Presiden Sudan Bebaskan Seluruh Tahanan Politik
Ratusan aktivis oposisi, pemimpin, dan pemrotes ditangkap Januari lalu oleh agen keamanan untuk mengekang demonstrasi yang meletus karena kenaikan harga pangan, termasuk roti.
"Presiden Omar al-Bashir mengeluarkan keputusan untuk membebaskan semua tahanan politik yang ditahan di seluruh negeri," kata kantor berita resmi Suna seperti dimuat ulang The Guardian.
"Keputusan itu bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dan harmoni di antara semua partai politik untuk menciptakan lingkungan yang positif untuk mencapai tujuan nasional," katanya.
Penangkapan Januari terjadi setelah protes sporadis meletus di ibukota Khartoum dan beberapa kota lain di Sudan setelah harga roti lebih dari dua kali lipat.
Beberapa aktivis kemudian dibebaskan tetapi banyak yang tetap ditahan, termasuk pemimpin oposisi atas Khaled Omar dari partai Kongres Sudan dan Mokhtar al-Khatib. Sina tidak mengatakan berapa banyak tahanan akan dibebaskan dan tidak mengidentifikasi mereka yang akan dibebaskan. (rmol)
Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
RADARPEKANBARU.COM - Harga minyak dunia terus.
Erdogan Ucapkan Selamat kepada Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erd.
Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Father Emir
RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.








