Kadis kebudayaan Riau cari muka ke Gubri, Ikut memanas-manaskan situasi LAM Riau
PEKANBARU -- Kadis Kebudayan Riau, Yose Rizal latah dan ikut "menyerang" Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), sebut DS (Datuk Seri) Syahril Abubakar kurang memiliki etika. Menurut Yose DS , Syahril beropini bahkan cenderung menuduh Datuk Seri Setia Amanah (DSSA) Syamsuar, sebagai pihak yang berada di belakang Mubeslub LAMR 16-17 April lalu.
Sebagai Ketua DPH LAMR, tak selayaknya DS Syahril menuding seperti itu, karena bisa mengacaukan opini masyarakat tentang DSSA Syamsuar yang juga adalah Gubernur Riau.
"Datuk Syahril memang keterlaluan. Kurang miliki etika. Kenapa masalah ini harus dihubungkan dengan Pak Syamsuar," kata Kadis Yose Rizal Zein, kepada wartawan Minggu (17/4/2022) sore.
Menurut Yose, Mubeslub yang akhirnya memilih DS Raja Marjohan Yusuf sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA), dan Datuk Taufik Ikram Jamil sebagai Ketua DPH LAMR yang baru, sudah sesuai dengan aturan yang berlalu. Sudah kuorum karena diikuti oleh 8 kabupaten dari 12 kabupaten di Riau.
"Jadi, tuduhan itu tak beralasan. Memang tak beretika," tegas Yose yang juga kepala Dinas Kebudayaan Riau ini.
Secara rinci Yose menjelaskan, Jum'at (15/4) malam, sejumlah pengurus LAMR dan Pengurus LAM dari 8 Kab/Kota serta sejumlah tokoh masyarakat Melayu, memang mendatangi kediaman Gubernur Syamsuar untuk bersilaturrahmi.
Kepada DSSA Syamsuar, pengurus LAMR termasuk kabupaten/kota secara bergantian menyampaikan uneg-uneg, kekesalan sekaligus kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Ketua DPH LAM Riau DS Syahril Abubakar.
Mereka meminta respon dan arahan Gubri selaku Datuk Seri Setia Amanah, yang ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah. Diperkuat pula masukan dari Dewan Kehormatan LAM Riau, serta masukan perwakilan kesultanan yang juga hadir.
Menanggapi hal itu, Gubri Syamsuar sebagai Payung Negeri Melayu, turut prihatin atas dinamika yang terjadi. Namun Gubri menegaskan bahwa meski dirinya adalah Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau, tapi kewenangan sepenuhnya berada di tangan pengurus LAM kabupaten/kota.
"Jadi, kalau pengurus LAM kabupaten/kota mau LAM Riau baik, maka buatlah hal yang terbaik. Begitu pun sebaliknya. Saya serahkan masalah ini pada LAMR," jelas Yose meneruskan ucapan Syamsuar.
Selain itu, tambah Yose, gubernur meminta agar seluruh pengurus satu suara untuk membawa LAMR ke arah yang lebih baik. Itulah respon dan arahan Gubri Syamsuar saat menerima rombongan silaturrahmi dari pengurus LAMR dan 8 pengurus LAM kab/kota.
"Dan, andaipun Gubri Syamsuar ikut memberi masukan terhadap pelaksanaan Mubeslub LAMR yang berlangsung di Hotel Alpha, Pekanbaru, hal itu sebagai sesuatu yang wajar saja. Karena beliau adalah Datuk Seri Setia Amanah sekaligus sebagai Pembina/Penasehat LAMR," terang Yose.
Bahkan sebagai Gubri, lanjutnya, selama ini pemerintah melalui DSSA Syamsuar telah mengucurkan dana hibah dari APBD Riau untuk operasional LAMR. Terlebih, gedung LAMR adalah aset Pemprov Riau. Jadi hal yang wajar saja bila sejumlah pengurus LAMR bersilaturahmi serta meminta pendapat kepada Gubri.
Campur Tangan Gubernur
Sebelumnya, seperti diberitakan sejumlah media, DS Syahril Abubakar menyebut, Musyawarah Besar Luar Biasa LAMR yang diadakan MKA LAMR, kental dengan campur tangan dari Gubernur Riau Syamsuar.
Untuk diketahui, kata Syahril, Mubeslub tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting yang merupakan pejabat di Pemprov Riau. Artinya, kehadiran Salmon Ginting di sana pastilah atas restu Gubernur Riau Syamsuar.
"Kita sayangkan tindakan gubernur seperti ini, seharusnya beliau jadi payung panji di antara kita semua. Ini ada apa pak gubernur melakukan hal seperti ini. Jangan menciderai lembaga adat jadi bertikai," kata Syahril.
Di bagian lain dia menyebut, Gubri tak seharusnya begitu. "Ini kan soal rumah adat, beliau kan di rumah pemerintahan, kenapa bisa mencampuri ini, kita pun tak tahu," tambahnya. (**)
Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas, Tiga Hilang
RADARPEKANBARU.COM - Sebuah kapal pompong tenggelam .
Kepala Satpol PP Bengkalis Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Rp1,4 Miliar
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Satuan Polisi Pamong Pra.
4.863 Rumah Warga Riau Bakal Direnovasi Jadi Layak Huni
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 4.863 unit rumah tidak.
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Hadir di 3 Daerah, Berikut Lokasinya!
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pemprov Riau Akan Terapkan Manajemen Talenta Dalam Pengisian Jabatan
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Kota Pekanbaru Berpotensi Jadi Kota Percontohan Nasional
RADARPEKANBARU.COM - Ketua Yayasan Barisan Tampar Ma.








