Pasca Protes Festival Zhong Qiu, Beredar Foto Sejumlah Datuk dari LAM Riau Temui Suyoto Peng
RADARPEKANBARU.COM-Beredar foto sejumlah Datuk dari LAM Riau datang menemui Ketua PSMTI Riau,Suyoto Peng, di Tea House, Jl.Karet - Pekanbaru.
Setidaknya hadir Ketua LAM Riau Datuk Syahril Abubakar beserta jajaran dan Ketua LAM Pekanbaru, Datuk Yose Saputra.
"Tea Time Ketua PSMTI Riau, Bapak Suyoto Peng bersama Ketua LAM Riau Dato Syahril Abubakar beserta Jajaran dan Ketua LAM Pekanbaru, Bang Yose Saputra di Tea House, Kampung Tionghoa Melayu, Jl.Karet - Pekanbaru," Kata Edi Liem melalui akun Facebooknya, Kamis (12/10).
Para Datuk pucuk pimpinan LAM Riau belum memberikan keterangan resmi terkait informasi pertemuan ini.
LAM memprotes Gubernur Riau
Sebagaimana diketahui akhir pekan lalu, warga Pekanbaru menggelar Festival Malam Kue Bulan. Namun kemudian, festival ini diprotes Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau.
Protes tersebut tertuang dalam surat resmi LAM Riau yang ditujukan kepada Gubernur Riau, Arsyadjuliandi 'Andi' Rachman pada 9 Oktober 2017. Surat itu ditujukan kepada Andi Rachman selain sebagai Gubernur Riau juga sebagai jabatan adat, Datuk Seri Setia Amanah.
LAM memprotes komentar Gubernur Riau, yang terkesan mendukung tradisi warga Tionghoa yang ada di Pekanbaru.
Dalam surat tersebut, LAM Riau akan meminta klarifikasi dari Andi Rachman yang menghadiri acara tersebut. Apa lagi Andi Rachman dianggap berstatement di acara itu akan mendukung tradisi Kue Bulan menjadi agenda wisata nasional di Riau.
Dalam surat resmi LAM Riau yang diterima Radar, ada beberapa catatan penting terkait festival lampion di acara Zhong Qiu yang diangap tidak sesuai dengan visi dan misi budaya Melayu. Ada tiga hal yang dianggap tidak sejalan yaitu:
1 Visi Riau 2020 yang menjadikan Riau sebagai pusat budaya Melayu
2 Cagon Riau The Homeland of Melayu
3 Tekad membangun Riau berbasis kebudayaan Melayu.
Dalam surat itu dijelaskan, bahwa festival lampion di acara kue bulan adalah unsur produk kebudayaan Tionghoa.
"Kapitalisasi jejaring hartawan Tionghoa akan membuat apapun eskpresi budaya mereka di Indonesia akan cepat berkembang, menghimpit budaya-budaya asli Nusantara. Cukuplah bakar tongkang di Rokan Hilir yang dihidupkan di Tanah Melayu ini karena pertimbangan lain," tulis surat tersebut.
Secara terpisah, Ketua LAM Riau, Syahril Abubakar kepada wartawan, Kamis (12/10/2017) membenarkan hal itu. "Kita akan minta klarifikasi Gubernur Riau sesuai dengan surat yang kami keluarkan," kata Syahril.
Pantauan dilapangan , festival ini disambut sebagai kemeriahan oleh para pengunjung dari berbagai paguyuban. (radarpku)
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.








