PILIHAN +INDEKS
Overload
Nasri: Tingkat Pelayanan, LPSE akan Ganti Server
RADARPEKANBARU.COM - Sudah dua hari unit layanan pengadaan (LUP) di LPSE Pemko Pekanbaru tidak berfungsi, pasalnya kapasitas server LPSE sudah melebihi kapasitas (overload). Akibatnya seluruh proses lelang proyek fisik Pemko Pekanbaru terhenti. Demikian disampaikan Kepala Bagian Pembangunan Pemko Pekanbaru, Nasri kepada wartawan, Rabu (04/06/2014).
Dikatakannya, terjadinya over kapasitas server LPSE ini karena banyaknya rekanan yang masuk mendaftar dalam lelang pengerjaan fisik Pemko Pekanbaru. Maka dari itu kuotanya melebihi kapasitas sehingga situs LPSE tidak bisa dibuka.
"Sistem kita lagi bermasalah, terpaksa kita matikan, dan kita akan berusaha secepatnya akan melakukan perbaikan," paparnya.
Disinggung mengenai adanya permainan didalam LPSE untuk memenangkan rekanan-rekanan tertentu, Nasri mengatakan ini bukan permainan tapi memang masalah pada server itu sendiri. Pasalnya usia server itu telah mencapai 5 tahunan dan sudah sepatutnya di perbaharui. Namun upaya itu tidak kujung disetujui anggota pihak DPRD.
"Kejadian seperti ini sudah berulang kali dari tahun lalu, namu upaya dan usaha kita hanya sekerdar memberikan laporan ke Jakarta untuk diperbaiki. Rencana menganggti dengan server yang lebih besar selalu terhenti ditangan dewan, pasalnya biaya untuk mengganti itu sangat besar mencapai 1,7 Milyar," singkatnya.(ram)
Dikatakannya, terjadinya over kapasitas server LPSE ini karena banyaknya rekanan yang masuk mendaftar dalam lelang pengerjaan fisik Pemko Pekanbaru. Maka dari itu kuotanya melebihi kapasitas sehingga situs LPSE tidak bisa dibuka.
"Sistem kita lagi bermasalah, terpaksa kita matikan, dan kita akan berusaha secepatnya akan melakukan perbaikan," paparnya.
Disinggung mengenai adanya permainan didalam LPSE untuk memenangkan rekanan-rekanan tertentu, Nasri mengatakan ini bukan permainan tapi memang masalah pada server itu sendiri. Pasalnya usia server itu telah mencapai 5 tahunan dan sudah sepatutnya di perbaharui. Namun upaya itu tidak kujung disetujui anggota pihak DPRD.
"Kejadian seperti ini sudah berulang kali dari tahun lalu, namu upaya dan usaha kita hanya sekerdar memberikan laporan ke Jakarta untuk diperbaiki. Rencana menganggti dengan server yang lebih besar selalu terhenti ditangan dewan, pasalnya biaya untuk mengganti itu sangat besar mencapai 1,7 Milyar," singkatnya.(ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air
RADARPEKANBARU.COM - Proses pemulangan jemaah haji I.
Enam Tahanan Kabur dari Mobil Kejari Pekanbaru, Empat Berhasil Ditangkap
RADARPEKANBARU.COM - Enam tahanan kabur dari mobil K.
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
RADARPEKANBARU.COM - Beredar berita dugaan pemerasaa.
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
RADARPEKANBARU.COM - Proses aktivasi akun Sistem Pen.
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Walikota Pekanbaru, Marka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








