PILIHAN +INDEKS
Anggota Dewan Geram Aparat Belum Mampu Berantas Tempat Maksiat
Yose Saputra : Kita Nyatakan Dukung ISIS Radikal untuk Maksiat
Yose Saputra
RADARPEKANBARU.COM - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra, mengaku gerah, ketika aparat dan pemerintah belum mampu untuk menertibkan tempat maksiat. Bahkan saking geramnya, Politisi Partai Golkar ini nyatakan dukung sebuah organisasi dan kelompok yang kini dikecam kehadirannya di Indonesia, jika ormas dan kelompok itu, dapat mengantikan tugas aparat dalam memberantas tempat-tempat judi dan maksiat.
"Kita lihat langsung dan akui, jika sejauh ini aparat tidak mampu dalam menertibkan
tempat-tempat maksiat dan judi. Dugaan kita sejauh ini jika aparat telah bermain
mata, sehingga tempat maksiat itu masih bebas beroperasi. Jika sebuah organisasi
atau kelompok katakanlah ISIS, yang kini dikecam kehadirannya, jika mampu
memberantas tempat maksiat di Kota Pekanbaru ini, dan bisa menagatasi serta
membubarkan tempat judi, kita nyatakan mendukung mereka. Dari pada aparat yang
harusnya dipercaya masyarakat, nyatanya tidak mampu,"kata Yose saat memberikan
komentar pada wartawan, Kamis (14/8).
Disebutkan Yose lagi, untuk memberantas tempat maksiat katakanlah seperti Xp Club,
Mp Club yang diduga telah menyediakan penari telanjang maupun tempat panti-panti
pijat plus, serta masih maraknya tempat judi di Pekanbaru, seperti Metro Swalayan
Plaza dan Citra Plaza dan sebagainya, diperlukan keseriusan.
"Saya nyatakan dukung ISIS, untuk memberantas tempat-tempat itu, karena aparat hukum tidak mampu dalam hal ini. Hal ini karena rasa keprihatinan. Maka kita nyatakan
mendukung ormas yang mau dan mampu mengantikan tugas aparat,"sebut Yose.
Alasan mendukung Ormas ini sebut Yose, diartikan ketika kekawatiran dapat rusaknya
generasi muda melayu, Pekanbaru khususnya, ketika belum mampu di cegah oleh aparat
selama ini.
"Kita dukung katakanlah ISIS Radikal untuk maksiat, tapi bukan untuk masarakat."kata
Yose.
Disebutkan Yose lagi, jika aparat keamanan bisa dan mampu bekerja dengan baik,
tentunya pernyataan mendukung organisasi atau ormas ini tentu juga tidak perlu.
"Kita tidak nyatakan dukung ISIS seandainya aparat kita peka dengan segala bentuk
maksiat yang ada, tidak mungkin ormas ini atau semacamnya akan membuat perkara.
Kuncinya ada di tangan aparat. Jika mereka menerima laporan dari masyarakat tentang
adanya bentuk kemaksiatan maka aparat harus segera bergerak, jangan tunda-tunda
lagi."Imbuh Yose.(jon/ram)
"Kita lihat langsung dan akui, jika sejauh ini aparat tidak mampu dalam menertibkan
tempat-tempat maksiat dan judi. Dugaan kita sejauh ini jika aparat telah bermain
mata, sehingga tempat maksiat itu masih bebas beroperasi. Jika sebuah organisasi
atau kelompok katakanlah ISIS, yang kini dikecam kehadirannya, jika mampu
memberantas tempat maksiat di Kota Pekanbaru ini, dan bisa menagatasi serta
membubarkan tempat judi, kita nyatakan mendukung mereka. Dari pada aparat yang
harusnya dipercaya masyarakat, nyatanya tidak mampu,"kata Yose saat memberikan
komentar pada wartawan, Kamis (14/8).
Disebutkan Yose lagi, untuk memberantas tempat maksiat katakanlah seperti Xp Club,
Mp Club yang diduga telah menyediakan penari telanjang maupun tempat panti-panti
pijat plus, serta masih maraknya tempat judi di Pekanbaru, seperti Metro Swalayan
Plaza dan Citra Plaza dan sebagainya, diperlukan keseriusan.
"Saya nyatakan dukung ISIS, untuk memberantas tempat-tempat itu, karena aparat hukum tidak mampu dalam hal ini. Hal ini karena rasa keprihatinan. Maka kita nyatakan
mendukung ormas yang mau dan mampu mengantikan tugas aparat,"sebut Yose.
Alasan mendukung Ormas ini sebut Yose, diartikan ketika kekawatiran dapat rusaknya
generasi muda melayu, Pekanbaru khususnya, ketika belum mampu di cegah oleh aparat
selama ini.
"Kita dukung katakanlah ISIS Radikal untuk maksiat, tapi bukan untuk masarakat."kata
Yose.
Disebutkan Yose lagi, jika aparat keamanan bisa dan mampu bekerja dengan baik,
tentunya pernyataan mendukung organisasi atau ormas ini tentu juga tidak perlu.
"Kita tidak nyatakan dukung ISIS seandainya aparat kita peka dengan segala bentuk
maksiat yang ada, tidak mungkin ormas ini atau semacamnya akan membuat perkara.
Kuncinya ada di tangan aparat. Jika mereka menerima laporan dari masyarakat tentang
adanya bentuk kemaksiatan maka aparat harus segera bergerak, jangan tunda-tunda
lagi."Imbuh Yose.(jon/ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

