• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3822 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3816 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3787 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3874 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3799 Kali

  • Home
  • Nasional

Kenaikan Elpiji 12 Kg Ditolak

Redaksi Radarpku

Senin, 06 Januari 2014 07:42:49 WIB
Cetak
Kenaikan Elpiji 12 Kg Ditolak
Ilustrasi
Jakarta, (radarpekanbaru.com) - Kebijakan kenaikan harga elpiji 12 kilogram memiliki posisi yang lemah secara politik. Bukan hanya mayoritas partai-partai di parlemen yang telah ramai-ramai menolak, Partai Demokrat sebagai partai utama pemerintah juga turut serta.

Setelah sehari sebelumnya menyarankan agar kebijakan kenaikan elpiji dilaksanakan secara bertahap, Sabtu (4/1), partai yang dikomandani Susilo Bambang Yudhoyono itu akhirnya menegaskan menolak rencana kenaikan tersebut. Partai Demokrat tidak setuju dan menolak kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh Pertamina, kata Sekjen DPP PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di Jakarta.

Dia menyatakan, sikap penolakan itu diambil karena partainya khawatir kenaikan apalagi hingga lebih dari 60 persen akan menimbulkan inflasi. "Yang pada akhirnya akan membebani rakyat kita," kata putra Presiden SBY itu.

Ibas kemudian mengajak menegok kembali kebijakan menaikkan harga BBM pada tahun lalu. Pada saat itu, meski pada akhirnya bisa segera melakukan stabilisasi harga, namun harga-harga kebutuhan pokok sempat ikut naik. "Kondisi seperti ini jangan sampai terulang lagi dan jangan ada kebijakan apapun yang justru bisa memicu kenaikan harga kebutuhan pokok,"tambahnya.

Untuk itu, politisi muda itu menambahkan, partainya turut mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan agar kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh Pertamina ditinjau kembali. "Ini kebijakan korporat (Pertamina) dan kami yakin rencana kenaikan harga elpiji ini tidak dilaporkan kepada presiden," pungkas Ibas.

Juru bicara DPP PD M Ikhsan Modjo menambahkan alasan partainya megambil sikap menolak juga karena khawatir, kebijakan kenaikan tersebut akan semakin meningkatkan disparitas harga elpiji 12 kg dan elpiji 3 kg. Ujung-ujungnya, kata dia, potensi munculnya kelangkaan dan ketidakterjangkauan harga kedua jenis elpiji tersebut oleh masyarakat. "Semakin banyak pula kecurangan dan upaya melakukan kecurangan dalam distribusi elpiji di masyarakat nantinya," kata Ikhsan.

Terkait dengan keluhan biaya produksi oleh Pertamina, dia menyatakan, kalau partainya memandang bahwa masih ada banyak hal yang bisa dilakukan. Terutama, untuk memperbaiki efisiensi baik dalam distribusi maupun produksi sehingga bisa menekan biaya. "Atas dasar pertimbangan itu, DPP Partai Demokrat meminta pemerintah dan PT Pertamina segera mengevaluasi dan membatalkan keputusan kenaikan harga elpiji 12 kilogram tersebut," ujarnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso juga memberikan pernyataan keras terkait kebijakan tersebut. Menurut dia, kebijakan menaikkan harga elpiji ketika DPR sedang menjalani masa reses tidak etis. "Kebijakan elpiji merupakan keputusan yang kurang ajar," kata Priyo usai menjadi pembicara diskusi di Warung Daun Jakarta kemarin.

Lebih lanjut, dia menganggap bahwa ada sesuatu yang janggal dari keputusan tersebut. Karena itu, dia meminta agar Pertamina segera diaudit. Terutama, terkait keluhan selama ini, bahwa perusahaan plat merah itu akan merugi triliunan rupiah jika tidak menaikkan harga elpiji 12 kg. ‘’Kali ini, Pertamina perlu diaudit,’’ ucap politisi Partai Golkar itu dengan mimik serius. Sedangkan rapat mendadak yang digelar di Kantor Wapres kemarin berakhir sekitar pukul 17.00 WIB tanpa ada keterangan pers tentang hasil dari pertemuan yang dihadiri menteri-menteri ekonomi, pimpinan Pertamina dan pihak terkait.

Dalam keterangan singkat kepada wartawan, Boediono mengatakan, rapat membahas secara detil tentang kebijakan menaikkan harga gas 12 kg. "Kita bahas secara mendalam, ketersediaan, hambatan di lapangan, dan sistem distribusi. Kami juga mendengar laporan-laporan dari lapangan, kami juga mengecek segi pandangan para menteri," kata Boediono, Sabtu (04/01) sore. "Kita bahas secara mendalam, ketersediaan, hambatan di lapangan, dan sistem distribusi. Kami juga mendengar laporan-laporan dari lapangan, kami juga mengecek segi pandangan para menteri."

Namun demikian, Boediono tidak bersedia menjelaskan hasil rapat tersebut. "Hasil rapat akan kita laporkan ke Presiden besok. Besok (Minggu, 5/1) akan ada rapat dengan Pak Presiden dengan menteri-menteri terkait," katanya.(jpnn)

Editor : Ahmad Adyran
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 - 08:54:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil

Kamis, 03 September 2026 - 09:54:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Menhut: Karhutla Terjadi karena Dibakar

Rabu, 02 September 2026 - 09:19:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kementerian Kehutanan (Kemenhut.

Nasional

Guru PPPK Dapat Kesempatan Ikut Seleksi CPNS mulai 2027

Selasa, 01 September 2026 - 10:01:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah memberikan kesempata.

Nasional

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031 Secara Mufakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:57:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:37:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com