• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2160 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4501 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4521 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4476 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4584 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Kejinya Dosa Membunuh

Redaksi Radarpku

Selasa, 04 Desember 2018 10:27:34 WIB
Cetak
Kejinya Dosa Membunuh
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Fenomena kasus pembunuhan masih sering terjadi di tengah masyarakat kita. Motif persoalannya pun beragam. Misalnya, karena perampokan, sakit hati, dendam, asmara, rebutan harta, kekuasaan, ketakutan, main hakim sendiri, dan motif-motif lainnya. Bahkan, persoalan yang sepele sekalipun dapat memicu emosi yang memuncak sehingga akhirnya berujung pada tindakan kriminal pembunuhan.

 

Lebih menyayat hati lagi, cara mengeksekusi pembunuhannya dilakukan secara sadis dan tragis. Berapa banyak kita menyaksikan mayat korban yang dibunuh dengan cara mutilasi. Bagian tubuhnya dipotong-dipotong lalu dimasukkan ke kardus, plastik, drum atau benda tertentu, kemudian dibuang layaknya sampah.

 

Membunuh manusia dengan sengaja seperti ini adalah nyata suatu kejahatan, kerusakan, dan kezaliman. Tidak saja melanggar hak asasi manusia, tindak kejahatan itu juga bertolak belakang dengan agama dan fitrah manusia. Islam dengan segala syariatnya bertujuan menempatkan diri manusia pada derajat yang mulia dan terpuji. Standar kesempurnaan agama ini dapat dilihat dari tujuan pokok syariatnya yang menjamin lima prinsip hidup manusia, yaitu agama, jiwa, harta, akal, dan keturunan.

 

Secara eksplisit, Alquran dan hadis Nabi SAW menjelaskan tentang kekejian dan buruknya dosa membunuh. Pertama, membunuh jiwa seorang manusia sama seperti membunuh manusia semuanya. Sebaliknya, orang yang menjaga dan menyelamatkan nyawa seorang manusia sama seperti menjaga dan menyelamatkan manusia seluruhnya (QS al-Maidah [6]:32).

 

Kedua, membunuh seorang mukmin dengan sengaja merupakan perbuatan yang akan mengundang murka dan laknat Allah SWT. Ancaman azabnya adalah menghuni neraka jahanam secara hina dan kekal (QS an-Nisa [4]:93).

 

Ketiga, membunuh termasuk perbuatan dosa besar setelah dosa syirik. Rasulullah SAW bersabda: Setiap dosa barangkali Allah memberikan ampunannya kecuali orang yang mati dalam keadaan berbuat syirik (menyekutukan Allah) atau orang yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja. (HR Abu Dawud, Ibn Habban, dan Hakim).

 

Keempat, membunuh seorang Muslim adalah bagian dari kekufuran. Hal ini didasarkan kepada hadits Nabi SAW yang menyatakan, Menghina Muslim adalah kefasikan, sedangkan membunuhnya berarti kekufuran (HR Bukhari dan Muslim). Kelima, hadir dalam tragedi pembunuhan akan mengakibatkan turunnya laknat. Maknanya, apabila seseorang menyak sikan kejahatan pembunuhan tanpa berupaya melakukan pencegahan, ia akan mendapatkan laknat (HR Thabrani).

 

Dalam sebuah riwayat juga pernah disebutkan, apa bila ada dua Muslim berkelahi dan salah seorang meng angkat senjata kepada saudaranya, maka keduanya berada di jurang neraka Jahannam. Jika salah seorang di antaranya membunuh temannya, keduanya masuk neraka. Kemudian para sahabat bertanya, Wahai Rasul, kami memaklumi si pembunuh masuk neraka, tapi bagaimana dengan orang yang terbunuh? Maka Nabi SAW menjawab, Karena dirinya hendak membunuh saudaranya juga (HR Bukhari dan Muslim).

 

Banyak hal yang dapat dilakukan dalam upaya mencegah kejahatan membunuh ini. Selain keadilan dalam penegakan hukum, upaya paling penting adalah penguatan spiritual dan kecerdasan emosional. Mudah-mudahan kita dilindungi dan dijauhkan dari segala bentuk kekejian dan dosa, termasuk dari kejinya dosa membunuh. Wallahu Al-Musta'an. (rep)

 
mm
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
09 Oktober 2026
Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
09 Oktober 2026
Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
09 Oktober 2026
400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
09 Oktober 2026
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
  • 2 4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
  • 3 Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
  • 4 Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
  • 5 400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
  • 6 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com