PILIHAN +INDEKS
Andi Rachman Sembarangan Terbitkan Pergub, Ratusan Tenaga Medis Gelar Demo di Kantor Gubernur
Demo Tenaga Medis Riau, Kecam Andi Rachman
RADARPEKANBARU.COM - Ratusan tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat dan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad serta Petala Bumi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu.
"Dengan adanya peraturan Gubernur Riau Nomor 12 tahun 2016 kita tidak lagi mendapatkan jasa pelayanan. Sementara jasa pelayanan itu adalah hak dasar yang dilindungi undang-undang," kata salah seorang pendemo, Drg Burhanudin Agung kepada wartawan.
Menurutnya, keberadaan Pergub nomor 12 tahun 2016 telah melangkah undang-undang yang telah ditetapkan pemerintah sebelumnya. Dalam Pergub tersebut pemerintah memberikan pilihan kepada karyawan fungsional maupun non fungsional dua pilihan.
Pilihan pertama adalah menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) 100 persen namun tidak menerima jasa pelayanan. Selanjutnya pilihan kedua TPP 50 persen dengan jasa pelayanan.
Menurutnya, jika memilih TPP 100 persen, berarti menghilangkan makna profesi yang mana jasa pelayanan merupakan imbalan yang diterima tenaga medis atau hak tenaga kesehatan.
"Itu semua sudah tertuang dalam sejumlah Undang-undang kesehatan, kedokteran, keperawatan, Perpres dan Menteri Kesehatan," jelasnya.
Sementara itu, jika memilih opsi nomor dua maka tenaga medis merasa adanya diskriminasi karena sebagai tenaga medis di Rumah Sakit memiliki risiko pekerjaan yang sangat tinggi karena berhubungan dengan nyawa. "Berbeda dengan PNS lainnya yang mungkin hanya menghadap kertas," jelasnya.
Untuk itu, dia meminta agar dilakukan ditinjau kembali realisasi Pergub nomor 12 tahun 2016 tersebut. Terlebih lagi, mereka merasa tidak dilibatkan secara langsung oleh pemerintah setempat dalam membahas peraturan itu sementara tiba-tiba Pergub tersebut langsung disosialisasikan pada Maret-April 2016 dan diterapkan pada Juni.
Lebih jauh, sebelum menggelar aksi demonstrasi tersebut, Burhanudin mengatakan sebelumnya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak baik legislatif maupun eksekutif.
"Awalnya mereka menjanjikan akan selesai sebelum lebaran. Tapi sekarang tetap berlarut sehingga kita memutuskan menggelar aksi dan mendesak bertemu dengan Gubernur secara langsung," jelasnya.
Aksi yang digelar tenaga medis tersebut terpantau hanya dikawal sejumlah polisi. Tidak ada penjagaan ketat dalam aksi tersebut. Hingga berita diturunkan, massa masih berupaya menemui Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman guna menyampaikan aspirasi secara langsung. (radarpku)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sinergi Satgas TMMD dan Warga Permudah Pengerjaan Jalan Watuduwur–Kalibawang
Purworejo - Kerja sama yang solid antara Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 P.
Medan Berat Tak Halangi Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
Purworejo - Kondisi medan yang naik turun dan cukup menantang di Desa Watuduwur,.
Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
Purworejo – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan pro.
Wakil Bupati Purworejo Resmi Buka TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur
Purworejo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun A.
SPS Riau Dorong Islah Konflik Riau Pos Group dan Rida K Liamsi, Minta Sengketa Diakhiri Lewat Dialog
PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau meminta konflik berkep.
Musprov FAJI Riau 2026 Tuntas, Erfan Panca Putra Terpilih sebagai Ketua Umum, Panitia Apresiasi Pengabdian Herman Yahya Domo
PEKANBARU – Musyawarah Provinsi (Musprov) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI.
TULIS KOMENTAR +INDEKS



.jpg)




