• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1952 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4286 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4293 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4241 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4357 Kali

  • Home
  • Nasional

Proses Groundbreaking Tol Pekanbaru-Dumai Masih Menunggu Jadwal Presiden

Redaksi Radarpku

Ahad, 23 Oktober 2016 14:36:46 WIB
Cetak
Proses Groundbreaking Tol Pekanbaru-Dumai Masih Menunggu Jadwal Presiden
Proses Groundbreaking Tol Pekanbaru-Dumai Masih Menunggu Jadwal Jokowi

RADARPEKANBARU.COM - Pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai dengan panjang sekitar 131,5 kilometer (km), dari rencana semula 129 km dalam kondisi terbengkalai.

Ini terlihat di seksi pertama yakni Pekanbaru-Minas sepanjang 9 km atau tepatnya pintu masuk tol berada di Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, mulai rusak akibat tergerus air.

Pada bagian pintu tol, meski sudah dalam bentuk dasar dan disirami pasir batu, tetapi belum diaspal.

Itu karena groundbreaking atau peletakan batu pertama jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai masih batal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun ini.

"Pihak setneg, telah kita konfirmasi langsung. Mereka mengatakan Presiden Jokowi dijadwalkan akan groundbreaking tol Trans Sumatera sebelum Ramadhan atau paling lambat tanggal 6 Juni 2016," terang Asisten II Setdaprov Riau, Masperi.

Belum lagi, masalah pembebasan lahan seperti pada seksi pertama pembangunan jalan tol tersebut yang belum tuntas semua.

Terutama pembebasan lahan milik warga setempat. Umumnya mereka menghidupi keluarga dengan menanam sawit di tanah seluas dua hektare (ha) per kepala keluarga dan menghasilkan Rp5 juta per bulan.

"Kami minta ganti untung lah, bukan ganti rugi. Kalau bisa sesuai dengan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak), sebab beberapa warga lainnya sudah mendapat ganti rugi," terang Herman, warga Muara Fajar.

PT Hutama Karya (Persero) telah ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan jalan tol Trans Sumatera dalam Peraturan Presiden No.100/2014.

Data terakhir perusahaan itu hingga 2 Juli 2016 menyebut, lahan sudah terbebas di ruas tol tersebut 28,125 km dari total enam seksi.

Seperti seksi satu Pekanbaru-Minas sepanjang 9 km dengan total lahan diperlukan 86,67 ha dan tercatat lahan sudah terbebaskan 25,42 ha atau setara 2,9 km.

Pada seksi dua Minas-Petapahan 24 km dengan total lahan diperlukan seluas 269,43 ha, lahan terbebaskan 81,79 ha atau baru 7,7 km.

Dan saat ini, terdapat 2,87 ha terdiri tujuh bidang tanah seksi dua sedang bermasalah dengan dana pembebasan lahan telah dititipkan ke pengadilan.

Lalu seksi tiga yakni Petapahan-Kandis 17 km dengan total 144,22 ha lahan diperlukan, lahan telah dibebaskan atau setara 15,7 km.

Seksi empat Kandis-Duri Selatan 26 km sedang dilakukan inventarisasi 215 bidang tanah seluas 209 ha dan seksi lima Duri Selatan-Duri Utara sepanjang 28 km sedang inventarisasi 93 bidang tanah seluas 266,30 ha.

Terakhir seksi enam yaitu Duri Utara-Dumai 25 km, pembebasan lahan sudah dilakukan 1,85 km atau 10,53 ha dengan total keperluan 123,54 ha.

"Kami ingin bagaimana ruas tol Pekanbaru-Dumai ini per seksi itu, benar-benar bisa tuntas," papar Direktur Utama PT Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra.

Bahkan perusahaan itu sampai menggandeng PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk menalangi biaya pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Dumai.

Sebab, perseroan salah satu Badan Usaha Milik Negara tersebut memiliki taksiran biaya ganti rugi lahan bisa menelan hingga Rp14 triliun.

"Kalau pembebasan tanah bermasalah, maka bisa ditalangi dengan pembiayaannya bersama BUMN lain (PT SMI)," ucapnya.

Presiden Direktur SMI Emma Sri Martini mengaku pihaknya siap menalangi dana pembangunan jalan tol di Provinsi Riau.

Walau memerlukan legalitas, akan tetapi pembangunan jalan tol ruas tersebut tidak lagi memiliki kendala.

"Kami siap kapan saja (cairkan dana). Namun, kami memerlukan legalitas yang jelas," tegas Sri Martini saat mengunjungi Pemprov Riau di Pekanbaru Agustus lalu.

Perusahaan itu memiliki mandat dari Kementerian Keuangan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menargetkan, pembebasan lahan jalan tol di provinsi tersebut bisa segera tuntas paling lambat November tahun ini.

"Menurut hitungannya, di akhir November akan lunas. Tentu, tahapan pembebasan lahan harus sesuai prosedur," katanya.

Pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai telah dimulai sejak tahun 2000-an atau zaman Gubernur Riau Saleh Djasit periode tahun 1998 hingga 2003.

Saleh telah berpikir, akan luasnya perkebunan sawit milik warga tempatan maupun perusahaan di provinsi itu, sehingga membutuhkan akses tranportasi yang laik.

Buah pikiran dari Gubernur Saleh, terbukti. Kini sekitar 50 persen ekspor minyak sawit mentah (CPO) nasional berasal dari Sumatera dan melalui Pelabuhan Dumai.

"Tapi aturan saat itu dan trafik investasi, sehingga pembangunan tol belum mungkin dan menguntungkan, maka gagal," terang Andi.

Presiden Jokowi semula direncanakan meresmikan pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai akhir November 2015, lalu diundur sampai Desember pada tahun itu.

Terakhir masih tertunda lagi di tahun ini. "Pekanbaru-Dumai minggu depan Presiden ke sana, tanggal 21 Juli 2016," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

Pembangunan tol Pekanbaru-Dumai, seharusnya tidak perlu menunggu groundbreaking. Sebab, bisa berimbas tertunda target kerja PT Hutama Karya pada Desember 2019.

Kini laporan konstruksi PT Hutama Karya, masih nol persen. Sementara pungutan liar terutama truk CPO tujuan Pelabuhan Dumai, kerap terjadi di jalan lintas Pekanbaru-Dumai. (ant)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 18:57:12 WIB

RADARPWKANBARU.COM - Jajaran Ombudsman RI dip.

Nasional

Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla

Senin, 28 September 2026 - 08:46:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu

Sabtu, 26 September 2026 - 09:55:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyo.

Nasional

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum menc.

Nasional

KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan

Kamis, 24 September 2026 - 08:54:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

KPK Dalami Aliran Dana Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Ke Nusron Wahid

Rabu, 23 September 2026 - 08:17:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir
29 September 2026
Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong
29 September 2026
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
  • 2 Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
  • 3 Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
  • 4 Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
  • 5 Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir
  • 6 Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong
  • 7 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com