PILIHAN +INDEKS
Annas Tolak Suntikan Dana untuk RAL
Annas Maamun & Arsyadjuliandi Rachman
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - Wacana penambahan modal ke Riau Air Lines (RAL) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dipastikan batal. Pasalnya Gubernur Riau, Annas Maamun menolak penambahan modal ratusan miliar itu kepada maskapai penerbangan plat merah itu.
Annas Maamun yang ditanyai wartawan terkait nasib RAL memastikan tidak akan mempedulikan nasib perusahaan milik daerah itu. Sebagai badan usaha padat modal, penambahan modal akan sia-sia.
"Dari pada itu, lebih baik beli oplet, kita bagikan ke kabupaten/kota, masyarakat bisa menikmatinya," ujar Annas.
Menurut Annas, untuk saat ini tidak memungkinkan lagi bagi Pemprov menggelontorkan dana besar untuk RAL. "Kan sudah ada lion air, ada citylink, itu saja kite tumpangi," cetusnya.
Namun begitu, Annas tidak melarang jika ada pihak ketiga yang berminat mengelola dan berinvestasi di RAL. "Itu terserahlah, kalau dari kita tak akan ada lagi penambahan modal. Bagus uangnya untuk masyarakat miskin," cetusnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, status pailit RAL telah dicabut beberapa waktu lalu, dan jajaran manajemen telah melakukan pembenahan.
Bahkan, ketika zaman Gubernur HM Rusli Zainal masih menjadi Gubernur, akan mengucurkan dana besar untuk menghidupkan kembali RAL.(hrc)
Annas Maamun yang ditanyai wartawan terkait nasib RAL memastikan tidak akan mempedulikan nasib perusahaan milik daerah itu. Sebagai badan usaha padat modal, penambahan modal akan sia-sia.
"Dari pada itu, lebih baik beli oplet, kita bagikan ke kabupaten/kota, masyarakat bisa menikmatinya," ujar Annas.
Menurut Annas, untuk saat ini tidak memungkinkan lagi bagi Pemprov menggelontorkan dana besar untuk RAL. "Kan sudah ada lion air, ada citylink, itu saja kite tumpangi," cetusnya.
Namun begitu, Annas tidak melarang jika ada pihak ketiga yang berminat mengelola dan berinvestasi di RAL. "Itu terserahlah, kalau dari kita tak akan ada lagi penambahan modal. Bagus uangnya untuk masyarakat miskin," cetusnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, status pailit RAL telah dicabut beberapa waktu lalu, dan jajaran manajemen telah melakukan pembenahan.
Bahkan, ketika zaman Gubernur HM Rusli Zainal masih menjadi Gubernur, akan mengucurkan dana besar untuk menghidupkan kembali RAL.(hrc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.
Voting Sengit di Musda SPS Aceh, Muktarrudin Menang Selisih Satu Suara
BANDA ACEH – Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berlangsung penuh.
SPS Riau Matangkan Persiapan Bimtek dan Rakerda di Kepri
PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mulai mempersiapkan pelaksanaan.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








