• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2180 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4523 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4544 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4495 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4604 Kali

  • Home
  • Internasional

PBB Selidiki Pelanggaran HAM Perang Narkoba Presiden Duterte

Redaksi Radarpku

Sabtu, 13 Juli 2019 08:22:26 WIB
Cetak
PBB Selidiki Pelanggaran HAM Perang Narkoba Presiden Duterte

RADARPEKANBARU.COM.PBB menyetujui resolusi untuk melakukan tindakan terhadap 'perang narkoba' Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan dalam tiga tahun terakhir ini perang narkoba itu telah menelan banyak korban jiwa.

Anggota Dewan HAM PBB sudah melakukan pemungutan suara untuk resolusi yang diajukan Islandia dan negara Eropa lainnya itu. Hasilnya 18 suara mendukung sementara 14 suara menentangnya. Sebanyak 15 suara abstain. Dengan mengadopsi resolusi ini ketua Dewan HAM PBB Michelle Bachelet diarahkan untuk menyiapkan 'laporan komprehensif situasi hak asasi' di Filipina pada Juni 2020.

Pemerintahan Duterte juga diminta kooperatif dalam proses memfasilitasi kedatangan penyidik PBB. "Dan menahan diri dari semua tindakan intimidasi atau pembalasan," kata resolusi tersebut seperti dilansir dari Aljazirah, Jumat (12/7).

Dalam pernyataannya, Islandia mengatakan dorongan mereka terhadap resolusi ini 'bukan untuk mencari konfrontasi dengan Filipina'. Tapi untuk melindungi korban pelanggaran hak asasi manusia.

"Kami telah mengajukan teks yang seimbang dengan permintaan yang sangat sederhana, sesederhana meminta Komisi Tinggi untuk menyiapkan laporan diskusi Juni tahun depan," kata duta besar Islandia seperti dilansir dari BBC.

Organisasi kemanusiaan Human Right Watch menyambut baik resolusi ini. Mereka mengatakan resolusi tersebut 'sederhana tapi menjadi langkah yang vital'.

"Ini sinyal untuk memulai meminta pertanggungjawaban atas ribuan pembunuhan yang berkaitan dengan 'perang narkoba' dan pelanggaran lainnya, dan akan memberikan harapan kepada jumlah korban yang sangat banyak dan keluarga mereka," kata wakil direktur Human Right Watch Laila Matar di Jenewa.

Organisasi HAM yang bermarkas Filipina yakni Karapatan Alliance for the Advancement of People's Rights juga menyambut baik hasil pemungutan suara di Dewan HAM.

Menurut Karapatan resolusi ini menjadi satu langkah maju menuju keadilan dan meminta pertanggungjawaban. Karapatan mengatakan mereka senang dengan keputusan PBB ini. Resolusi ini menunjukan PBB 'tidak lagi tetap diam ditengah pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di Filipina'.

"Ini tidak mengakhiri segalanya, semua upaya kami untuk meminta pertanggungjawaban, tapi kami akan tanggapi sebagai awal yang kritis, keputusan ini berada di sisi keadilan," kata Sekretaris Jenderal Karapatan Cristina Palabay.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr dikecam karena tulisannya di media sosial. Ia mengatakan jika resolusi Islandia itu diloloskan 'maka artinya menjadi bonus bagi semua orang yang berkerja untuk kartel narkoba'. "Kami tidak akan menerima resolusi partisan dan satu pihak ini, resolusi ini tidak mewakili kemenangan hak asasi manusia tapi parodi untuk mereka, ini akan ada konsekuensinya," kata Locsin.

Perwakilan Filipina menyebut resolusi Islandia 'keliru' dan 'bermotif politik'. Karena itu resolusi tersebut 'tidak akan pernah dapat diseimbangkan'. Cina membela Filipina dengan mengatakan resolusi itu dipolitisasi. Mereka memilih untuk menentangnya. Dalam pertemuan awal pekan ini perwakilan Filipina walkout untuk memprotes resolusi itu.

Pemerintah Filipina membantah tuduhan pembunuhan diluar peradilan didukung oleh pemerintah. Polisi Filipina mengakui telah membunuh 6 ribu orang lebih selama setengah dari enam tahun masa jabatan Duterte. Kelompok pembela HAM mengatakan jumlah total korban 'perang narkoba' mencapai 27 ribu orang lebih. Kebanyakan dilakukan oleh polisi yang sedang menyamar atau orang bersenjata yang disewa polisi.

Pada hari Senin (8/7) organisasi kemanusiaan internasional Amnesty International mengatakan investigasi mereka menunjukan polisi sepenuhnya kebal ketika beroperasi dipemukiman miskin membunuh orang-orang yang ada didalam daftar pengawasan mereka. Mereka tidak dapat dibawa ke proses hukum apa pun.

"Tiga tahun 'perang narkoba' Presiden Duterte terus tidak menjadi apa-apa kecuali proyek pembunuhan skala besar yang mana orang miskin yang paling terkena dampaknya," kata direktur wilayah Asia Timur dan Tenggara Amnesty International Nicholas Bequelin.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 2 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 3 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 4 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 5 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 6 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
  • 7 SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com