• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3498 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3481 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3452 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3512 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3469 Kali

  • Home
  • Politik
  • Kota Pekanbaru

Ini pengakuan CIA atas tragedi 30 September di Indonesia

Redaksi Radarpku

Ahad, 27 September 2015 18:29:21 WIB
Cetak
Ini pengakuan CIA atas tragedi 30 September di Indonesia
Ini pengakuan CIA atas tragedi 30 September di Indonesia

RADARPEKANBARU.COM- CIA membuka dokumen-dokumen soal tragedi 1965, sayangnya masih banyak hal tak terungkap di sana. Beberapa tulisan penting di stabilo putih sehingga tak menjawab teka-teki atas peristiwa yang merenggut jutaan nyawa tersebut.

Lalu, bagaimana sebenarnya peran CIA di Indonesia?

Sejak berdiri, Badan Intelijen Pusat atau CIA kerap terlibat dalam pelbagai konflik di negara-negara berkembang. Mereka kerap menjalankan operasi-operasi rahasia untuk menjatuhkan pemerintahan yang dianggap berseberangan dengan norma Barat, atau mempertahankannya.

Indonesia pernah menjadi salah satu negara yang menjadi target operasi CIA. Kebijakan ini diambil karena Presiden Soekarno dianggap terlalu 'kekirian'. Hal ini terbukti dari tertangkapnya Pilot asal AS yang berhasil ditembak jatuh ketika sedang mendukung pasukan pemberontak PRRI/Permesta. Peristiwa itu membuat CIA menarik diri dari segala keterlibatannya di Indonesia.

Dalam buku 'Membongkar Kegagalan CIA: Spionase Amatiran Sebuah Negara Adidaya' karya Tim Weiner menyebutkan CIA tak mengendurkan perhatiannya terhadap Indonesia. Buku ini diterbitkan oleh PT Gramedia, Jakarta dan dicetak pada Desember 2008.

CIA memilih melibatkan diri dari balik meja. Berkat Adam Malik, Mayor Jenderal Soeharto yang sedang getol memberantas Partai Komunis Indonesia (PKI) hingga ke seluruh pelosok mendapatkan sejumlah bantuan.

Bantuan pertama berupa 14 unit walkie-talkie dari Kedutaan Besar AS di Jakarta. Alat komunikasi ini diserahkan langsung kepada Soeharto oleh Duta Besar AS, Marshall Green. Selain memberikan kemudahan terhadap proses pembersihan PKI, alat ini memudahkan CIA memantau operasi-operasi penumpasan komunis oleh TNI di Jawa Tengah dan Timur.

Tak hanya alat komunikasi, CIA juga memberikan bantuan berupa obat-obatan yang diserahkan kepada TNI AD senilai USD 500 ribu. Green juga mencoba meminta pemerintah AS untuk memberikan uang sebesar Rp 50 juta atau USD 10 ribu untuk mendukung kontra-kup. Dana itu diserahkan melalui Adam Malik.

CIA menyadari bantuan ini telah memakan banyak korban jiwa di Indonesia. Dari laporan yang diterima Wakil Presiden AS Hubert H Humphrey, jumlah korban diperkirakan mencapai 300 ribu sampai 400 ribu jiwa. Tapi, angka itu digenapi menjadi 500 ribu jiwa atas inisiatif AS sendiri.

Hal itu diakui sendiri oleh Duta Besar Green dalam sebuah rapat rahasia di Komite Hubungan Luar Negeri Senat. Di depan para senator, dia mengakui menambahkan angka taksiran tersebut.

"Saya kira kita harus menaikkan taksiran itu, barangkali mendekati angka 500 ribu," ujarnya dalam sebuah kesaksian yang telah dinyatakan deklasifikasi pada Maret 2007. "Tentu saja, tidak ada yang tahu pasti. Kita hanya bisa menilainya berdasarkan keadaan semua desa yang telah menjadi sepi."

Lalu apakah CIA menjadi otak G30S?

Dalam kesaksian itu, Green menyatakan CIA tidak terlibat atau melibatkan diri dalam peristiwa G30S tersebut. Dia menyatakan, CIA hanya menunggangi ombak yang baru saja muncul paska-kudeta.

"Kami tidak menciptakan ombak-ombak itu. Kami hanya menunggangi ombak-ombak itu ke pantai," ungkapnya.

Maksud Green, CIA memang tak menciptakan konflik tersebut. Tapi yang jelas mereka memanfaatkan tragedi penculikan para jenderal yang dilakukan Letkol Untung dan langkah Soeharto menumpas PKI untuk menghabisi kekuatan komunis di Indonesia.

Tim Weiner menuliskan, tindakan CIA yang mendukung operasi kontra-kup itu telah membuat Indonesia telah berubah menjadi pemerintahan diktator di bawah rezim Soeharto bernama Orde Baru. Lebih dari satu juta penduduk Indonesia dijadikan tahanan politik dan mendekam di dalam penjara selama bertahun-tahun.(Mdk)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Politik

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik

Selasa, 04 Agustus 2026 - 13:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.

Politik

Voting Sengit di Musda SPS Aceh, Muktarrudin Menang Selisih Satu Suara

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:54:59 WIB

BANDA ACEH – Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berlangsung penuh.

Politik

SPS Riau Matangkan Persiapan Bimtek dan Rakerda di Kepri

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:50:10 WIB

PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mulai mempersiapkan pelaksanaan.

Politik

Sinergi Satgas TMMD dan Warga Permudah Pengerjaan Jalan Watuduwur–Kalibawang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:59:54 WIB

Purworejo - Kerja sama yang solid antara Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 P.

Politik

Medan Berat Tak Halangi Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:02:17 WIB

Purworejo - Kondisi medan yang naik turun dan cukup menantang di Desa Watuduwur,.

Politik

Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:52:43 WIB

Purworejo – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan pro.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Peringatan HUT Koppsa-M ke-25 Tahun Dihadiri Wakil Bupati Kampar
16 Agustus 2026
Misteri Belasan Jeriken Di Minibus Yang Picu Kebakaran SPBU Pelalawan
15 Agustus 2026
Bapenda Pekanbaru Minta Warga Segera Bayar PBB, Paling Lambat Akhir Agustus
15 Agustus 2026
Wako Pastikan Kebijakan HGB STC Berjalan Sesuai Aturan
15 Agustus 2026
Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan
15 Agustus 2026
Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan
15 Agustus 2026
Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS
15 Agustus 2026
DPRD Riau Umumkan Anggota KI dan KPID Terpilih, Ini Daftarnya
14 Agustus 2026
CPNS Khusus Guru Bakal Dibuka Tahun Ini
14 Agustus 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Tegaskan Pemprov Tak Punya Andil Apa-apa
14 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Peringatan HUT Koppsa-M ke-25 Tahun Dihadiri Wakil Bupati Kampar
  • 2 Misteri Belasan Jeriken Di Minibus Yang Picu Kebakaran SPBU Pelalawan
  • 3 Bapenda Pekanbaru Minta Warga Segera Bayar PBB, Paling Lambat Akhir Agustus
  • 4 Wako Pastikan Kebijakan HGB STC Berjalan Sesuai Aturan
  • 5 Awalnya Hanya Segelas Miras, Berujung Zina dan Pembunuhan
  • 6 Gempa M 7,7 di NTT Picu Kerusakan Bangunan
  • 7 Trump Ingin Selat Hormuz jadi Wilayah AS

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com