Riau Tidak Masuk Sasaran Uji Coba Gas Elpiji 3 Kg Non Subsidi
RADARPEKANBARU.COM.PT. Pertamina (Persero) melakukan uji coba penjualan gas elpiji 3 kg non subsidi. Dalam uji coba ini memang hanya ada 2 kota yang dipilih, yakni Jakarta dan Surabaya.
Sementara di daerah lain, termasuk Riau, menunggu hasil uji coba dari 2 daerah tersebut. Dipilihnya Jakarta dan Surabaya sebagai kota uji coba perdana gas elpiji 3 kg tersebut karena kedua kota itu dianggap mempunyai populasi masyarakat kelas menengah atas, yang lebih banyak jika dibandingkan dengan daerah lain.
"Gas ini supaya masyarakat mampu tidak lagi beli gas elpiji 3 kg subsidi (gas melon)," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito seperti dilansir dari CNNIndonesia.com. Gas elpiji 3 kg non subsidi dijual ke masyarakat dengan harga kisaran Rp40.000/tabung.
Adiatma mengatakan ini masih harga uji coba dan belum pasti. Rp40.000/tabung dianggap sesuai dan masuk dengan biaya produksi serta margin untuk agen. Uji coba akan dilakukan 6 bulan (hingga Desember 2018). Dia menambahkan, pada tahap awal uji pasar ini kuota yang disalurkan sebanyak 5.000 tabung.
Sekitar 3.500 tabung disebar di Jakarta, 1.500 tabung dijual di Surabaya. Masyarakat di Pekanbaru penasaran dengan gas elpiji 3 kilogram non subsidi ini. Jika melihat dari ukuran dan harga, sepertinya tidak ada soal jika gas tersebut juga dipasarkan di Pekanbaru. "Soalnya yang subsidi 3 kg (elpiji) harganya juga lebih kurang.
Kalau beli di pengecer harganya juga dikisaran segitu," kata Abdi, seorang warga yang berdomisili di Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru, Selasa, 3 Juli 2018. "Kalau ini untuk sasaran keluarga menengah ke atas enggak apa-apa. Yang penting barang ada dan tidak langka. Jadi gas elpiji 3 kg bisa betul-betul untuk keluarga menengah ke bawah," sambungnya. (bpc)
BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
RADARPEKANBARU.COM - Sebaran titik panas (hotspot.
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
RADARPEKANBARU.COM - Kabut asap yang menyelimuti Kot.
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
RADARPEKANBARU.COM - Keluhan pengunjung terkait kebe.
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
RADARPEKANBARU.COM - Seiring dengan peralihan cuaca .
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota .








