PILIHAN +INDEKS
Desak Gubri Mundur, Demonstran Dipukuli
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 5 aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Pekanbaru dipukuli sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Riau saat berunjukrasa di bundaran Tugu Titik '0' (Tugu Zapin), Rabu (13/4/18).
Koordinator Lapangan (Korlap) HMI MPO Pekanbaru Lukman Hakim menyebutkan, pemukulan terhadap dirinya dan empat anggotanya yang lain dikarenakan karena aksi tersebut tidak ada izin dari pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta). Padahal, izin tersebut sudah mereka urus 3 hari yang lalu.
"Senin lalu kami sudah mengurus izin aksi demonstrasi hari ini. Tetapi kami tetap dibubar paksa oleh Satpol PP," ucapnya.
Sebelumnya, belasan aktivis HMI MPO melakukan demonstrasi. Dalam tuntutannya mahasiswa mendesak Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun mundur dari jabatannya karena mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) ini dinilai diktator dalam memimpin.
Aktivis HMI MPO Pekanbaru juga meminta Menteri Negara PAN dan Reformasi Birokrasi untuk mengusut Gubri, Kepala BKD dan Inspektorat Riau. Selain itu mereka minta Komisi Pembatasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut KKN yang dilakukan Gubernur Annas Maamun.(lam/rtc)
Koordinator Lapangan (Korlap) HMI MPO Pekanbaru Lukman Hakim menyebutkan, pemukulan terhadap dirinya dan empat anggotanya yang lain dikarenakan karena aksi tersebut tidak ada izin dari pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta). Padahal, izin tersebut sudah mereka urus 3 hari yang lalu.
"Senin lalu kami sudah mengurus izin aksi demonstrasi hari ini. Tetapi kami tetap dibubar paksa oleh Satpol PP," ucapnya.
Sebelumnya, belasan aktivis HMI MPO melakukan demonstrasi. Dalam tuntutannya mahasiswa mendesak Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun mundur dari jabatannya karena mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) ini dinilai diktator dalam memimpin.
Aktivis HMI MPO Pekanbaru juga meminta Menteri Negara PAN dan Reformasi Birokrasi untuk mengusut Gubri, Kepala BKD dan Inspektorat Riau. Selain itu mereka minta Komisi Pembatasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut KKN yang dilakukan Gubernur Annas Maamun.(lam/rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

