk Muradi Jadi Plh Sekretaris Daerah
04 Juli 2026
Hasil UKT Sudah Diserahkan, Jabatan Sekda Pekanbaru Tunggu Keputusan Walikota
04 Juli 2026
Kasus Dugaan Kekerasan Mahasiswa di DPRD Riau, Polda Periksa Korban dan Telusuri Pelaku
04 Juli 2026
Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?
04 Juli 2026
Menhut Raja Juli Dikaitkan dengan Kasus Bupati Kuansing, PSI Riau Bilang Begini
04 Juli 2026
Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur
04 Juli 2026
Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
03 Juli 2026
Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
03 Juli 2026
Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
03 Juli 2026
Cerdas Menghadapi Kematian
03 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Plt Bupati Kuansing Tunjuk Muradi Jadi Plh Sekretaris Daerah
  • 2 Hasil UKT Sudah Diserahkan, Jabatan Sekda Pekanbaru Tunggu Keputusan Walikota
  • 3 Kasus Dugaan Kekerasan Mahasiswa di DPRD Riau, Polda Periksa Korban dan Telusuri Pelaku
  • 4 Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?
  • 5 Menhut Raja Juli Dikaitkan dengan Kasus Bupati Kuansing, PSI Riau Bilang Begini
  • 6 Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur
  • 7 Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com