• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2920 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2890 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2874 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2871 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2865 Kali

  • Home
  • Internasional

Lebanon di Ambang Kolaps

Redaksi Radarpku

Selasa, 11 Agustus 2020 09:06:00 WIB
Cetak
Lebanon di Ambang Kolaps

BEIRUT -- Kabinet Lebanon, Senin (10/8), menghadapi tekanan makin kuat dari massa yang meminta mereka mundur. Unjuk rasa juga masih terus bakal digelar oleh massa yang marah setelah insiden ledakan di Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus dan menewaskan sekurangnya 200 orang. 

 

Pada Senin, Menteri Kehakiman Marie-Claude Najm dan Menteri Keuangan Ghazi Wazni mengundurkan diri. Sebelumnya, menteri informasi dan menteri lingkungan hidup juga sudah mengundurkan diri pada Ahad (9/8). Wazni adalah sosok penting di balik perundingan Lebanon dengan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam upaya mendorong Lebanon keluar dari krisis ekonomi. 

 

Hingga berita ini ditulis, muncul spekulasi bahwa seluruh anggota kabinet akan mengundurkan diri. Jika total tujuh orang dari kabinet beranggota 20 menteri mengundurkan diri, kabinet secara efektif akan menjadi pemerintah sementara. "Seluruh rezim harus diganti. Tanpa itu, tidak akan ada bedanya meski ada pemerintahan baru," kata seorang pengunjuk rasa, Joe Haddad. "Kami harus menggelar pemilihan umum dini."

 

Sekitar 2.750 ton amonium nitrat meledak di Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus. Laman Aljazirah melaporkan, sekurangnya 200 orang meninggal dan sekitar 6.000 orang cedera. Menurut Gubernur Beirut Marwan Abboud, masih ada puluhan orang lain yang dinyatakan hilang. Mereka umumnya pekerja asing.

 

Ledakan tersebut memantik gelombang baru kemarahan rakyat terhadap pemerintah. Kemarahan ditujukan pada pemerintah dan jajaran kepemimpinan yang dinilai korupsi dan abai. Lebih banyak unjuk rasa dijadwalkan digelar di luar gedung pemerintah pusat. 

 

Kerugian secara material diperkirakan mencapai 10 miliar hingga 15 miliar dolar AS. Hampir 300 ribu orang juga kehilangan tempat tinggal akibat ledakan tersebut. Sementara, jaksa penuntut umum di Lebanon, Ghassan El Khoury, pada Senin (10/8) mulai menanyai para kepala badan keamanan Lebanon atas ledakan di Pelabuhan Beirut.

 

El Khoury menanyai Mayor Jenderal Tony Saliba, kepala badan keamanan State Security. Menurut berita media pemerintah, National News Agency, sejumlah jenderal juga sudah dijadwalkan untuk ditanyai. 

 

State Security sudah menyerahkan laporan yang mengingatkan bahaya jika menyimpan zat amonium nitrat di gudang Pelabuhan Beirut. Ia juga sudah mengirimkan salinannya ke kantor presiden dan kantor perdana menteri pada 20 Juli. Kini investigasi dipusatkan pada bagaimana sekitar 2.750 ton amonium nitrat itu disimpan di gudang dan mengapa dibiarkan begitu saja. 

 

Sumber pemerintah menyebutkan, sekitar 20 orang ditahan, termasuk kepala pelabuhan, kepala bea cukai, dan pejabat pendahulunya. Puluhan orang juga sudah ditanyai, termasuk dua mantan menteri. 

Donor tuntut perubahan

Para pemimpin dunia dan lembaga internasional berhasil mengumpulkan hampir 300 juta dolar AS dalam bentuk bantuan kemanusiaan untuk Lebanon. Namun, pada Ahad, mereka memperingatkan bahwa tidak akan ada dana yang mengucur jika Lebanon belum berkomitmen untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi sesuai tuntutan rakyat mereka. 

 

Penggalangan dana tersebut dilakukan secara maya dan diikuti lebih dari 30 peserta. Mereka juga menawarkan bantuan untuk melakukan investigasi yang kredibel dan independen atas ledakan 4 Agustus tersebut. Pada Sabtu, Perdana Menteri Hassan Dian mengatakan akan menggelar pemilihan umum dini. Hal itu diyakini akan meredakan tekanan di Lebanon. 

 

Lebanon adalah negeri dengan segregasi yang amat tajam di dalam masyarakatnya. Ada belasan sekte dan etnis yang meletup dalam perang saudara 1975-1990. Perang berakhir melalui Kesepakatan Taif. Salah satu poin yang disetujui adalah jabatan perdana menteri harus diserahkan kepada kubu Suni, jabatan presiden untuk Kristen Maronite, dan ketua parlemen untuk Syiah.  (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika

Senin, 13 Juli 2026 - 10:00:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Siap Balas Setiap Serangan Amerika Serikat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:07:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ketua Parlemen Iran, Mohammad B.

Internasional

Trump Bersikeras Hapus Hak Kewarganegaraan AS Berdasarkan Kelahiran

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:15:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Gencatan Senjata Berakhir, Trump Ancam Serang Iran Lebih Dahsyat

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:27:52 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:47:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Presiden Prabowo dan PM Wong Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Tiga Bidang Strategis

Selasa, 07 Juli 2026 - 08:50:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek
13 Juli 2026
Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
13 Juli 2026
Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Layani Pelajar di Tujuh Sekolah
13 Juli 2026
Tolok Ukur Keberuntungan Hakiki
13 Juli 2026
Usai Jadi Tersangka, Febrie dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri
13 Juli 2026
Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika
13 Juli 2026
Mahasiswa FBN UNRI Gandeng Waste Station Resmikan Bank Sampah di Tangkerang Tengah
11 Juli 2026
Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
11 Juli 2026
Petani Sawit Riau Soroti Laba Agrinas Rp27,9 Miliar, Minta KPK Lakukan Pemeriksaan
11 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Tragetkan Cek Kesehatan Gratis Seluruh Kampus
11 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek
  • 2 Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
  • 3 Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Layani Pelajar di Tujuh Sekolah
  • 4 Tolok Ukur Keberuntungan Hakiki
  • 5 Usai Jadi Tersangka, Febrie dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri
  • 6 Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika
  • 7 Mahasiswa FBN UNRI Gandeng Waste Station Resmikan Bank Sampah di Tangkerang Tengah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com