• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2325 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2264 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2296 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2264 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2274 Kali

  • Home
  • Riau

Walhi Riau : Kebakaran Lahan Terulang Karena Pemerintah Tak Tuntaskan di Hulu-nya

Redaksi Radarpku

Rabu, 09 September 2015 18:09:31 WIB
Cetak
Walhi Riau : Kebakaran Lahan Terulang Karena Pemerintah Tak Tuntaskan di Hulu-nya
Walhi

RADARPEKANBARU.COM - Kebakaran lahan di Indonesia terus terjadi. Ini karena pemerintah dianggap menyelesaikan bagian hilirnya memerangi kebakaran ketimbang menyelesaikan bagian hulunya soal perizinan.

Demikian disampaikan Direktur Walhi Riau, Riko Kurniawan, Rabu (9/9/2015). Menurut Riko, persoalan penangan kabut asap, itu merupakan penangan di bagian hilirnya. Selama ini pemerintah pusat dan daerah lupa, bahwa sesungguhnya bagian hulunya harus ditangani agar tidak berimbas pada pembakaran lahan.

Bagian hulu yang dimaksud Walhi, adalah soal perizinan yang diberikan kepada perusahaan, dan lebih penting lagi soal status lahan. Pemerintah harus kembali menelaah soal perizinan terkait kawasan hutan yang telah dikeluarkan.

 



"Sampai sekarang pemerintah pusat tidak pernah mengukur ulang soal perizinan tersebut. Terutama pada perizinan perkebunan sawit yang kita duga banyak menyelewenangan luasan yang tak sesuai dengan perizinannya," kata Riko.

Pemetaan status kawasan juga jauh lebih penting. Sebab, dengan pemetaan itu akan diketahui milik siapa sebenarnya kawasan yang terbakar tersebut.

"Lewat satelit semua kawasan yang terbakar bisa diketahui, dari sana mestinya sudah dipetakan bahwa lahan yang terbakar milik siapa, dan harus diberi garis polisi dan selalu dibawa pengawasan pemerintah agar tidak disulap menjadi perkebunan sawit," kata Riko.

Rencana seperti itu, lanjut Riko sudah pernah didengungkan Presiden SBY. Hanya saja ketika beralih ke Presiden Jokowi, hal itu tidak ditindaklanjuti.

"Sampai sekarang pemerintah tak punya data lahan apa sebenarnya yang ditemukan titik api. Kawasan yang terbakat sebelumnya tidak pernah disegel pemerintah," tegas Riko.

Menurut Riko, bahwa lahan di Indonesia sekitar 80 persen statusnya di bawah Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Di antaranya ada status hutan lindung, taman nasional, suaka marga satwa, HPH, Hutan Produksi Terbatas. Semuanya ini kewenangan pemerintah pusat.  Sisanya 20 persen status hutan peruntukan lain (HPL) yang menjadi kewenangan daerah.

Dengan demikian, lanjut Riko, bahwa lahan yang terbakar di Riau maupun di provinsi lainnya baik di Sumatera dan Kalimantan umumnya status hutannya di bawah pemerintah pusat.

"Kalau sekarang terjadi kebakaran lahan lagi, jangan dengan gampangnya menyalahkan daerah. Secara administrasi negara, 80 persen kawasan hutan di Indonesia merupakan kewenangan pemerintah pusat," kata Riko.

Bila audit perizinan yang bagian hulunya tidak dilakukan, kata Riko, maka persoalan asap dari kebakaran hutan dan lahan akan kerap mengancam saban tahunnya.

"Pemerintah daerah hanya memegang HPL 20 persen dan itupun izin untuk perusahaan tetap harus restu pemerintah pusat. Kelemahan lainnya, kalaupun izin diberikan pemda juga tidak mengontrol sampai kelapangan," kata Riko.

Walhi juga menyindir soal tarik ulur penangan kabut asap. Padahal semestinya kebakaran lahan menjadi tanggung jawab bersama antara pusat dan daerah.

"Selama ini kalau sudah kembali kabut asap, maka terjadilah saling tuding menuding antara pusat dan daerah. Padahal ini semestinya jadi tanggung jawab bersama," tutup Riko.


(cha/jor/dtk)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:54:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Proses aktivasi akun Sistem Pen.

Riau

Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:51:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.

Riau

Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:47:23 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Wakil Walikota Pekanbaru, Marka.

Riau

Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:23:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Direktorat Reserse Narkoba Pold.

Riau

Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:13:29 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jhonny Andrean, terdakwa tindak.

Riau

Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:04:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Masyarakat Riau kini harus mero.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
11 Juni 2026
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
11 Juni 2026
Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
11 Juni 2026
Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
11 Juni 2026
AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
11 Juni 2026
Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
10 Juni 2026
Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi
10 Juni 2026
Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia
10 Juni 2026
Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali
10 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
  • 2 Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
  • 3 Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
  • 4 Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
  • 5 Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
  • 6 AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
  • 7 Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com