• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3601 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3589 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3560 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3644 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3576 Kali

  • Home
  • Internasional

PBB Selidiki Pelanggaran HAM Perang Narkoba Presiden Duterte

Redaksi Radarpku

Sabtu, 13 Juli 2019 08:22:26 WIB
Cetak
PBB Selidiki Pelanggaran HAM Perang Narkoba Presiden Duterte

RADARPEKANBARU.COM.PBB menyetujui resolusi untuk melakukan tindakan terhadap 'perang narkoba' Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan dalam tiga tahun terakhir ini perang narkoba itu telah menelan banyak korban jiwa.

Anggota Dewan HAM PBB sudah melakukan pemungutan suara untuk resolusi yang diajukan Islandia dan negara Eropa lainnya itu. Hasilnya 18 suara mendukung sementara 14 suara menentangnya. Sebanyak 15 suara abstain. Dengan mengadopsi resolusi ini ketua Dewan HAM PBB Michelle Bachelet diarahkan untuk menyiapkan 'laporan komprehensif situasi hak asasi' di Filipina pada Juni 2020.

Pemerintahan Duterte juga diminta kooperatif dalam proses memfasilitasi kedatangan penyidik PBB. "Dan menahan diri dari semua tindakan intimidasi atau pembalasan," kata resolusi tersebut seperti dilansir dari Aljazirah, Jumat (12/7).

Dalam pernyataannya, Islandia mengatakan dorongan mereka terhadap resolusi ini 'bukan untuk mencari konfrontasi dengan Filipina'. Tapi untuk melindungi korban pelanggaran hak asasi manusia.

"Kami telah mengajukan teks yang seimbang dengan permintaan yang sangat sederhana, sesederhana meminta Komisi Tinggi untuk menyiapkan laporan diskusi Juni tahun depan," kata duta besar Islandia seperti dilansir dari BBC.

Organisasi kemanusiaan Human Right Watch menyambut baik resolusi ini. Mereka mengatakan resolusi tersebut 'sederhana tapi menjadi langkah yang vital'.

"Ini sinyal untuk memulai meminta pertanggungjawaban atas ribuan pembunuhan yang berkaitan dengan 'perang narkoba' dan pelanggaran lainnya, dan akan memberikan harapan kepada jumlah korban yang sangat banyak dan keluarga mereka," kata wakil direktur Human Right Watch Laila Matar di Jenewa.

Organisasi HAM yang bermarkas Filipina yakni Karapatan Alliance for the Advancement of People's Rights juga menyambut baik hasil pemungutan suara di Dewan HAM.

Menurut Karapatan resolusi ini menjadi satu langkah maju menuju keadilan dan meminta pertanggungjawaban. Karapatan mengatakan mereka senang dengan keputusan PBB ini. Resolusi ini menunjukan PBB 'tidak lagi tetap diam ditengah pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di Filipina'.

"Ini tidak mengakhiri segalanya, semua upaya kami untuk meminta pertanggungjawaban, tapi kami akan tanggapi sebagai awal yang kritis, keputusan ini berada di sisi keadilan," kata Sekretaris Jenderal Karapatan Cristina Palabay.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr dikecam karena tulisannya di media sosial. Ia mengatakan jika resolusi Islandia itu diloloskan 'maka artinya menjadi bonus bagi semua orang yang berkerja untuk kartel narkoba'. "Kami tidak akan menerima resolusi partisan dan satu pihak ini, resolusi ini tidak mewakili kemenangan hak asasi manusia tapi parodi untuk mereka, ini akan ada konsekuensinya," kata Locsin.

Perwakilan Filipina menyebut resolusi Islandia 'keliru' dan 'bermotif politik'. Karena itu resolusi tersebut 'tidak akan pernah dapat diseimbangkan'. Cina membela Filipina dengan mengatakan resolusi itu dipolitisasi. Mereka memilih untuk menentangnya. Dalam pertemuan awal pekan ini perwakilan Filipina walkout untuk memprotes resolusi itu.

Pemerintah Filipina membantah tuduhan pembunuhan diluar peradilan didukung oleh pemerintah. Polisi Filipina mengakui telah membunuh 6 ribu orang lebih selama setengah dari enam tahun masa jabatan Duterte. Kelompok pembela HAM mengatakan jumlah total korban 'perang narkoba' mencapai 27 ribu orang lebih. Kebanyakan dilakukan oleh polisi yang sedang menyamar atau orang bersenjata yang disewa polisi.

Pada hari Senin (8/7) organisasi kemanusiaan internasional Amnesty International mengatakan investigasi mereka menunjukan polisi sepenuhnya kebal ketika beroperasi dipemukiman miskin membunuh orang-orang yang ada didalam daftar pengawasan mereka. Mereka tidak dapat dibawa ke proses hukum apa pun.

"Tiga tahun 'perang narkoba' Presiden Duterte terus tidak menjadi apa-apa kecuali proyek pembunuhan skala besar yang mana orang miskin yang paling terkena dampaknya," kata direktur wilayah Asia Timur dan Tenggara Amnesty International Nicholas Bequelin.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Malaysia Tutup 591 Sekolah di Sarawak akibat Kabut Asap Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:52:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ekspor Minyak Iran Berhenti Total akibat Perang dan Sanksi AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:04:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat.

Internasional

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:40:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

HUT ke-81 RI, AS Ucapkan Selamat dan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com