Nelayan Riau Dapat Asuransi Kematian HIngga Rp200 Juta
RADARPEKANBARU.COM.Nelayan Riau akan mendapatkan asuransi kematian Rp200 juta. Kemudian, jika mendapatkan kecelakaan yang berakibat cacat seumur hidup akan mendapatkan santunan Rp100 juta.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau, Karmila Sari kepada bertuahpos.com, Rabu, 28 Februari 2018. "Salah satu program perlindungan nelayan kita adalah, ya ini, dengan asuransi ini. Jadi, yang meninggal dunia akan mendapatkan Rp200 juta, dan kecelakaan yang berakibat cacat seumur hidup mendapatkan Rp100 juta," terang Karmila Sari.
"Nantinya, uang santunan tersebut akan akan diberikan kepada ahli waris nelayan tersebut," lanjutnya. Namun, lanjut Karmila, dana tersebut hanya bisa diberikan kepada nelayan yang telah mengikuti program asuransi dan mempunyai kartu nelayan. "Tentu yang mendapatkan santunan tersebut nelayan yang telah bergabung dalam program asuransi ini, serta mempunyai kartu nelayan," papar Karmila.
Dana untuk santunan ini disebutkan Karmila merupakan sharing anggaran antara pemerintah pusat dan APBD Provinsi Riau. Sementara itu, pemerintah pusat menargetkan pada tahun 2018 ini, 500 ribu nelayan seluruh tanah air telah mendapatkan program perlindungan asuransi nelayan ini. (bpc)
Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
RADARPEKANBARU.COM - Hasil Sistem Penerimaan Murid B.
Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
RADARPEKANBARU.COM - Mukhlisin, resmi menjabat sebag.
Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK
RADARPEKANBARU.COM - Nama Suhardiman Amby kembali me.
Kunjungan Wisatawan Asing ke Riau Melonjak 24,68 Persen, Malaysia Mendominasi Sektor Perhotelan Bergairah
RADARPEKANBARU.COM - Suasana di Bandara Sultan Syari.
Suhardiman Amby Tersangka, Muklisin Jabat Plt Bupati Kuansing
RADARPEKANBARU.COM - Bupati Kuantan Singingi (Kuansi.
Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
RADARPEKANBARU.COM - Organisasi mahasiswa yang terga.








