• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2962 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2934 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2912 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2912 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2907 Kali

  • Home
  • Internasional

PBB Selidiki Pelanggaran HAM Perang Narkoba Presiden Duterte

Redaksi Radarpku

Sabtu, 13 Juli 2019 08:22:26 WIB
Cetak
PBB Selidiki Pelanggaran HAM Perang Narkoba Presiden Duterte

RADARPEKANBARU.COM.PBB menyetujui resolusi untuk melakukan tindakan terhadap 'perang narkoba' Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan dalam tiga tahun terakhir ini perang narkoba itu telah menelan banyak korban jiwa.

Anggota Dewan HAM PBB sudah melakukan pemungutan suara untuk resolusi yang diajukan Islandia dan negara Eropa lainnya itu. Hasilnya 18 suara mendukung sementara 14 suara menentangnya. Sebanyak 15 suara abstain. Dengan mengadopsi resolusi ini ketua Dewan HAM PBB Michelle Bachelet diarahkan untuk menyiapkan 'laporan komprehensif situasi hak asasi' di Filipina pada Juni 2020.

Pemerintahan Duterte juga diminta kooperatif dalam proses memfasilitasi kedatangan penyidik PBB. "Dan menahan diri dari semua tindakan intimidasi atau pembalasan," kata resolusi tersebut seperti dilansir dari Aljazirah, Jumat (12/7).

Dalam pernyataannya, Islandia mengatakan dorongan mereka terhadap resolusi ini 'bukan untuk mencari konfrontasi dengan Filipina'. Tapi untuk melindungi korban pelanggaran hak asasi manusia.

"Kami telah mengajukan teks yang seimbang dengan permintaan yang sangat sederhana, sesederhana meminta Komisi Tinggi untuk menyiapkan laporan diskusi Juni tahun depan," kata duta besar Islandia seperti dilansir dari BBC.

Organisasi kemanusiaan Human Right Watch menyambut baik resolusi ini. Mereka mengatakan resolusi tersebut 'sederhana tapi menjadi langkah yang vital'.

"Ini sinyal untuk memulai meminta pertanggungjawaban atas ribuan pembunuhan yang berkaitan dengan 'perang narkoba' dan pelanggaran lainnya, dan akan memberikan harapan kepada jumlah korban yang sangat banyak dan keluarga mereka," kata wakil direktur Human Right Watch Laila Matar di Jenewa.

Organisasi HAM yang bermarkas Filipina yakni Karapatan Alliance for the Advancement of People's Rights juga menyambut baik hasil pemungutan suara di Dewan HAM.

Menurut Karapatan resolusi ini menjadi satu langkah maju menuju keadilan dan meminta pertanggungjawaban. Karapatan mengatakan mereka senang dengan keputusan PBB ini. Resolusi ini menunjukan PBB 'tidak lagi tetap diam ditengah pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di Filipina'.

"Ini tidak mengakhiri segalanya, semua upaya kami untuk meminta pertanggungjawaban, tapi kami akan tanggapi sebagai awal yang kritis, keputusan ini berada di sisi keadilan," kata Sekretaris Jenderal Karapatan Cristina Palabay.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr dikecam karena tulisannya di media sosial. Ia mengatakan jika resolusi Islandia itu diloloskan 'maka artinya menjadi bonus bagi semua orang yang berkerja untuk kartel narkoba'. "Kami tidak akan menerima resolusi partisan dan satu pihak ini, resolusi ini tidak mewakili kemenangan hak asasi manusia tapi parodi untuk mereka, ini akan ada konsekuensinya," kata Locsin.

Perwakilan Filipina menyebut resolusi Islandia 'keliru' dan 'bermotif politik'. Karena itu resolusi tersebut 'tidak akan pernah dapat diseimbangkan'. Cina membela Filipina dengan mengatakan resolusi itu dipolitisasi. Mereka memilih untuk menentangnya. Dalam pertemuan awal pekan ini perwakilan Filipina walkout untuk memprotes resolusi itu.

Pemerintah Filipina membantah tuduhan pembunuhan diluar peradilan didukung oleh pemerintah. Polisi Filipina mengakui telah membunuh 6 ribu orang lebih selama setengah dari enam tahun masa jabatan Duterte. Kelompok pembela HAM mengatakan jumlah total korban 'perang narkoba' mencapai 27 ribu orang lebih. Kebanyakan dilakukan oleh polisi yang sedang menyamar atau orang bersenjata yang disewa polisi.

Pada hari Senin (8/7) organisasi kemanusiaan internasional Amnesty International mengatakan investigasi mereka menunjukan polisi sepenuhnya kebal ketika beroperasi dipemukiman miskin membunuh orang-orang yang ada didalam daftar pengawasan mereka. Mereka tidak dapat dibawa ke proses hukum apa pun.

"Tiga tahun 'perang narkoba' Presiden Duterte terus tidak menjadi apa-apa kecuali proyek pembunuhan skala besar yang mana orang miskin yang paling terkena dampaknya," kata direktur wilayah Asia Timur dan Tenggara Amnesty International Nicholas Bequelin.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:19:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

Internasional

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:50:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:24:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Kritik Pernyataan PBB, Sebut Akar Masalah Konflik adalah Amerika

Senin, 13 Juli 2026 - 10:00:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Iran Siap Balas Setiap Serangan Amerika Serikat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:07:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ketua Parlemen Iran, Mohammad B.

Internasional

Trump Bersikeras Hapus Hak Kewarganegaraan AS Berdasarkan Kelahiran

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:15:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Impor Riau Melonjak 140 Persen, BPS: Lonjakan Impor Riau Ditopang Barang Modal Bernilai Tinggi
16 Juli 2026
Kesalahan Administrasi, Gaji 13 Tiga OPD Pemkab Kuansing Tak Cair
16 Juli 2026
29 Warga di Pekanbaru Terjaring Buang Sampah Sembarangan
16 Juli 2026
Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
16 Juli 2026
Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG
16 Juli 2026
Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
16 Juli 2026
Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
15 Juli 2026
Wakil Bupati Purworejo Resmi Buka TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur
15 Juli 2026
Berantas Penambangan Ilegal, Polisi Tertibkan Aktivitas PETI di Sepanjang Sungai Kuantan
15 Juli 2026
Orang Tua Diminta Lapor Jika Ada Perpeloncoan Saat MPLS di Pekanbaru
15 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Impor Riau Melonjak 140 Persen, BPS: Lonjakan Impor Riau Ditopang Barang Modal Bernilai Tinggi
  • 2 Kesalahan Administrasi, Gaji 13 Tiga OPD Pemkab Kuansing Tak Cair
  • 3 29 Warga di Pekanbaru Terjaring Buang Sampah Sembarangan
  • 4 Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
  • 5 Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG
  • 6 Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
  • 7 Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com