• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3822 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3816 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3787 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3874 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3799 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Banyak Pengikut Katolik Meksiko Pindah Agama Islam

Redaksi Radarpku

Sabtu, 15 Februari 2014 10:33:42 WIB
Cetak
Banyak Pengikut Katolik Meksiko Pindah Agama Islam
Muslimah Islam
Meksiko, (radarpeknbaru.com) - Menurut Pew Research Center, Meksiko akan menjadi  negeri dengan jumlah Muslim mencapai  126.000 jiwa, di  tahun 2030, naik dari 111.000 pada tahun 2010. Meskipun Katolik telah menjadi agama yang dominan di Meksiko selama lima abad , jumlah umat Katolik telah menurun menjadi 82,7 persen , dari 96,7 pada tahun 1970, tambah Pew Research Center, Jum'at,14/2/2014 .

Sebagian dari perubahan ini disebabkan pertumbuhan dalam denominasi Kristen lainnya . Evangelis , Protestan dan Sekte-Sekte Yehuva sekarang mencapai  8 persen dari jumlah agama di negeri Meksiko.

William Schaefer dari GlobalPost bertanya mengapa banyak orang Meksiko meninggalkan Gereja Katolik dan pindah ke dalam agama Islam?

Alasannya sangat beragama, termasuk jumlah populasi yang terus tumbuh dikalangan Muslim . Selain itu, berbagai pertanyaan  tentang doktrin Katolik menganai  konsep Trinitas, yaitu  tiga Tuhan dalam satu, Bapa, Anak dan Roh Kudus. Doktrin trinitas itu  sebagai lawan (antitesa) ajaran Islam yan g hanya mengenal  Tuhan yang satu yaitu Allah. Ditambah lagi, masyarakat Meksiko sangat  jijik dengan banyak pastor yang melakukan skandal sreks. Skandal seks ini  telah melanda gereja, sampai hari ini. Mereka yang masuk Islam, karena memiliki pemahaman yang baik terhadap agama Islam.

Martha Alamilla, 23, lahir dan dibesarkan dalam keluarga Katolik. Alamilla selalu percaya pada kekuatan yang lebih tinggi, tapi, ketika dia mulai mempertanyakan beberapa prinsip  gereja, dia menemukan jawaban disodorkan oleh Islam memuaskan bagi dirinya.

"Tidak pernah ada keraguan dalam pikiran saya bahwa Allah ada", kata Martha, saat salat Jumat di masjid Meksiko. "Tapi selalu ada hal-hal yang saya bertanya tentang agama (Katolik) yang tidak masuk akal bagi saya. Alamilla, memiliki gelar di bidang teknik industri robot, dan dia selalu berusaha mencari  jawaban tentang  gereja jawaban yang lebih baik.

Alamilla mengatakan bahwa persepsi aslinya Islam adalah salah satu dari terorisme dan penindasan, tetapi dalam perjalanan mempelajari al-Quran dan bertemu Muslim, ia menemukan sebuah sistem nilai kepercayaan yang menjawab pertanyaan-pertanyaan dia selama ini.

"Saya menyadari Islam adalah agama yang indah. Segala sesuatu yang ada dalam Islam sangat  masuk akal", kata Alamilla. "Selalu ada jawaban  setiap pertanyaan yang ada dalam kehidupan yang pernah saya alami dalam al-Qur'an atau Sunnah", tegasnya.

Setelah mempelajari Islam selama enam bulan , Alamilla resmi masuk Islam melalui sebuah upacaya yang disebut dengan mengucapkan, "Kalimah Syahadah",  di mana seseorang sebelum masuk Islam harus mengucapkan dua kallimah syahadah, bahwa "Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Nabi Allah".

Alamilla mengatakan bahwa salah satu kesalahpahaman yang paling umum tentang Islam adalah bahwa seakan di dalam Islam perempuan itu menjadi tertindas , tidak diperbolehkan untuk mengekspresikan diri mereka dan dipaksa memakai jilbab atau menutup diri. Dalam perjalanan studinya Alamilla, katanya mengetahui bahwa mengenakan jilbab atau hijab adalah bukan pilihan.

"Setiap Muslim yang saya temui adalah orang yang hebat", katanya. "Bukan karena mereka selalu terlahir seperti itu, tetapi karena agama Islam membuat mereka seperti itu", ujar Alamilla.

Alamilla telah memeluk keyakinan baru yaitu Islam, tapi dia mengungkapkan keputusannya masuk Islam itu, berbeda  dengan keluarganya yang masih beragama Katolik, dan itu soal atau cerita  lain. Ibu dan kakaknya tahu bahwa dia telah mempelajari Islam, tapi dia  belum  siap memberitahu mereka tentang dirinya yang sudah menjadi pemeluk Islam.

"Saya ingin membuktikan kepada mereka terlebih dahulu dengan tindakan saya bahwa saya telah berubah sebagai pribadi", katanya. "Ketika saya memberitahu mereka bahwa saya telah masuk Islam, saya ingin mereka melihat bahwa saya masih orang yang sama, tetapi berusaha menjadi lebih baik", tambahnya.

Temannya, Camarillo merasa rug selama dalam Gereja Katolik,  dan sekarang menjadi seorang Muslim, dan mempelajari Islam  selama tiga tahun . Camarillo mengatakan bahwa dari sejak kecil, dia sudah mempertanyakan doktrin gereja. "Saya menemukan kemunafikan tentang gereja ketika saya masih kecil", kata Camarillo. "Setiap kali saya melihat sosok api, dan api saya  takut akan Tuhan", ungkapnya.

Kemunafikan itu dia temukan dalam konsep Trinitas, katanya. "Tentang doktrin Trinitas ini, dia mengatakan, mengapa Tuhan begitu luar biasa bahwa ia ingin menjadi manusia dan membuat dirinya mati, tapi masih abadi di surga?", tanya Camarillo. Camarillo tidak malu dari berbagi pencarian pribadinya untuk iman untuk percaya masuk Seperti Alamilla, ia dibesarkan di keluarga  Katolik yang taat.

"Saya selalu berpikir tentang Tuhan" , kata Camarillo dalam nada yang  halus  dan tenang . "Saya selalu berpikir bahwa ada master atau Tuhan yang menciptakan segala sesuatu". "Saya mencoba mengenal banyak agama . Hindu, Buddha , Kristaen, dan banyak lainnya", ucapnya. " Saya memiliki kehidupan pribadi yang  sangat liberal. Saya mencoba banyak obat-obatan dan barang-barang terlarang . Ini bukan hal yang buruk bagi saya,  karena sekarang saya tahu apa yang baik dan apa yang salah. Saya berjanji kepada diri sendiri bahwa sekali saya menemukan agama yang benar-benar menjawab semua pertanyaan, ketika itu saya tanpa ragu lagi, maka saya akan menerimanya", tegasnya.

Camarillo mengatakan ia melihat dalam pelajaran Islam dia bisa berbagi dengan orang lain yang sedang mencari sesuatu untuk diyakini. "Saya dapat menyarankan orang-orang atau anak perempuan yang sedang mencari pengetahuan agama",  kata Camarillo. "Hal yang utama bahwa hubungan anda dengan Tuhan adalah unik", tambahnya. Sekarang Camarillo dan Martha, keduanya telah memeluk Islam.  (voa)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki

Jumat, 04 September 2026 - 08:59:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ilmu bukan sekadar pengetahuan yang memenuhi pikiran, tetap.

Dakwatuna

Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?

Kamis, 03 September 2026 - 10:02:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Duduk dengan posisi memeluk lut.

Dakwatuna

Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil

Rabu, 02 September 2026 - 09:30:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Angan-angan yang terus dipeliha.

Dakwatuna

Berkontribusi untuk Dakwah

Selasa, 01 September 2026 - 09:57:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Al-Hayatu jihadun, hidup.

Dakwatuna

Agar Hidup Terasa Tenteram

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:06:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Ahmad bin Muhammad bin At.

Dakwatuna

Lalaikan Shalat, Rugikan Diri Sendiri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:43:08 WIB

"Tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com