• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2207 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4544 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4563 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4516 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4628 Kali

  • Home
  • Internasional

Lebanon di Ambang Kolaps

Redaksi Radarpku

Selasa, 11 Agustus 2020 09:06:00 WIB
Cetak
Lebanon di Ambang Kolaps

BEIRUT -- Kabinet Lebanon, Senin (10/8), menghadapi tekanan makin kuat dari massa yang meminta mereka mundur. Unjuk rasa juga masih terus bakal digelar oleh massa yang marah setelah insiden ledakan di Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus dan menewaskan sekurangnya 200 orang. 

 

Pada Senin, Menteri Kehakiman Marie-Claude Najm dan Menteri Keuangan Ghazi Wazni mengundurkan diri. Sebelumnya, menteri informasi dan menteri lingkungan hidup juga sudah mengundurkan diri pada Ahad (9/8). Wazni adalah sosok penting di balik perundingan Lebanon dengan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam upaya mendorong Lebanon keluar dari krisis ekonomi. 

 

Hingga berita ini ditulis, muncul spekulasi bahwa seluruh anggota kabinet akan mengundurkan diri. Jika total tujuh orang dari kabinet beranggota 20 menteri mengundurkan diri, kabinet secara efektif akan menjadi pemerintah sementara. "Seluruh rezim harus diganti. Tanpa itu, tidak akan ada bedanya meski ada pemerintahan baru," kata seorang pengunjuk rasa, Joe Haddad. "Kami harus menggelar pemilihan umum dini."

 

Sekitar 2.750 ton amonium nitrat meledak di Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus. Laman Aljazirah melaporkan, sekurangnya 200 orang meninggal dan sekitar 6.000 orang cedera. Menurut Gubernur Beirut Marwan Abboud, masih ada puluhan orang lain yang dinyatakan hilang. Mereka umumnya pekerja asing.

 

Ledakan tersebut memantik gelombang baru kemarahan rakyat terhadap pemerintah. Kemarahan ditujukan pada pemerintah dan jajaran kepemimpinan yang dinilai korupsi dan abai. Lebih banyak unjuk rasa dijadwalkan digelar di luar gedung pemerintah pusat. 

 

Kerugian secara material diperkirakan mencapai 10 miliar hingga 15 miliar dolar AS. Hampir 300 ribu orang juga kehilangan tempat tinggal akibat ledakan tersebut. Sementara, jaksa penuntut umum di Lebanon, Ghassan El Khoury, pada Senin (10/8) mulai menanyai para kepala badan keamanan Lebanon atas ledakan di Pelabuhan Beirut.

 

El Khoury menanyai Mayor Jenderal Tony Saliba, kepala badan keamanan State Security. Menurut berita media pemerintah, National News Agency, sejumlah jenderal juga sudah dijadwalkan untuk ditanyai. 

 

State Security sudah menyerahkan laporan yang mengingatkan bahaya jika menyimpan zat amonium nitrat di gudang Pelabuhan Beirut. Ia juga sudah mengirimkan salinannya ke kantor presiden dan kantor perdana menteri pada 20 Juli. Kini investigasi dipusatkan pada bagaimana sekitar 2.750 ton amonium nitrat itu disimpan di gudang dan mengapa dibiarkan begitu saja. 

 

Sumber pemerintah menyebutkan, sekitar 20 orang ditahan, termasuk kepala pelabuhan, kepala bea cukai, dan pejabat pendahulunya. Puluhan orang juga sudah ditanyai, termasuk dua mantan menteri. 

Donor tuntut perubahan

Para pemimpin dunia dan lembaga internasional berhasil mengumpulkan hampir 300 juta dolar AS dalam bentuk bantuan kemanusiaan untuk Lebanon. Namun, pada Ahad, mereka memperingatkan bahwa tidak akan ada dana yang mengucur jika Lebanon belum berkomitmen untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi sesuai tuntutan rakyat mereka. 

 

Penggalangan dana tersebut dilakukan secara maya dan diikuti lebih dari 30 peserta. Mereka juga menawarkan bantuan untuk melakukan investigasi yang kredibel dan independen atas ledakan 4 Agustus tersebut. Pada Sabtu, Perdana Menteri Hassan Dian mengatakan akan menggelar pemilihan umum dini. Hal itu diyakini akan meredakan tekanan di Lebanon. 

 

Lebanon adalah negeri dengan segregasi yang amat tajam di dalam masyarakatnya. Ada belasan sekte dan etnis yang meletup dalam perang saudara 1975-1990. Perang berakhir melalui Kesepakatan Taif. Salah satu poin yang disetujui adalah jabatan perdana menteri harus diserahkan kepada kubu Suni, jabatan presiden untuk Kristen Maronite, dan ketua parlemen untuk Syiah.  (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
  • 2 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 3 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 4 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 5 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 6 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 7 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com