Pasca Gugurkan Cakades 'Bermotif SARA', Sekda Kampar Langsung Temui Lintas Tokoh
Bangkinang Kota-- Pasca gugurkan Cakades Bencah Kelubi bermotif SARA, Sekda Kampar langsung cuci tangan dengan merangkul Tokoh Forum Pembauran Kebangsaan.
"Kami berharap Sekda Kampar segera dipecat karena telah mengangkangi undang-undang dasar 45 dengan menggugurkan cakades gara-gara tak bisa membaca kitab agama tertentu" kata Purba dari LSM Peduli Keberagaman, Kamis (28/10).
Menurut Purba akal bulus Sekda Kampar dengan merangkul segelintir tokoh tokoh di Kampar seolah akan menyelesaikan masalah.
"Kami berharap sanksi berat diberlakukan terhadap Sekda selaku ketua TIM Pelaksana Pilkades se Kabupaten Kampar yang jelas melanggar undang-undang" tegas Purba.
Rangkul lintas tokoh
Harapan kita kemajemukan ini menjadi penambah Persatuan dan kesatuan antar masyarakat. Tokoh masyarakat terus dapat menghimbau anak kemanakan agar tetap menjaga keharmonisan yang telah terjalin selama ini, apalagi Kampar di kenal dengan negeri yang agamis, Beradat dan berbudaya.
Demikian dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M Si saat melakukan dialog dengan tokoh masyarakat dari berbagai suku yang tergabung Forum Pembauran Kabupaten Kampar di Gedung Kebabangpol Kampar di Bangkinang (28/10).
Dikatakan Yusri saat ini ada 3 (Tiga) isu penting yang wajib kita ikut berpartisipasi dan bekiprah yakni Pemilihan Kepala Desa, Vaksinasi dan Anggaran " Kata Yusri yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Ardi Mardiansyah, S. STP, Pimpinan DPRD Kampar Fahmil, SE dan tokoh masyarakat dari berbagai suku di Kampar, Jawa, Batak, Nias, Minang dan sebagainya.
Seluruh masyarakat hendaknya dapat menjadi penyatu bagi mastakat, jangan sampai terjadi perpecahan di antara masyarakat akibat Pilkades " Pesan Yusri.
Sementara itu Fahmil, SE sangat mendukung terhadap bersatunya masyarakat, jangan jadikan berbagai isu yang berkembang menjadi pemecah belah masyarakat" Kata Fahmil.
Sementara itu Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP menyatakan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Kampar tahun 2021 ini telah melaksnakan berbagai kegiatan seperti sosialisasi dan pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan Kecamatan.
Semoga dengan pertemuan ini kita selalu dapat menjadikan forum ini menjadi wadah bagi seluruh suku bangsa yang ada di Kabupaten Kampar " Tambah Ardi Mardiansyah lagi.
Alasan Sekda Kampar gugurkan cakades karena ada PERBUB.
Sebagaimana diketahui Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung gagal laksanakan Pilkades dikarenakan calon yang lolos hanya satu orang, hingga Pemkab Kampar memastikan bahwa tidak ada pemilihan Kades di Desa tersebut.
Sekda Kampar Yusri saat menerima perwakilan tokoh masyarakat Bencah Kelubi mengatakan bahwa tidak ada perpanjangan waktu lagi bagi Desa yang calonnya hanya tunggal.
"Tahapan penjaringan Calon Kepala Desa sudah berakhir, kita ikuti aturan bahwa tidak ada perpanjangan untuk tahapan pendaftaran dan seleksi lagi"katanya.
Sekda memastikan bahwa khusus untuk Desa Bencah Kelubi tidak ada Pilkades.
"Tidak ada Pilkades untuk Bencah Kelubi, nanti untuk mengisi kekosongan jabatan akan ditetapkan berdasarkan aturan, tunggu saja ya"kata Yusri yang juga Ketua TIM Pelaksanaan Pilkades serentak se-Kabupaten Kaampar.
Tokoh masyarakat Tapung, Khairil Anwar yang datang bersama Ketua KNPI Kampar Abu Nazar berharap agar Pemda Kampar memperpanjang waktuuntuk pendaftaran ulang bagi Kandidat Cakades di Kampung Halaman nya ini.
"Semoga ada solusi dari Pemerintah"kata Khairil.
Menurut Khairil Pilkades Bencah Kelubi gagal terlaksana akibat adanya calon yang gugur dalam proses seleksi Pilkades.
"Awal ada tiga calon, Kades Incumben gagal dan satu kandidat lagi gagal pada seleksi baca (kitab/sensor, red) "katanya.
Masih menurut Khairil bahwa ada kandidat yang di gagalkan oleh panitia penjaringan yang diketuai Sekda Kampar.
Pihak Sekda berkeyakinan bahwa syarat harus pandai baca (kitab suci,red) adalah aturan yang tertuang dalam Perbub Kampar.
"Ikuti aturan" tutup Khairil meniru perkataan Sekda.
Bung Purba dari Aliansi Masyarakat Sipil/ LSM Peduli Keberagaman minta Jokowi mencopot Sekda Kampar.
"Sekda Kampar selaku ketua TIM Pilkades se Kampar telah diskriminatif dan kami minta Jokowi mencopot Yusri dari jabatannya"kata Purba.
Menurut Purba bahwa Yusri telah mengangkangi undang-undang dasar 1945.
"Bahwa setiap warga negara berhak memilih dan dipilih" tambahnya.
Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
RADARPEKANBARU.COM - Perkara dugaan korupsi yang men.
Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
RADARPEKANBARU.COM - Pemko Pekanbaru telah men.
Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
RADARPEKANBARU.COM - Pembangunan proyek Tol Lingkar .
Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
RADARPEKANBARU.COM - Basarnas Pekanbaru mengimbau ma.
Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
RADARPEKANBARU.COM - Masa Pengenalan Lingkungan Seko.








