Otak Pembantaian Satu Keluarga di Medan Ditembak
RADARPEKANBARU.COM- Pelarian Andi Lala (35) sebagai otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Jl Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, sudah berakhir. Otak pelaku pembunuhan sadis ini diringkus dari tempat persembunyiannya di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau, Sabtu (15/4).
Penangkapan itu di dekat lokasi salah satu pesta masyarakat di sana. Beredar kabar bahwa Andi ditembak polisi. Penembakan di bagian kaki itu dilakukan polisi karena Andi memberikan perlawanan saat akan ditangkap. Setelah mendapatkan pengobatan, Andi diboyong ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Informasi yang diperoleh, polisi sudah mendeteksi keberadaan Andi di Riau. Sekitar pukul 21.00 WIB, polisi hendak melakukan penangkapan. Namun, penangkapan tertunda karena Andi sedang berada di lokasi hajatan masyarakat di sana. Sekitar pukul 04.00 WIB, ketika situasi sudah sepi, petugas melakukan penangkapan.
Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian menyangkut penangkapan tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, mengaku belum mendapatkan laporan penangkapan terhadap dalang pembantaian satu keluarga di Jl Mangaan Gang Benteng, Mabar, Medan Deli.
Sebelumnya, Andi Syahputra (27) dan Roni (33), dua tersangka pembantaian satu keluarga di Jl Rumah Potong Hewan/Manggaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (9/4), juga diringkus. Mereka mempunyai peranan masing-masing dalam menghabisi korbannya.
Lima orang korban pembunuhan yang masih satu keluarga itu adalah Harianto alias Riyanto, (40), kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8), anak, dan Sumarni (60), metua Riyanto. Sedangkan Kinara (4), anak paling kecil masih kritis karena luka pada bagian mata dan kepala.
"Roni sebagai eksekutor yang menghabisi Syifa Fadilah Hinaya alias Naya, Gilang, dan memukuli Kinara. Peranan Andi Syahputra melakukan pengawasan sekitar rumah korban saat eksekusi dilaksanakan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.
Selain Roni, Andi Lala juga terlibat langsung dalam melakukan pembantaian. Buronan polisi ini diketahui menghabisi Riyanto, Ariyani dan mertua Riyanto, Sumarni. Dengan cara brutal dan sadis, para pelaku ini menusuk tubuh dan menggorok leher para korbannya.
Setelah melakukan aksinya, ketiga pelaku pembantaian itu meninggalkan lokasi kejadian. Selain melarikan sepeda motor Honda Vario milik Riyanto, pelaku juga membawa kabur handphone milik seluruh korban pembantaian tersebut.
Berdasarkan handphone itu, polisi dengan menggunakan teknologi kemudian melacak keberadaan para pelaku. Keberadaan handphone itu ternyata berada di dalam sebuah rumah di Jl Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Rumah itu ternyata tempat tinggal Andi Lala, adik ipar Ariyani, istri Riyanto.
Arnold H Sianturi/PCN
Suara Pembaruan
Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Dugaan Korupsi Disita
RADARPEKANBARU.COM - Penyidik Subdit III Tipidkor Di.
Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Pertimbangkan Pemberian Tas dan Sepatu Gratis
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Solusi Defisit Anggaran, Pemprov Riau Kolaborasi dengan Pabrik Kelapa Sawit Bangun Jalan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapat dukungan pembangunan infrastruktur jalan dari PT Juni.
Walikota Pekanbaru Pastikan Tak Ada Lagi Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
Ekspor Riau Tembus US$10,49 Miliar pada Semester I 2026
RADARPEKANBARU.COM - Kinerja ekspor Provinsi Riau se.








