Di Bengkalis Tercatat. 314 HIV, 57 Aids, dan 34 Meninggal
RADARPEKANBARU.COM- Sepanjang tahun 2015, kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, meningkat signifikan dari tahun- tahun sebelumnya.
Sekretaris Komisi Penanggulan Aids (KPA) Kabupaten Bengkalis, Ismal Mahyuddin menyebutkan, dari catatan KPA tahun 2015 di Kabupaten Bengkalis tercatat 314 kasus HIV dan 57 Aids dan yang meninggal dunia 43 orang.
“Berbeda dari Tahun 2014 lalu kasus HIV di daerah itu tercatat 239, Aids 51 dan meninggal 33,” kata Ismail Mahyudin di Bengkalis, Selasa.
Menurut Ismail Mahyudin, penyakit HIV merupakan penyakit yang paling mematikan dan membahayakan lebih dari penyakit ganas lainnya seperti kanker. HIV mampu menghancurkan dan mematikan fungsi kerja organ penting dalam tubuh manusia.
“HIV akan mudah ditularkan pada hubungan seksual terutama bagi mereka yang sering berganti-ganti pasangan, serta penggunaan narkoba dengan jarum suntik,” katanya.
Sementara dalam pendataan KPA, ia menyampaikan penularan HIV di daerah itu kebanyakan akibat dari hubungan seksual.
Dijelaskannya, dari delapan kecamatan di Kabupaten Bengkalis, penyumbang terbanyak kasus HIV ini adalah di dua kecamatan yakni Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir.(*)
Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air
RADARPEKANBARU.COM - Proses pemulangan jemaah haji I.
Enam Tahanan Kabur dari Mobil Kejari Pekanbaru, Empat Berhasil Ditangkap
RADARPEKANBARU.COM - Enam tahanan kabur dari mobil K.
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
RADARPEKANBARU.COM - Beredar berita dugaan pemerasaa.
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
RADARPEKANBARU.COM - Proses aktivasi akun Sistem Pen.
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Walikota Pekanbaru, Marka.








