• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3544 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3530 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3500 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3574 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3520 Kali

  • Home
  • Riau

AKSI Laporkan Dugaan Korupsi Sejumlah Proyek PU Melibatkan Syafril Tamun ke Kejati Riau

Redaksi Radarpku

Jumat, 22 April 2016 16:57:48 WIB
Cetak
AKSI Laporkan Dugaan Korupsi Sejumlah Proyek PU Melibatkan Syafril Tamun ke Kejati Riau
AKSI menduga modus dugaan KKN pada proyek Dinas PU Bina Marga Riau yang dipimpin Syafril Tamun,

RADARPEKANBARU.COM - Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (DPN AKSI) melaporkan dugaan korupsi sejumlah proyek di Dinas PU Bina Marga Provinsi Riau tahun anggaran 2015 ke Kejati Riau.

Laporan yang disampaikan Ketua Umum DPN AKSI Syakirman, Kamis (21/4/2016), diterima Kasipenkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan.

Dalam laporannya, AKSI menduga modus dugaan KKN pada proyek Dinas PU Bina Marga Riau yang dipimpin Syafril Tamun, dengan cara mark-up, harga perkiraan sendiri, melakukan tumpang tindih proyek, serta dugaan bersekongkol dengan rekanan sehingga satu rekanan dapat memperoleh empat paket proyek strategis dengan nilai perpaket puluhan miliar rupiah dan total ratusan juta rupiah.

Menurut Syakirman, hal ini dapat terlihat pada proyek peningkatan Jalan Teluk Meranti-Guntung senilai Rp20,5 miliar tahun 2015. Harga HPS tidak sesuai dengan harga pasar.

"Kami menduga dari awal telah direncanakan atau dirancang sedemikian rupa agar harga HPS seolah-olah benar. Padahal harga tersebut lebih tinggi dari harga pasar," kata Syakirman.

Sementara Dinas PU Kabupaten Pelalawan yang melakukan pekerjaan yang sama dengan volume yang hampir sama dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi proyek Dinas PU Riau, hanya menganggarkan sebesar Rp3 miliar lebih. Dari jumlah ini, harga yang dibuat oleh Dinas PU Bina Marga Riau lebih mahal sebesar Rp13,1 miliar.

Kemudian menurutnya, terjadinya tumpang tindih pekerjaan dan lokasi proyek peningkatan Jalan Teluk Meranti-Guntung antara tahun 2012-2013 dengan proyek tahun 2015.

"Pada tahun 2012-2013 dengan anggaran multiyears sekitar Rp100 miliar, sementara yang dikerjakan tahun 2015 sebesar Rp20,5 miliar lokasinya tumpang tindih sepanjang 88 kilometer," lanjutnya.

Syakirman mengatakan, dalam laporan itu, dia sudah sampaikan hitung-hitungan kerugian negara, peta lokasi pekerjaan tahun 2012-2013 dan 2015 yang tumpang tindih, serta data pendukung terjadinya dugaan mark-up harga.

"Kami meminta, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau melakukan pengusutan, agar korupsi di Riau ini dapat diberantas," ujarnya.

Selain peningakatan jalan Teluk Meranti-Guntung, DPN AKSI juga melaporkan dugaan sekongkol dalam memperoleh paket proyek oleh PT Kurnia Subur milik Asun dan anak perusahaannya yang memperoleh empat paket pada tahun dan dinas yang sama yakni Dinas PU Bina Marga Riau, dengan total nilai Rp135,5 miliar.

Menanggapi laporan ini, Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau Mukhzan mengaku akan menyampaikan laporan Ketua DPN AKSI tersebut kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Riau.

"Laporan ini akan kami sampaikan kepada Kajati Riau. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan untuk melaporkan adanya dugaan penyimpangan dan kerugian negara di lapangan," ujarnya.

Terkait dugaan korupsi jalan Teluk Meranti-Guntung ini, pihak Kejati sebelumnya sudah memeriksa Andre, PPTK proyek tahun 2015. Andre saat itu mengatakan, pekerjaan sudah sesuai dengan prosedur dan dirinya sudah siap dengan hitung-hitungan HPS tersebut.***


Sumber : Goriaucom


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Karhutla di Riau Belum Usai, Manggala Agni Kerahkan Tim ke Lima Lokasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:04:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM  - Manggala Agni Balai Penge.

Riau

204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa: Ada Maklumat Datuak Nan Barompek

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:01:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 204 jalur akan berpacu.

Riau

17 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Komitmen Berantas PETI Berkesinambungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:56:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Operasi Penambangan Emas Tanpa .

Riau

729 Narapidana di Dumai Terima Remisi Kemerdekaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:29:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Wali Kota Dumai didampingi Kepa.

Riau

Puluhan Warga Rohul Diserang Di Kebun Sawit, Konflik Lahan Memanas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:25:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Puluhan warga mengalami luka-lu.

Riau

602 Hotspot Kerumuni Sumatra, di Riau Titik Api Masih Marak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 602 hotspot (titik pan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Korban Gempa NTT Capai 71 Orang, Hampir 60 Ribu Warga Mengungsi
20 Agustus 2026
Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran
20 Agustus 2026
Karhutla di Riau Belum Usai, Manggala Agni Kerahkan Tim ke Lima Lokasi
19 Agustus 2026
204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa: Ada Maklumat Datuak Nan Barompek
19 Agustus 2026
17 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Komitmen Berantas PETI Berkesinambungan
19 Agustus 2026
Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
19 Agustus 2026
Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS
19 Agustus 2026
Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran
19 Agustus 2026
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
18 Agustus 2026
729 Narapidana di Dumai Terima Remisi Kemerdekaan
18 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Korban Gempa NTT Capai 71 Orang, Hampir 60 Ribu Warga Mengungsi
  • 2 Trump Kibarkan Bendera Perang Ekonomi Besar-besaran terhadap Iran
  • 3 Karhutla di Riau Belum Usai, Manggala Agni Kerahkan Tim ke Lima Lokasi
  • 4 204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa: Ada Maklumat Datuak Nan Barompek
  • 5 17 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Komitmen Berantas PETI Berkesinambungan
  • 6 Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
  • 7 Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com