PILIHAN +INDEKS
Mana Perhatian Pemkab Kuansing, Guru Bantu Sudah 3 Bulan Tak Gajian
Ilustrasi
TELUK KUANTAN, RADARPEKANBARU.COM - Guru bantu provinsi (GBP) yang mengajar di Kabupaten Kuansing mengeluh. Pasalnya, sudah tiga bulan, sejak Januari hingga Maret mereka belum menerima gaji. Kondisi ini mengakibatkan mereka kesulitan mengatasi masalah keuangan untuk memenuhi keperluan rumah tangga, seperti yang dituturkan salah seorang guru bantu Provinsi Riau yang mengajar di Kuansing, Ardiansyah Putra, kepada wartawan.
Karena gaji yang belum dibayarkan sudah mencapai tiga bulan, dirinya beserta rekan-rekan guru bantu provinsi lainnya tentu saja sangat resah. Pasalnya, dengan gaji guru bantu provinsi sebesar Rp1,2 juta sebulan, menurutnya dirasakan cukup mampu menopang keperluan rumah tangga sehari-hari.
Karena itu dirinya dan juga rekan-rekan lainnya sering mempertanyakan hal ini kepada Dinas Pendidikan Riau maupun Dinas Pendidikan Kuansing. "Sudah sering kita tanyakan bersama rekan-rekan guru bantu provinsi lain, namun belum ada realisasinya hingga kini," ujar pria yang mengajar di SMK 3 Teluk Kuantan itu.
Sementara itu Sekda Kuansing, Drs H Muharman MPd yang dihubungi terkait hal ini mengaku, bahwa untuk penggajian guru bantu yang diangkat pemerintah Provinsi Riau langsung dari Dinas Pendidikan Riau ke Dinas Pendidikan Kuansing, dan ada juga yang langsung ke rekening masing-masing guru. "Jadi, tidak melalui Kas Daerah (Kasda) Pemkab Kuansing," ujarnya.
Ia tidak menampik bahwa gaji guru bantu provinsi tersebut belum dibayarkan. Namun hal ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Menurutnya, kemungkina terlambatnya gaji guru bantu provinsi tersebut karena pengesahan APBD Riau yang juga terlambat dan permasalahan SOTK (struktur organisasi dan tata laksana kerja) Pemprov Riau yang belum tuntas.
Namun demikian, sebagaimana aspirasi para guru bantu Provinsi Riau di Kuansing, diharapkannya hal ini cepat teratasi. 'Karena memang para guru membutuhkannya," ujar Sekda yang juga mantan tenaga kependidikan itu.(adr/rp)
Karena gaji yang belum dibayarkan sudah mencapai tiga bulan, dirinya beserta rekan-rekan guru bantu provinsi lainnya tentu saja sangat resah. Pasalnya, dengan gaji guru bantu provinsi sebesar Rp1,2 juta sebulan, menurutnya dirasakan cukup mampu menopang keperluan rumah tangga sehari-hari.
Karena itu dirinya dan juga rekan-rekan lainnya sering mempertanyakan hal ini kepada Dinas Pendidikan Riau maupun Dinas Pendidikan Kuansing. "Sudah sering kita tanyakan bersama rekan-rekan guru bantu provinsi lain, namun belum ada realisasinya hingga kini," ujar pria yang mengajar di SMK 3 Teluk Kuantan itu.
Sementara itu Sekda Kuansing, Drs H Muharman MPd yang dihubungi terkait hal ini mengaku, bahwa untuk penggajian guru bantu yang diangkat pemerintah Provinsi Riau langsung dari Dinas Pendidikan Riau ke Dinas Pendidikan Kuansing, dan ada juga yang langsung ke rekening masing-masing guru. "Jadi, tidak melalui Kas Daerah (Kasda) Pemkab Kuansing," ujarnya.
Ia tidak menampik bahwa gaji guru bantu provinsi tersebut belum dibayarkan. Namun hal ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Menurutnya, kemungkina terlambatnya gaji guru bantu provinsi tersebut karena pengesahan APBD Riau yang juga terlambat dan permasalahan SOTK (struktur organisasi dan tata laksana kerja) Pemprov Riau yang belum tuntas.
Namun demikian, sebagaimana aspirasi para guru bantu Provinsi Riau di Kuansing, diharapkannya hal ini cepat teratasi. 'Karena memang para guru membutuhkannya," ujar Sekda yang juga mantan tenaga kependidikan itu.(adr/rp)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Tapung Hulu, Riau — Perkembangan dunia industri dan persaingan kerja yang semakin ketat menuntu.
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Kampar - SMAS Adven Pasir Putih resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPD.
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Kampar - SMAN 6 Tapung resmi mengumumkan pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Aja.
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Kampar - SMAN 2 Kampar Kiri resmi memulai tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru .
Sambut Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Kampar Kiri Siapkan PPDB 2026/2027 dengan Semangat Melahirkan Generasi Masa Depan
Kampar- SMAN 1 Kampar Kiri secara resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran.
SMAN 2 Tapung Hulu Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa di Era Modern
SMAN 2 Tapung Hulu terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu lembaga pendidikan m.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








